Temuan Utama IO.4

Rekomendasi strategis atas temuan IO.4 1 FATF merekomendasikan agar sektor DNFBPs meningkatkan pemahaman risiko ML/TF berdasarkan karakteristik risiko spesifik yang muncul dari hubungan dan aktivitas klien masing-masing. 2 Indonesia diminta memastikan bahwa bank kecil, pedagang valuta asing, MVTS, VASP, serta DNFBPs mampu memahami dan menerapkan kewajiban berbasis risiko secara konsisten, termasuk terkait beneficial ownership, politically exposed persons (PEPs), serta TFS. 3 FATF juga mendorong Indonesia untuk memperkuat pemahaman risiko pendanaan terorisme di seluruh sektor, khususnya pada lembaga keuangan kecil, DNFBPs, dan VASP melalui peningkatan penyebaran informasi, tipologi, dan metode pendanaan terorisme. 4 Indonesia perlu mengambil langkah yang lebih tegas melalui pengawasan, edukasi, dan kegiatan outreach untuk meningkatkan kualitas pelaporan STR pada sektor DNFBPs, khususnya agen real estate, notaris, dan pengacara. 5 Pentingnya peningkatan kesadaran seluruh pihak pelapor terhadap kewajiban APU PPT, terutama terkait penerapan pendekatan berbasis risiko dan penyesuaian terhadap perubahan regulasi. Hal ini menjadi penting karena efektivitas rezim APU PPT tidak hanya ditentukan oleh keberadaan regulasi, tetapi juga oleh kualitas implementasi kepatuhan, budaya integritas, serta kesadaran seluruh pihak pelapor dalam menjaga integritas sistem keuangan nasional.