View 99 hadis ringkas untuk dihafal flipbook.
Pardiyawan, M.Pd
BUKU HAFALAN HADIS ANAK MUSLIM 99 HADIS RINGKAS UNTUK DIHAFAL Menanamkan Cinta Rasulullah Hafalkan Hadisnya, Pahami Maknanya, Amalkan Pesannya Disusun oleh: Pardiyawan, S.Pd.I.,M.Pd.i
PETUNJUK PENGGUNAAN BUKU Buku ini membantu anak belajar membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan hadis Rasulullah Saw. Gunakan secara bertahap di sekolah, TPQ, maupun di rumah. A. Untuk Guru Bacakan hadis dengan benar, lalu minta siswa menirukan. Bimbing siswa menghafal sedikit demi sedikit. Jelaskan arti dan pesan hadis dengan bahasa sederhana. Ajak siswa mempraktikkan pesan hadis dalam kehidupan sehari-hari. Berikan apresiasi dan evaluasi sederhana terhadap bacaan, hafalan, pemahaman, dan pengamalan siswa. B. Untuk Orang Tua Dampingi anak mengulang hafalan selama 5–10 menit setiap hari. Dengarkan hafalan dan bantu anak memahami artinya. Berikan teladan serta ajak anak mempraktikkan pesan hadis. Berikan pujian dan dukungan tanpa membandingkan anak dengan orang lain.ii
C. Untuk Siswa Dengarkan dan tirukan bacaan guru. Hafalkan hadis sedikit demi sedikit. Pahami arti dan pesan hadis. Ulangi hafalan yang sudah dipelajari. Amalkan pesan hadis dalam kehidupan sehari-hari. D. Pola Belajar Gunakan lima langkah sederhana: Dengar → Tirukan → Hafalkan → Pahami → Amalkan E. Evaluasi Perkembangan belajar dapat dilihat dari empat aspek: Bacaan: ketepatan melafalkan hadis. Hafalan: kelancaran mengingat hadis. Pemahaman: kemampuan menjelaskan makna hadis. Pengamalan: kebiasaan menerapkan pesan hadis. Penilaian dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anak, dengan mengutamakan bimbingan dan apresiasi. Pesan utama: Hafalkan hadisnya, pahami maknanya, amalkan pesannya. Semoga buku ini menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah Saw dan membiasakan akhlak mulia sejak dini.iii
KATA PENGANTARِ ﻢﻴِﺣ ﺮﻟا ِ ﻦَﻤْﺣ ﺮﻟا ِ ﻪ ﻠﻟا ِ ﻢْﺴِﺑ ،ٍﺪ ﻤَﺤُﻣ ﺎَﻧِﺪ ﻴَﺳ ﻰَﻠَﻋ ُ مَﻼ ﺴﻟاَو ُ ةَﻼ ﺼﻟاَو ،َﻦﻴِﻤَﻟﺎَﻌْﻟا بَر ِ ﻪ ﻠِﻟ ُ ﺪْﻤَﺤﻟا .