PERANGKAT PEMBELAJARAN PRAKTIK PEMBELAJARAN UJI KINERJA (UKIN) MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI KELILING PERSEGI PANJANG Disusun Oleh : Nama : ...................................................... NIM : ...................................................... LPTK : ...................................................... PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN TAHAP 2 TAHUN 2026
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA MATA PELAJARAN : MATEMATIKA A. IDENTITAS MODUL Nama Sekolah : SD ...................................................... Nama Penyusun : ...................................................... Mata Pelajaran : Matematika Materi Ajar : Keliling Persegi Panjang Kelas / Fase / Semester : III (Tiga) / B / 1 (Ganjil) Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit (1 Kali Pertemuan) B. IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK ➢ Pengetahuan Awal: Peserta didik telah mengenal bentuk bangun datar persegi dan persegi panjang dalam kehidupan sehari-hari, seperti buku, meja, papan tulis, dan ubin lantai. Peserta didik juga telah mengenal satuan panjang tidak baku (jengkal, langkah) dan mulai mengenal satuan baku seperti sentimeter (cm) dan meter (m). ➢ Minat: Peserta didik tertarik pada kegiatan mengukur benda-benda konkret di sekitar mereka menggunakan penggaris atau tali, serta senang bekerja secara berkelompok dalam menyelesaikan tugas. ➢ Latar Belakang: Peserta didik memiliki pengalaman melihat dan menggunakan benda- benda berbentuk persegi panjang di rumah maupun di sekolah, seperti buku tulis, meja belajar, pintu, dan lapangan bermain, sehingga memiliki gambaran awal mengenai bentuk tersebut. ➢ Kebutuhan Belajar • Visual: Membutuhkan media berupa gambar bangun datar persegi panjang, benda konkret di sekitar kelas, serta ilustrasi langkah-langkah menghitung keliling. • Auditori: Membutuhkan penjelasan guru mengenai konsep keliling, tanya jawab, serta diskusi kelompok tentang cara mengukur dan menghitung keliling persegi panjang. • Kinestetik: Membutuhkan aktivitas mengukur langsung panjang sisi benda-benda di kelas menggunakan penggaris atau meteran, serta mempraktikkan cara menghitung kelilingnya. C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN ● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai Konseptual: Memahami pengertian keliling sebagai jumlah panjang seluruh sisi suatu bangun datar, khususnya persegi panjang. Prosedural: Mengukur dan menghitung keliling persegi panjang menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku (cm/m), serta menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan keliling persegi panjang.
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik Materi ini membantu peserta didik memahami bahwa perhitungan keliling digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya mengukur pagar kebun, bingkai foto, lapangan bermain, atau taman yang berbentuk persegi panjang. ● Tingkat Kesulitan Rendah ke Sedang: Materi merupakan pengenalan konsep dasar pengukuran sehingga relatif mudah dipahami. Namun, peserta didik perlu memahami hubungan antara panjang, lebar, dan keliling suatu bangun datar. ● Struktur Materi Materi disajikan secara bertahap dimulai dari: 1. Pengertian keliling bangun datar. 2. Mengukur keliling menggunakan satuan tidak baku (persegi satuan, jengkal, langkah). 3. Mengukur dan menghitung keliling menggunakan satuan baku (cm/m). 4. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan keliling persegi panjang. ● Integrasi Nilai dan Karakter Pembelajaran menanamkan nilai ketelitian, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, berpikir kritis, serta kemampuan menyelesaikan masalah berdasarkan hasil pengukuran yang akurat. D. DIMENSI PROFIL LULUSAN Dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran ini adalah: [✔] Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa [✔] Penalaran Kritis [✔] Kreativitas [✔] Kolaborasi [✔] Komunikasi [✔] Kemandirian Keterkaitan dengan Materi: Penalaran Kritis: Menganalisis cara mengukur dan menghitung keliling persegi panjang berdasarkan berbagai contoh benda di sekitar. Komunikasi: Menyampaikan hasil pengukuran dan perhitungan keliling secara lisan maupun tertulis. Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengukur benda dan menyelesaikan lembar kerja. Kemandirian: Menyelesaikan latihan soal keliling persegi panjang secara mandiri. Kreativitas: Menyajikan hasil pengukuran dalam bentuk gambar atau tabel sederhana.
