Created in Canva
SANGKURIANGSANGKURIANGSANGKURIANG CERITACERITACERITACERITA
Di tanah Pasundan yang hijau dan subur, hiduplah seorangDi tanah Pasundan yang hijau dan subur, hiduplah seorang putri cantik bernama Dayang Sumbi. Ia terkenal karenaputri cantik bernama Dayang Sumbi. Ia terkenal karena kecantikan, kebaikan hati, dan kepandaiannya menenunkecantikan, kebaikan hati, dan kepandaiannya menenun kain. Kerajaan tempat tinggalnya sangat damai, dikelilingikain. Kerajaan tempat tinggalnya sangat damai, dikelilingi hutan lebat, sungai yang jernih, dan pegunungan yanghutan lebat, sungai yang jernih, dan pegunungan yang indah.indah. Di tanah Pasundan yang hijau dan subur, hiduplah seorang putri cantik bernama Dayang Sumbi. Ia terkenal karena kecantikan, kebaikan hati, dan kepandaiannya menenun kain. Kerajaan tempat tinggalnya sangat damai, dikelilingi hutan lebat, sungai yang jernih, dan pegunungan yang indah.
Suatu hari, Dayang Sumbi ditemani seekor anjing bernamaSuatu hari, Dayang Sumbi ditemani seekor anjing bernama Tumang. Tumang sangat setia dan selalu melindungi sangTumang. Tumang sangat setia dan selalu melindungi sang putri ketika berburu maupun berjalan di hutan. Tidak adaputri ketika berburu maupun berjalan di hutan. Tidak ada yang tahu bahwa Tumang sebenarnya memiliki rahasiayang tahu bahwa Tumang sebenarnya memiliki rahasia besar.besar. Suatu hari, Dayang Sumbi ditemani seekor anjing bernama Tumang. Tumang sangat setia dan selalu melindungi sang putri ketika berburu maupun berjalan di hutan. Tidak ada yang tahu bahwa Tumang sebenarnya memiliki rahasia besar.
Beberapa waktu kemudian, Dayang Sumbi dikaruniaiBeberapa waktu kemudian, Dayang Sumbi dikaruniai seorang putra yang diberi nama Sangkuriang. Ia tumbuhseorang putra yang diberi nama Sangkuriang. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas, pemberani, dan gemar berburumenjadi anak yang cerdas, pemberani, dan gemar berburu di hutan bersama Tumang.di hutan bersama Tumang. Beberapa waktu kemudian, Dayang Sumbi dikaruniai seorang putra yang diberi nama Sangkuriang. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas, pemberani, dan gemar berburu di hutan bersama Tumang.
Suatu hari, saat berburu, Sangkuriang marah karena TumangSuatu hari, saat berburu, Sangkuriang marah karena Tumang tidak mau mengejar rusa. Dalam kemarahannya, ia melukaitidak mau mengejar rusa. Dalam kemarahannya, ia melukai Tumang. Ketika mengetahui hal itu, Dayang Sumbi sangat sedihTumang. Ketika mengetahui hal itu, Dayang Sumbi sangat sedih dan marah. Sangkuriang pun diminta meninggalkan rumah untukdan marah. Sangkuriang pun diminta meninggalkan rumah untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik.belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Suatu hari, saat berburu, Sangkuriang marah karena Tumang tidak mau mengejar rusa. Dalam kemarahannya, ia melukai Tumang. Ketika mengetahui hal itu, Dayang Sumbi sangat sedih dan marah. Sangkuriang pun diminta meninggalkan rumah untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik.
Bertahun-tahun berlalu. Sangkuriang tumbuhBertahun-tahun berlalu. Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan kuat. Iamenjadi pemuda yang tampan dan kuat. Ia menjelajahi banyak daerah hingga akhirnyamenjelajahi banyak daerah hingga akhirnya kembali ke tanah kelahirannya tanpakembali ke tanah kelahirannya tanpa mengetahui bahwa Dayang Sumbi adalahmengetahui bahwa Dayang Sumbi adalah ibunya.ibunya. Bertahun-tahun berlalu. Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda yang tampan dan kuat. Ia menjelajahi banyak daerah hingga akhirnya kembali ke tanah kelahirannya tanpa mengetahui bahwa Dayang Sumbi adalah ibunya.