َﻦﻴِﻌَﻤْﺟ ا ِ ﻪِﺒْﺤَﺻَو ِ ﻪِﻟآ ﻰَﻠَﻋَو Segala puji bagi Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga buku 99 Hadis Ringkas untuk Dihafal: Menanamkan Cinta Rasulullah Saw dapat disusun sebagai salah satu ikhtiar untuk mendekatkan anak-anak kepada ajaran Rasulullah Saw sejak usia dini. Selawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, teladan utama dalam keimanan, ibadah, dan akhlak mulia. Mengenalkan hadis kepada anak merupakan bagian penting dari pendidikan Islam. Melalui hadis, anak tidak hanya belajar mengenal sabda Rasulullah Saw, tetapi juga memperoleh tuntunan untuk membangun kebiasaan baik, membentuk karakter, dan menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, pembelajaran hadis hendaknya tidak berhenti pada kegiatan membaca dan menghafal, tetapi dilanjutkan dengan memahami makna serta membiasakan pengamalannya dalam kehidupan nyata.iv
Buku 99 Hadis Ringkas untuk Dihafal disusun untuk membantu proses tersebut. Hadis-hadis dalam buku ini diharapkan dapat menjadi bahan pendamping pembelajaran yang praktis bagi guru, pendidik TPQ, orang tua, dan para pendamping belajar dalam mengenalkan hadis secara bertahap dan menyenangkan. Buku ini juga diharapkan dapat membantu anak menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah Saw melalui pengenalan terhadap sabda dan keteladanan beliau. Kami menyadari bahwa keberhasilan pendidikan hadis tidak hanya ditentukan oleh banyaknya hafalan yang dikuasai anak, tetapi juga oleh ketepatan bacaan, pemahaman terhadap pesan hadis, keteladanan orang dewasa, serta pembiasaan akhlak mulia secara konsisten. Karena itu, buku ini diharapkan dapat digunakan secara fleksibel sesuai dengan usia, kemampuan, dan kebutuhan belajar anak, baik di sekolah, TPQ, rumah, maupun lingkungan pendidikan lainnya. Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, perhatian, dan kontribusi dalam penyusunan buku ini. Kami juga menyadari bahwa buku ini masih memiliki ruang untuk penyempurnaan.v
Oleh sebab itu, saran dan masukan yang membangun sangat kami harapkan demi meningkatkan kualitas isi dan manfaatnya bagi dunia pendidikan Islam. Akhirnya, semoga Allah Swt. menjadikan ikhtiar sederhana ini sebagai amal kebaikan yang bermanfaat, memberikan kemudahan kepada anak-anak dalam mempelajari dan menghafal hadis, serta menumbuhkan generasi yang mencintai Rasulullah Saw, memahami ajaran beliau, dan berusaha mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hafalkan hadisnya, pahami maknanya, amalkan pesannya. Semoga Allah Swt. senantiasa membimbing langkah kita dalam mendidik generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Aamiin yaa Rabbal ‘alamiin. Penyusunvi