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Menumbuhkan sikap jujur dan teliti dalam melakukan pengukuran dan pencatatan hasil. DESAIN PEMBELAJARAN A. CAPAIAN PEMBELAJARAN Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling dan luas daerah bangun datar (persegi, persegi panjang, dan segitiga). B. LINTAS DISIPLIN ILMU YANG RELEVAN 1. Bahasa Indonesia: Membantu peserta didik menyampaikan hasil pengukuran dan hasil diskusi secara lisan maupun tertulis menggunakan kalimat yang runtut dan istilah matematika yang tepat. 2. Seni Rupa: Mendukung peserta didik dalam menggambar bangun datar persegi panjang beserta ukurannya secara rapi dan proporsional. 3. PJOK: Mengaitkan konsep keliling dengan pengukuran luas lapangan atau area bermain yang digunakan dalam kegiatan olahraga. 4. IPAS: Membantu peserta didik mengamati dan mengukur benda-benda di lingkungan sekitar yang berbentuk persegi panjang. C. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Peserta didik mampu menjelaskan konsep keliling persegi panjang menggunakan media konkret (seperti benda di sekitar) atau persegi satuan. 2. Peserta didik mampu menentukan dan menghitung keliling persegi panjang menggunakan satuan baku (cm/m) secara tepat. 3. Peserta didik mampu menganalisis dan menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan keliling persegi panjang. D. PERTANYAAN PEMANTIK • Pernahkah kalian mengukur panjang meja belajar atau buku tulis kalian menggunakan penggaris? • Bagaimana cara kita mengetahui panjang seluruh sisi suatu bangun datar seperti persegi panjang? E. KERANGKA PEMBELAJARAN • Model Pembelajaran: Problem Based Learning • Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning) • Metode Pembelajaran: Ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan penugasan.
F. LINGKUNGAN BELAJAR Lingkungan pembelajaran yang mengintegrasikan antara ruang fisik, ruang virtual, dan budaya belajar: • Ruang Fisik: - Ruang kelas yang nyaman dan kondusif untuk kegiatan mengukur dan diskusi kelompok. - Papan tulis, penggaris, meteran, dan benda-benda konkret di kelas (buku, meja, papan) sebagai alat ukur. • Ruang Virtual: - Akses internet dan proyektor untuk menayangkan video pembelajaran. • Budaya Belajar: Budaya rasa ingin tahu: Peserta didik antusias mengamati dan mengukur benda-benda di sekitar kelas. Budaya teliti dan bertanggung jawab: Peserta didik terbiasa melakukan pengukuran dengan cermat dan mencatat hasilnya dengan benar. Budaya kerja sama: Peserta didik aktif bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas pengukuran. Budaya disiplin: Peserta didik mengikuti pembelajaran dengan tertib sesuai arahan guru. G. PEMANFAATAN DIGITAL • Media Digital: Laptop/komputer dan proyektor untuk menayangkan video pembelajaran mengenai keliling persegi panjang. • Media Presentasi Digital: Powerpoint/Canva untuk menyajikan materi secara menarik. PENGALAMAN BELAJAR Tahapan Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Pendahuluan 1. Guru membuka pembelajaran dengan salam pembuka dan menanyakan kabar peserta didik. 2. Guru mengajak peserta didik berdoa bersama sebelum belajar. 3. Guru memeriksa kehadiran dan meminta peserta didik menyiapkan diri untuk belajar. 4. Guru mengajak peserta didik menyanyikan salah satu lagu nasional Garuda Pancasila untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Link: https://youtu.be/JTZhCGbsCSI 15 Menit
Tahapan Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu 5. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan bangun datar apa saja yang pernah dipelajari sebelumnya dan mengaitkannya dengan materi keliling persegi panjang. 6. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mengukur panjang meja belajar atau buku tulis kalian menggunakan penggaris?" 7. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan. 8. Guru mengajak peserta didik melakukan ice breaking singkat. Kegiatan Inti Langkah 1 Orientasi Peserta Didik pada Masalah Sintaks 1: Orientasi pada Masalah 1. Peserta didik mengamati video pembelajaran mengenai keliling persegi panjang. Link video YouTube: https://www.youtube.com/watch?v=BwAuKqvkzbw Link presentasi materi: https://canva.link/iv0u4nsbur3hid5 2. Peserta didik mencatat hal-hal penting dari video yang ditayangkan. 45 Menit
Tahapan Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu 3. Guru memberikan permasalahan kepada peserta didik berupa studi kasus yang akan diselesaikan secara berkelompok: STUDI KASUS Pertanyaan: "Bagaimana cara membantu Pak Made mengetahui panjang seluruh pagar yang dibutuhkan untuk mengelilingi kebunnya?" 4. Peserta didik diberi kesempatan untuk berpendapat dan bertanya jawab dengan guru. 5. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang berani menjawab. Sintaks 2: Mengorganisasikan Peserta Didik 1. Peserta didik dibentuk menjadi 4-5 kelompok diskusi. 2. Guru membagikan LKPD dan menjelaskan langkah kerja dalam LKPD kepada masing-masing kelompok. Sintaks 3: Membimbing Penyelidikan Individu/Kelompok 1. Setiap kelompok mengukur panjang dan lebar benda-benda persegi panjang yang ada di kelas (misalnya buku, meja, papan tulis, atau ubin lantai) menggunakan penggaris atau meteran. 2. Setiap kelompok mencatat hasil pengukuran dan menghitung keliling benda tersebut pada LKPD. 3. Guru berkeliling mengamati peserta didik dan memberikan bantuan kepada kelompok yang mengalami kesulitan. Sintaks 4: Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