Ketika bertemu Dayang Sumbi,Ketika bertemu Dayang Sumbi, Sangkuriang merasa kagum karenaSangkuriang merasa kagum karena kecantikannya yang tidak berubah.kecantikannya yang tidak berubah. Dayang Sumbi pun mengenali bekasDayang Sumbi pun mengenali bekas luka di kepala Sangkuriang dan sadarluka di kepala Sangkuriang dan sadar bahwa pemuda itu adalah anaknyabahwa pemuda itu adalah anaknya sendiri.sendiri. Ketika bertemu Dayang Sumbi, Sangkuriang merasa kagum karena kecantikannya yang tidak berubah. Dayang Sumbi pun mengenali bekas luka di kepala Sangkuriang dan sadar bahwa pemuda itu adalah anaknya sendiri.
Agar pernikahan itu tidak terjadi,Agar pernikahan itu tidak terjadi, Dayang Sumbi memberikan syarat yangDayang Sumbi memberikan syarat yang sangat sulit. Ia meminta Sangkuriangsangat sulit. Ia meminta Sangkuriang membuat sebuah danau besar danmembuat sebuah danau besar dan sebuah perahu raksasa hanya dalamsebuah perahu raksasa hanya dalam waktu satu malam sebelum matahariwaktu satu malam sebelum matahari terbit.terbit. Agar pernikahan itu tidak terjadi, Dayang Sumbi memberikan syarat yang sangat sulit. Ia meminta Sangkuriang membuat sebuah danau besar dan sebuah perahu raksasa hanya dalam waktu satu malam sebelum matahari terbit.
Dengan kesaktiannya, Sangkuriang memanggil banyakDengan kesaktiannya, Sangkuriang memanggil banyak makhluk gaib untuk membantu membendung sungai danmakhluk gaib untuk membantu membendung sungai dan membuat perahu besar. Pekerjaan itu hampir selesai sebelummembuat perahu besar. Pekerjaan itu hampir selesai sebelum fajar menyingsing.fajar menyingsing. Dengan kesaktiannya, Sangkuriang memanggil banyak makhluk gaib untuk membantu membendung sungai dan membuat perahu besar. Pekerjaan itu hampir selesai sebelum fajar menyingsing.
Dayang Sumbi berdoa danDayang Sumbi berdoa dan menghamparkan kain putihmenghamparkan kain putih sehingga langit tampak terangsehingga langit tampak terang seperti pagi. Ayam-ayam punseperti pagi. Ayam-ayam pun mulai berkokok. Sangkuriangmulai berkokok. Sangkuriang mengira matahari telah terbitmengira matahari telah terbit sehingga pekerjaannya gagal.sehingga pekerjaannya gagal. Dayang Sumbi berdoa dan menghamparkan kain putih sehingga langit tampak terang seperti pagi. Ayam-ayam pun mulai berkokok. Sangkuriang mengira matahari telah terbit sehingga pekerjaannya gagal.
Karena kecewa, SangkuriangKarena kecewa, Sangkuriang menendang perahu raksasa itumenendang perahu raksasa itu hingga terbalik. Perahu tersebuthingga terbalik. Perahu tersebut berubah menjadi sebuah gunungberubah menjadi sebuah gunung yang kini dikenal sebagai Gunungyang kini dikenal sebagai Gunung Tangkuban Perahu. Hingga sekarang,Tangkuban Perahu. Hingga sekarang, gunung itu menjadi salah satugunung itu menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Jawa Barattempat wisata terkenal di Jawa Barat dan mengingatkan kita untuk selaludan mengingatkan kita untuk selalu berpikir bijaksana, mengendalikanberpikir bijaksana, mengendalikan amarah, serta menghormati orangamarah, serta menghormati orang tua.tua. Karena kecewa, Sangkuriang menendang perahu raksasa itu hingga terbalik. Perahu tersebut berubah menjadi sebuah gunung yang kini dikenal sebagai Gunung Tangkuban Perahu. Hingga sekarang, gunung itu menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Jawa Barat dan mengingatkan kita untuk selalu berpikir bijaksana, mengendalikan amarah, serta menghormati orang tua.