DAFTAR ISI 99 HADIS RINGKAS UNTUK DIHAFAL Petunjuk Penggunaan Buku - ii Kata Penghantar - iv Daftar Isi - vii Bagian I — Hadis 1–20 Hadis tentang Niat - Hal 1 Hadis tentang Menuntut Ilmu - Hal 1 Hadis tentang Keutamaan Belajar Al-Qur'an - Hal 1 Hadis tentang Persaudaraan - Hal 2 Hadis tentang Kasih Sayang - Hal 2 Hadis tentang Larangan Menyakiti Teman - Hal 2 Hadis tentang Saling Menolong - Hal 3 Hadis tentang Senyuman adalah Sedekah - Hal 3 Hadis tentang Memberi Hadiah - Hal 3 Hadis tentang Kebersihan - Hal 4 Hadis tentang Memulai dengan yang Kanan - Hal 4 Hadis tentang Menepati Janji - Hal 4 Hadis tentang Kejujuran - Hal 5 Hadis tentang Saling Mencintai karena Allah - Hal 5 Hadis tentang Sifat Malu - Hal 5 Hadis tentang Mengucapkan Salam - Hal 6 Hadis tentang Keutamaan Mengaji - Hal 6vii
Hadis tentang Menghormati Guru - Hal 6 Hadis tentang Menjaga Waktu - Hal 7 Hadis tentang Memudahkan Urusan - Hal 7 Bagian II — Hadis 21–40 Hadis tentang Rendah Hati - Hal 8 Hadis tentang Menjaga Lisan - Hal 8 Hadis tentang Berteman dengan Orang Baik - Hal 8 Hadis tentang Menjaga Titipan - Hal 9 Hadis tentang Indahnya Kelembutan - Hal 9 Hadis tentang Tolong-Menolong dalam Kebaikan - Hal 9 Hadis tentang Semangat Berdoa - Hal 10 Hadis tentang Mengikat Ilmu - Hal 10 Hadis tentang Menghindari Debat Kusir -Hal 10 Hadis tentang Mengikhlaskan Amal - Hal 11 Hadis tentang Saling Menasihati - Hal 11 Hadis tentang Doa yang Mustajab - Hal 11 Hadis tentang Keutamaan Bersalaman - Hal 12 Hadis tentang Berbakti kepada Ibu - Hal 12 Hadis tentang Keridaan Orang Tua - Hal 12 Hadis tentang Makan dengan Tangan Kanan - Hal 13 Hadis tentang Larangan Makan Berlebihan - Hal 13 Hadis tentang Adab Minum - Hal 13 Hadis tentang Larangan Bernafas dalam Wadah Minum - Hal 14 Hadis tentang Bersiwak/Sikat Gigi - Hal 14viii
Bagian III — Hadis 41–60 Hadis tentang Tidur Posisi Kanan - Hal 15 Hadis tentang Berbuat Baik kepada Keluarga - Hal 15 Hadis tentang Menyambung Silaturahmi - Hal 15 Hadis tentang Menjaga Salat Lima Waktu - Hal 16 Hadis tentang Pentingnya Doa Orang Tua - Hal 16 Hadis tentang Kebersihan Rumah dan Pakaian - Hal 16 Hadis tentang Bersyukur - Hal 17 Hadis tentang Berhemat dan Larangan Boros - Hal 17 Hadis tentang Berbakti Menghapus Dosa - Hal 17 Hadis tentang