Tahapan Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu 1. Setiap kelompok secara bergantian maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil pengukuran dan perhitungan kelilingnya. 2. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan. 3. Guru mengajak peserta didik memberikan apresiasi kepada kelompok yang telah presentasi dengan bertepuk tangan. Sintaks 5: Analisis dan Evaluasi 1. Peserta didik saling memberikan tanggapan terhadap hasil kerja kelompok lain. 2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. 3. Guru menjelaskan kembali bagian materi yang belum dipahami peserta didik, termasuk cara menyelesaikan masalah Pak Made di awal pembelajaran. Penutup 1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 2. Guru mengajak peserta didik melakukan ice breaking singkat. 3. Guru memberikan soal evaluasi untuk mengukur pemahaman peserta didik. 4. Guru memberikan refleksi pembelajaran, misalnya: - Apakah kamu senang belajar materi keliling persegi panjang hari ini? - Apakah kamu dapat memahami dengan jelas cara menghitung keliling persegi panjang? - Adakah bagian materi yang masih dirasa sulit? 5. Guru dan peserta didik berdoa bersama dan guru menutup pembelajaran dengan salam. 10 Menit H. ASESMEN / PENILAIAN 1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran) Untuk mengetahui kesiapan peserta didik dalam memasuki pembelajaran, dengan pertanyaan:
No Pertanyaan Ya Tidak 1 Apakah kalian pernah mengukur panjang benda menggunakan penggaris atau meteran? 2 Apakah kalian sudah siap melaksanakan pembelajaran secara berkelompok? 2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran) Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat peserta didik melakukan kegiatan mengukur, diskusi, presentasi, dan refleksi. 1) Teknik Asesmen: Observasi, Unjuk Kerja 2) Bentuk Instrumen: Pedoman/lembar observasi 3. Asesmen Sumatif a. Asesmen Pengetahuan Teknik Asesmen: Tes: Tertulis Non Tes: Observasi Bentuk Instrumen: Asesmen tidak tertulis: Daftar pertanyaan Asesmen tertulis: Pilihan ganda b. Asesmen Keterampilan Teknik Asesmen: Kinerja (praktik mengukur dan menghitung keliling) Bentuk Instrumen: Lembar Kinerja c. Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya saat peserta didik melakukan kegiatan pengukuran, diskusi, presentasi, dan refleksi tertulis. I. PENGAYAAN DAN REMEDIAL Pengayaan • Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan tujuan pembelajaran, berupa soal cerita keliling persegi panjang dengan tingkat kesulitan lebih tinggi. • Program pengayaan dilakukan di luar jam belajar efektif. Remedial
• Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dan tujuan pembelajaran. • Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi keliling persegi panjang dengan cara/metode yang berbeda, misalnya menggunakan benda konkret dan permainan sederhana, agar peserta didik lebih mudah memahami materi. • Program remedial dilakukan di luar jam belajar efektif. J. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK 1. Refleksi Guru: Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan kegiatan pengajaran di kelas, misalnya: 1. Apakah dalam kegiatan pembukaan peserta didik sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pembelajaran dengan baik? 2. Apakah penjelasan teknis atau instruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh peserta didik? 3. Bagaimana respon peserta didik terhadap media dan alat ukur yang digunakan dalam pembelajaran? 4. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap materi keliling persegi panjang yang disampaikan? 5. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran? 6. Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan? 7. Apakah kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan? 8. Apakah proses pembelajaran berjalan sesuai dengan yang diharapkan? 9. Apakah seluruh peserta didik telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai? 10. Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh peserta didik? 2. Refleksi Peserta Didik: No Pertanyaan Refleksi Jawaban Refleksi 1 Pada bagian mana dari materi keliling persegi panjang yang dirasa kurang dipahami? 2 Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu pada materi ini? 3 Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?