Menutup Aurat - Hal 18 Hadis tentang Meminta Izin Sebelum Masuk Rumah - Hal 18 Hadis tentang Zikir Pagi dan Petang - Hal 18 Hadis tentang Berbuat Baik pada Saudara Kandung - Hal 19 Hadis tentang Menyayangi Hewan Peliharaan - Hal 19 Hadis tentang Mematikan Lampu Saat Tidur - Hal 19 Hadis tentang Menjaga Salat Sunah Rawatib - Hal 20 Hadis tentang Semua Urusan Orang Mukmin Adalah Baik - Hal 20 Hadis tentang Keutamaan Membaca Surah Al-Baqarah di Rumah - Hal 20 Hadis tentang Membaca Bismillah Saat Masuk Rumah - Hal 21 Hadis tentang Bersedekah kepada Keluarga - Hal 21ix
Bagian IV — Hadis 61–80 Hadis tentang Mengaji Setelah Magrib - Hal 22 Hadis tentang Menolong Pekerjaan Rumah - Hal 22 Hadis tentang Memberi Nama yang Baik - Hal 22 Hadis tentang Memuliakan Tetangga - 23 Hadis tentang Menyingkirkan Duri di Jalan - Hal 23 Hadis tentang Tangan di Atas (Suka Memberi) - Hal 23 Hadis tentang Larangan Marah - Hal 24 Hadis tentang Mengasihi yang Muda - Hal 24 Hadis tentang Larangan Menakut-nakuti Orang Lain - Hal 24 Hadis tentang Keutamaan Salat Berjamaah - Hal 25 Hadis tentang Berjalan Menuju Masjid - Hal 25 Hadis tentang Adab Masuk Masjid - Hal 25 Hadis tentang Salat Tahiyyatul Masjid - Hal 26 Hadis tentang Menjawab Azan - Hal 26 Hadis tentang Menjaga Kelestarian Lingkungan - Hal 26 Hadis tentang Berbuat Baik pada Anak Yatim - Hal 27 Hadis tentang Akhlak Mulia - Hal 27 Hadis tentang Larangan Saling Mendengki - Hal 27 Hadis tentang Saling Memaafkan - Hal 28 Hadis tentang Bertakwa di Mana Saja - Hal 28x
Bagian V — Hadis 81–99 Hadis tentang Mengiringi Keburukan dengan Kebaikan - Hal 29 Hadis tentang Mengunjungi Orang Sakit - Hal 29 Hadis tentang Menghormati Tamu - Hal 29 Hadis tentang Larangan Berprasangka Buruk - Hal 30 Hadis tentang Larangan Menggunjing (Ghibah) - Hal 30 Hadis tentang Manusia yang Bermanfaat - Hal 30 Hadis tentang Saling Menjaga Kehormatan - Hal 31 Hadis tentang Menolak Kemungkaran - Hal 31 Hadis tentang Rasa Lapar Tetangga -Hal 31 Hadis tentang Merasa Cukup (Qana'ah) - Hal 32 Hadis tentang Larangan Mengambil Hak Orang Lain - Hal 32 Hadis tentang Larangan Memata-matai - Hal 32 Hadis tentang Berkata yang Baik Termasuk Sedekah - Hal 33 Hadis tentang Larangan Saling Mengasingkan (Mendiamkan Teman) - Hal 33 Hadis tentang Keutamaan Memberi Makan - Hal 33 Hadis tentang Orang Kuat yang Sebenarnya - Hal 34 Hadis tentang Larangan Mengejek (Mencela) - Hal 34 Hadis tentang Menutup Aib Orang Lain - Hal 34 Hadis tentang Larangan Meniup Makanan Panas - Hal 35 Daftar Pustaka - Hal 36 Gold Target - Hal 38xi
Bagian I Hadis 1–20
Hadis Ke 2 Tentang Menuntut Ilmu ٍ ﻢِﻠْ ﺴُﻣ ﻞُ ﻛ ﻰَ ﻠَﻋ ٌ ﺔَﻀْﻳِﺮَﻓ ِ ﻢْﻠِﻌْﻟا ُ ﺐَ ﻠَ ﻃ "Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim." (HR. Ibnu Majah)Hadis Ke 1 Tentang Niatِ تﺎ ﻴ ﻨﻟﺎِﺑ ُ لﺎَ ﻤْ ﻋ ﻻا ﺎَﻤ ﻧ ا "Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari & Muslim)Hadis Ke 3 Keutamaan Belajar Al-Qur'an ُ ﻪَﻤ ﻠَﻋَو َ نآْﺮُﻘْﻟا َ ﻢ ﻠَﻌَﺗ ْ ﻦَﻣ ْ ﻢُﻛُﺮْﻴَﺧ "Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)1
Hadis Ke 4 Tentang Persaudaraan ِ ﻢِﻠْﺴُﻤْﻟا ﻮُﺧ ا ُ ﻢِﻠْﺴُﻤْﻟا "Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis Ke 5 Tentang Kasih Sayang ْ ﻢَﺣْﺮُﻳ َ ﻻ ْ ﻢَﺣْﺮَﻳ َ ﻻ ْ ﻦَﻣ "Siapa yang tidak menyayangi, maka tidak akan disayangi." (HR. Bukhari) Hadis Ke 6 Tentang Larangan Menyakiti Teman ِ هِﺪَﻳَو ِ ﻪِﻧﺎَﺴِﻟ ْ ﻦِﻣ َ نﻮُﻤِﻠْﺴُﻤْﻟا َ ﻢِﻠَﺳ ْ ﻦَﻣ ُ ﻢِﻠْﺴُﻤْﻟا "Seorang muslim yang sejati adalah yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya." (HR. Bukhari)2
Hadis Ke 7 Tentang Saling Menolong ِ ﻪﻴِﺧ ا ِ نْﻮَﻋ ﻲِﻓ ُ ﺪْﺒَﻌْﻟا َ نﺎَﻛ ﺎَﻣ ِ ﺪْﺒَﻌْﻟا ِ نْﻮَﻋ ﻲِﻓ ُ ﻪ ﻠﻟاَو "Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya." (HR. Muslim) Hadis Ke 8 Tentang Senyuman adalah Sedekah ٌ ﺔَﻗَﺪَﺻ َ ﻚَﻟ َ ﻚﻴِﺧ ا ِ ﻪْﺟَو ﻲِﻓ َ ﻚُﻤ ﺴَﺒَﺗ "Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah bagimu." (HR. Tirmidzi) Hadis Ke 9 Tentang Memberi Hadiah اﻮ ﺑﺎَﺤَﺗ اْوَدﺎَﻬَﺗ "Saling memberilah hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai." (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad)3
Hadis ke 10 Tentang Kebersihan ِ نﺎَﻤﻳ ﻻا ُ ﺮْﻄَ ﺷ ُ رﻮُ ﻬ ﻄﻟا "Kesucian (kebersihan) itu adalah sebagian dari iman." (HR. Muslim)Hadis Ke 11 Tentang Memulai dengan yang Kanan ِ ﻪِﻠ ﺟَﺮَﺗَو ِ ﻪِﻠ ﻌَﻨَﺗ ﻲِﻓ ُ ﻦ ﻤَﻴ ﺘﻟا ُ ﻪُﺒِﺠْﻌُﻳ ﻲِﺒ ﻨﻟا َ نﺎَﻛِ هِرﻮُﻬُﻃَو "Nabi SAW menyukai mendahulukan bagian kanan saat memakai sandal, menyisir rambut, dan bersuci." (HR. Bukhari)Hadis Ke 12 Tentang Menepati Janji اَذ اَو ،َبَﺬَﻛ َ ث ﺪَﺣ اَذ ا :ٌثَﻼَﺛ ِ ﻖِﻓﺎَﻨُﻤْﻟا ُ ﺔَﻳآَ نﺎَﺧ َ ﻦِﻤُﺗْؤا اَذ اَو ،َﻒَﻠْﺧ ا َ ﺪَﻋَو "Tanda orang munafik itu tiga: jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari, dan jika dipercaya berkhianat." (HR. Bukhari)4