4 Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usahamu dalam belajar materi ini? (1 bintang - 5 bintang)
GLOSARIUM Keliling : Jumlah panjang seluruh sisi yang membatasi suatu bangun datar. Persegi Panjang : Bangun datar yang memiliki dua pasang sisi sejajar dengan panjang berbeda dan empat sudut siku-siku. Sisi : Garis lurus yang membatasi suatu bangun datar. Panjang (p) : Ukuran sisi yang lebih panjang pada bangun persegi panjang. Lebar (l) : Ukuran sisi yang lebih pendek pada bangun persegi panjang. Satuan Tidak Baku : Satuan ukuran yang tidak memiliki nilai tetap, misalnya jengkal, langkah, atau persegi satuan. Satuan Baku : Satuan ukuran yang telah disepakati secara internasional dan memiliki nilai tetap, misalnya sentimeter (cm) dan meter (m). DAFTAR PUSTAKA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika Fase A-F Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Matematika Kelas III Sekolah Dasar. Jakarta: Pusat Perbukuan, Kemendikbud. Muklis, & Sulistyowati, F. (2020). Matematika untuk SD/MI Kelas III. Jakarta: Erlangga. Van de Walle, J. A., Karp, K. S., & Bay-Williams, J. M. (2019). Elementary and Middle School Mathematics: Teaching Developmentally (10th Edition). New York: Pearson. Heruman. (2018). Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Mengetahui, Kepala Sekolah (......................................................) ......................., ..... 20..... Guru Mata Pelajaran (......................................................)
MATERI BAHAN AJAR KELILING PERSEGI PANJANG A. Pengertian Keliling Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai benda-benda yang berbentuk persegi panjang, seperti buku tulis, meja belajar, papan tulis, dan bingkai foto. Jika kita ingin mengetahui panjang seluruh tepi (sisi) dari benda tersebut, kita perlu menghitung keliling bangun datar tersebut. Keliling adalah jumlah panjang seluruh sisi yang membatasi suatu bangun datar. Keliling dapat diukur menggunakan satuan tidak baku (seperti jengkal, langkah, atau persegi satuan) maupun satuan baku (seperti sentimeter dan meter). B. Mengapa Menghitung Keliling itu Penting? Bayangkan Pak Made ingin memasang pagar bambu mengelilingi kebunnya yang berbentuk persegi panjang. Agar bambu yang dibeli tidak kurang atau berlebih, Pak Made perlu mengetahui terlebih dahulu berapa panjang seluruh sisi kebunnya. Di sinilah pentingnya menghitung keliling: membantu kita mempersiapkan bahan yang tepat, seperti pagar, bingkai, atau pita, sesuai dengan ukuran bangun datar yang ada. C. Mengukur Keliling dengan Satuan Tidak Baku Sebelum menggunakan satuan baku, keliling suatu bangun datar dapat diukur menggunakan satuan tidak baku, misalnya dengan menghitung banyak persegi satuan yang mengelilingi bangun tersebut, atau menggunakan jengkal tangan dan langkah kaki. Contoh: Jika sebuah meja diukur menggunakan jengkal tangan, dan hasilnya adalah 6 jengkal pada sisi panjang serta 4 jengkal pada sisi lebar, maka keliling meja tersebut adalah 6 + 4 + 6 + 4 = 20 jengkal. D. Menghitung Keliling Persegi Panjang dengan Satuan Baku Persegi panjang memiliki dua pasang sisi yang sama panjang, yaitu sisi panjang (p) dan sisi lebar (l). Karena terdapat dua sisi panjang dan dua sisi lebar, maka rumus keliling persegi panjang adalah: K = p + l + p + l atau K = 2 × (p + l) Keterangan: K = keliling persegi panjang p = panjang l = lebar