Hadis Ke 13 Tentang Kejujuran ﺮِﺒْﻟا ﻰَﻟ ا ْ يِﺪْﻬَﻳ َ قْﺪ ﺼﻟا ن ﺎَﻓ ِ قْﺪ ﺼﻟﺎِﺑ ْ ﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ "Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran itu menuntun kepada kebaikan." (HR. Muslim) Hadis Ke 14 Tentang Saling Mencintai karena Allah ِ ﻪﻴِﺧ ﻻ ﺐِﺤُﻳ ﻰ ﺘَﺣ ْ ﻢُﻛُﺪَﺣ ا ُ ﻦِﻣْﺆُﻳ َ ﻻ ِ ﻪِﺴْﻔَﻨِﻟ ﺐِﺤُﻳ ﺎَﻣ "Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri." (HR. Bukhari) Hadis Ke 15 Tentang Sifat Malu ٍ ﺮْﻴَﺨِﺑ ﻻ ا ﻲِﺗ ﺎَﻳ َ ﻻ ُ ءﺎَﻴَﺤْﻟا "Sifat malu itu tidak mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan." (HR. Bukhari & Muslim)5
Hadis ke 17 Tentang Keutamaan Mengaji ِ ةَرَﺮَﺒْﻟا ِ ماَﺮِﻜْﻟا ِ ةَﺮَﻔ ﺴﻟا َ ﻊَﻣ ِ نآْﺮُﻘْﻟﺎِﺑ ُ ﺮِﻫﺎَﻤْﻟا "Orang yang lancar membaca Al-Qur'an akan bersama para malaikat yang mulia dan taat." (HR. Muslim)Hadis ke 16 Tentang Mengucapkan Salam ْ ﻢُﻜَﻨْﻴَﺑ َ مَﻼ ﺴﻟا اﻮُﺸْﻓ ا "Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR. Muslim)Hadis ke 18 Tentang Menghormati Guru ﺎَﻧَﺮﻴِﻐَﺻ ْ ﻢَﺣْﺮَﻳَو ﺎَﻧَﺮﻴِﺒَﻛ ﻞِﺠُﻳ ْ ﻢَﻟ ْ ﻦَﻣ ﺎ ﻨِﻣ َ ﺲْﻴَﻟ ُ ﻪ ﻘَﺣ ﺎَﻨِﻤِﻟﺎَﻌِﻟ ْ فِﺮْﻌَﻳَو "Bukan golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak menyayangi yang muda, dan tidak mengerti hak ulama (guru) kami." (HR. Ahmad)6
Hadis Ke 19 Tentang Menjaga Waktu ِ سﺎ ﻨﻟا َ ﻦِﻣ ٌ ﺮﻴِﺜَﻛ ﺎَﻤِﻬﻴِﻓ ٌ نﻮُﺒْﻐَﻣ ِ نﺎَﺘَﻤْﻌِﻧ:ُ غاَﺮَﻔْﻟاَو ُ ﺔ ﺤ ﺼﻟا "Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: kesehatan dan waktu luang." (HR. Bukhari)Hadis Ke 20 Tentang Memudahkan Urusan واُﺮ ﻔَﻨُﺗ َ ﻻَو واُﺮ ﺸَﺑَو واُﺮ ﺴَﻌُﺗ َ ﻻَو واُﺮ ﺴَﻳ "Mudahkanlah dan jangan dipersulit, berilah kabar gembira dan jangan membuat orang berlari (takut)." (HR. Bukhari)7
Bagian II Hadis 21–40
Hadis Ke 21 Tentang Rendah Hati ُ ﻪ ﻠﻟا ُ ﻪَﻌَﻓَر ﻻ ا ِ ﻪ ﻠِﻟ ٌ ﺪَﺣ ا َ ﻊَﺿاَﻮَﺗ ﺎَﻣَو "Tidaklah seseorang tawadhu (rendah hati) karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatnya." (HR. Muslim) Hadis Ke 22 Tentang Menjaga Lisan ِ ﺮِﺧﻵا ِ مْﻮَﻴْﻟاَو ِ ﻪ ﻠﻟﺎِﺑ ُ ﻦِﻣْﺆُﻳ َ نﺎَﻛ ْ ﻦَﻣ ْ ﺖُﻤْﺼَﻴِﻟ ْ و ا اًﺮْﻴَﺧ ْ ﻞُﻘَﻴْﻠَﻓ "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis Ke 23 Tentang Berteman dengan Orang Baik ﺐَﺣ ا ْ ﻦَﻣ َ ﻊَﻣ ُ ءْﺮَﻤْﻟا "Seseorang itu akan bersama dengan orang yang dicintainya." (HR. Bukhari)8
Hadis Ke 24 Tentang Menjaga Titipan َ ﻚَﻨَﻤَﺘْﺋا ِ ﻦَﻣ ﻰَﻟ ا َ ﺔَﻧﺎَﻣ ﻻا د ا "Tunaikanlah amanah kepada orang yang mempercayaimu." (HR. Abu Dawud & Tirmidzi) Hadis ke 25 Tentang Indahnya Kelembutan َ ﻖْﻓ ﺮﻟا ﺐِﺤُﻳ ٌ ﻖﻴِﻓَر َ ﻪ ﻠﻟا ن ا "Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan mencintai kelembutan." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis Ke 26 Tentang Tolong Menolong dalam Kebaikan ِ ﻪِﻠِﻋﺎَﻔَﻛ ِ ﺮْﻴَﺨْﻟا ﻰَﻠَﻋ لا ﺪﻟا "Orang yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya." (HR. Tirmidzi)9
Hadis Ke 27 Tentang Semangat Berdoa ُ ةَدﺎَﺒِﻌْﻟا َ ﻮُﻫ ُ ءﺎَﻋ ﺪﻟا "Doa itu adalah ibadah." (HR. Tirmidzi) Hadis Ke 28 Tentang Mengikat Ilmu ِ بﺎَﺘِﻜْﻟﺎِﺑ َ ﻢْﻠِﻌْﻟوا اُﺪ ﻴَﻗ "Ikatlah ilmu dengan tulisan (mencatat)." (HR. Ibnu Abi Syaibah, dinilai sahih oleh Al-Albani) Hadis Ke 29 Tentang Menghindari Debat Kusirِ ﺔ ﻨَﺠْﻟا ِ ﺾَﺑَر ﻲِﻓ ٍ ﺖْﻴَﺒِﺑ ٌ ﻢﻴِﻋَز ﺎَﻧ ا ﺎًﻘِﺤُﻣ َ نﺎَﻛ ْ ن اَو َ ءاَﺮِﻤْﻟا َ كَﺮَﺗ ْ ﻦَﻤِﻟ "Aku menjamin sebuah rumah di pinggir surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan meskipun ia benar." (HR. Abu Dawud)10
Hadis Ke 30 Tentang Mengikhlaskan Amal ِ ﻞَﻤَﻌْﻟا َ ﻦِﻣ ُ ﻞَﺒْﻘَﻳ َ ﻻ َ ﻪ ﻠﻟا ن ا ﺎًﺼِﻟﺎَﺧ ُ ﻪَﻟ َ نﺎَﻛ ﺎَﻣ ﻻ ا "Sesungguhnya Allah tidak menerima amal perbuatan kecuali yang murni (ikhlas) untuk-Nya." (HR. An-Nasa'i) Hadis Ke 31 Tentang Saling Menasihati ُ ﺔَﺤﻴِﺼ ﻨﻟا ُ ﻦﻳ ﺪﻟا "Agama itu adalah nasihat." (HR. Muslim) Hadis Ke 32 Tentang Doa yang Mustajab ِ ﻪﻴِﺧ ﻻ ِ ﻢِﻠْﺴُﻤْﻟا ِ ءْﺮَﻤْﻟا ُ ةَﻮْﻋَد ٌ ﺔَﺑﺎَﺠَﺘْﺴُﻣ ِ ﺐْﻴَﻐْﻟا ِ ﺮْﻬَﻈِﺑ "Doa seorang muslim untuk saudaranya di belakangnya (tanpa sepengetahuannya) adalah mustajab." (HR. Muslim)11
Hadis Ke 33 Tentang Keutamaan Bersalaman ِ نﺎَ ﺤَﻓﺎَﺼَ ﺘَ ﻴَ ﻓ ِ نﺎَﻴِ ﻘَ ﺘْﻠَﻳ ِ ﻦْ ﻴَﻤِﻠْﺴُﻣ ْ ﻦِﻣ ﺎَﻣ ﺎَﻗِﺮَ ﺘْ ﻔَﻳ ْ ن ا َ ﻞْ ﺒَ ﻗﺎَﻤُﻬَ ﻟ َ ﺮِﻔُ ﻏ ﻻ ا "Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu bersalaman, melainkan diampuni dosa keduanya sebelum mereka berpisah." (HR. Abu Dawud) Hadis ke 34 Tentang Berbakti kepada Ibuَ كﻮُﺑ ا ﻢُﺛ َ ﻚ ﻣ ا ﻢُﺛ َ ﻚ ﻣ ا ﻢُﺛ َ ﻚ ﻣ ا "Ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, lalu ayahmu." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis Ke 35 Tentang Keridhaan Orang Tua ب ﺮﻟا ُ ﻂْﺨُ ﺳَ و ِ ﺪِ ﻟاَ ﻮْﻟا ﻰَﺿِ ر ﻲِﻓ ب ﺮﻟا ﻰَﺿِ ر ِ ﺪِ ﻟاَ ﻮْﻟا ِ ﻂْﺨُ ﺳ ﻲِ ﻓ "Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah tergantung pada murka orang tua." (HR. Tirmidzi)12