E. Contoh Soal Contoh 1: Sebuah buku tulis berbentuk persegi panjang memiliki panjang 20 cm dan lebar 15 cm. Berapa keliling buku tulis tersebut? Penyelesaian: K = 2 × (p + l) K = 2 × (20 cm + 15 cm) K = 2 × 35 cm K = 70 cm Jadi, keliling buku tulis tersebut adalah 70 cm. Contoh 2: Pak Made memiliki kebun sayur berbentuk persegi panjang dengan panjang 8 meter dan lebar 5 meter. Berapa meter panjang pagar yang dibutuhkan untuk mengelilingi kebun tersebut? Penyelesaian: K = 2 × (p + l) K = 2 × (8 m + 5 m) K = 2 × 13 m K = 26 m Jadi, panjang pagar yang dibutuhkan Pak Made adalah 26 meter. F. Penerapan Keliling Persegi Panjang dalam Kehidupan Sehari-hari • Menghitung panjang pagar yang dibutuhkan untuk mengelilingi kebun atau taman. • Menghitung panjang pita untuk membingkai foto berbentuk persegi panjang. • Menghitung panjang renda untuk menghias taplak meja. • Menghitung panjang lintasan lari mengelilingi lapangan berbentuk persegi panjang. • Menghitung panjang kawat untuk membuat kerangka layang-layang atau rak sederhana. G. Ringkasan Materi 1. Keliling adalah jumlah panjang seluruh sisi yang membatasi suatu bangun datar. 2. Keliling dapat diukur menggunakan satuan tidak baku maupun satuan baku (cm/m). 3. Rumus keliling persegi panjang adalah K = 2 × (p + l), dengan p = panjang dan l = lebar. 4. Konsep keliling persegi panjang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti memasang pagar, membingkai foto, dan membuat lintasan lari.
H. Kesimpulan Keliling persegi panjang merupakan konsep dasar matematika yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami cara mengukur dan menghitung keliling menggunakan satuan tidak baku maupun satuan baku, peserta didik dapat menyelesaikan berbagai masalah nyata yang berkaitan dengan pengukuran panjang sisi suatu bangun datar secara tepat dan teliti.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
MEDIA AJAR Link video YouTube: https://www.youtube.com/watch?v=BwAuKqvkzbw Link presentasi materi: https://canva.link/iv0u4nsbur3hid5
ASESMEN / PENILAIAN 1. Rubrik Penilaian Kerja Formatif / Panduan Penilaian Kerja Kelompok No Nama Kelompok Ketelitian Kekompakan Performance Jumlah Nilai 1 Satu 2 Dua 3 Tiga 4 Empat Pedoman Skor No Skor Predikat Kriteria 1 4 Sangat Baik Semua anggota kelompok teliti, kompak, dan percaya diri 2 3 Baik Sebagian besar anggota kelompok teliti, kompak, dan percaya diri 3 2 Cukup Separuh anggota kelompok teliti, kompak, dan percaya diri 4 1 Kurang Sebagian kecil anggota kelompok teliti, kompak, dan percaya diri Nilai Akhir : (Jumlah skor yang diperoleh ÷ Skor maksimal) × 100
2. Lembar Pengamatan Afektif / Sikap Rubrik Penilaian Afektif / Sikap No Nama Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Jumlah Nilai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Penskoran Sangat baik : Skor 4 Baik : Skor 3 Cukup baik : Skor 2 Kurang baik : Skor 1 Nilai Akhir : (Jumlah skor yang diperoleh ÷ Skor maksimal) × 100 3. Lembar Penilaian Tes Tulis No Nama Nilai Kriteria 1 2
3 4 5 Dst.. Nilai Akhir : (Jumlah skor yang diperoleh ÷ Skor maksimal) × 100 Nilai 70 ke atas dinyatakan TUNTAS, bila di bawah 70 dinyatakan BELUM TUNTAS.
KUNCI JAWABAN 1. B 2. C 3. C 4. B 5. C 6. C 7. B 8. B 9. B 10. A