Hadis Ke 36 Tentang Makan dengan Tangan Kanan َ ﻚِﻨﻴِﻤَﻴِﺑ ْ ﻞُﻛَو َ ﻪ ﻠﻟا ﻢَﺳ ُ مَﻼُﻏ ﺎَﻳ َ ﻚﻴِﻠَﻳ ﺎ ﻤِﻣ ْ ﻞُﻛَو "Wahai anak muda, sebutlah nama Allah (baca Bismillah), makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang terdekat darimu." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis Ke 37 Tentang Larangan Makan Berlebihan ٍ ﻦْﻄَﺑ ْ ﻦِﻣ ا ﺮَﺷ ً ءﺎَﻋِو ﻲِﻣَدآ ﻼَﻣ ﺎَﻣ "Tidak ada wadah yang dipenuhi anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya." (HR. Tirmidzi) Hadis Ke 38 Tentang Adab Minum ﺎًﻤِﺋﺎَﻗ ْ ﻢُﻜْﻨِﻣ ٌ ﺪَﺣ ا ﻦَﺑَﺮْﺸَﻳ َ ﻻ "Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri." (HR. Muslim)13
Hadis Ke 39 Tentang larangan bernafas dalam wadah minuman ِ ءﺎَﻧ ﻻا ﻲِﻓ ْ ﺲ ﻔَﻨَﺘَﻳ َ ﻼَﻓ ْ ﻢُﻛُﺪَﺣ ا َ بِﺮَﺷ اَذ ا "Jika salah seorang dari kalian minum, janganlah ia bernapas di dalam wadah (gelas)." (HR. Bukhari) Hadis Ke 40 Tentang Bersiwak/Sikat Gigi ب ﺮﻠِﻟ ٌ ةﺎَﺿْﺮَﻣ ِ ﻢَﻔْﻠِﻟ ٌ ةَﺮَﻬْﻄَﻣ ُ كاَﻮ ﺴﻟا "Bersiwak (membersihkan gigi) itu membersihkan mulut dan mendatangkan keridhaan Tuhan." (HR. An-Nasa'i)14
Bagian III Hadis 41–60
Hadis 41 Tentang Tidur Posisi Kanan ِ ةَﻼ ﺼﻠِﻟ َ كَءﻮُﺿُو ﺎ ﺿَﻮَﺘَﻓ َ ﻚَﻌَﺠْﻀَﻣ َ ﺖْﻴَﺗ ا اَذ ا ِ ﻦَﻤْﻳ ﻻا َ ﻚ ﻘِﺷ ﻰَﻠَﻋ ْ ﻊِﺠَﻄْﺿا ﻢُﺛ "Jika kamu hendak berbaring di tempat tidurmu, berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat, kemudian berbaringlah di sisi kananmu." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 42 Tentang Berbuat Baik kepada Keluarga ِ ﻪِﻠْﻫ ﻻ ْ ﻢُﻛُﺮْﻴَﺧ ْ ﻢُﻛُﺮْﻴَﺧ "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik perlakuan kepada keluarganya." (HR. Tirmidzi) Hadis Ke 43 Tentang Menyambung Silaturahmi ٌ ﻊِﻃﺎَﻗ َ ﺔ ﻨَﺠْﻟا ُ ﻞُﺧْﺪَﻳ َ ﻻ "Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi." (HR. Bukhari & Muslim)15
Hadis Ke 44 Tentang Menjaga Shalat Lima Waktu ِ ﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟا َ مْﻮَﻳ ُ ﺪْﺒَﻌْﻟا ِ ﻪِﺑ ُ ﺐَﺳﺎَﺤُﻳ ﺎَﻣ ُ ل و ا ُ ﻪُﺗَﻼَﺻ ِ ﻪِﻠَﻤَﻋ ْ ﻦِﻣ "Amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya." (HR. Tirmidzi) Hadis Ke 45 Tentang Pentingnya Doa Orang Tua ﻦِﻬﻴِﻓ ﻚَﺷ َ ﻻ ٌ تﺎَﺑﺎَﺠَﺘْﺴُﻣ ٍ تاَﻮَﻋَد ُ ثَﻼَﺛ:ِ ﺪِﻟاَﻮْﻟا ُ ةَﻮْﻋَد "Ada tiga doa yang mustajab tanpa diragukan lagi, (salah satunya) adalah doa orang tua untuk anaknya." (HR. Tirmidzi) Hadis Ke 46 Tentang Kebersihan Rumah dan Pakaian َ لﺎَﻤَﺠْﻟا ﺐِﺤُﻳ ٌ ﻞﻴِﻤَﺟ َ ﻪ ﻠﻟا ن ا "Sesungguhnya Allah itu Indah dan menyukai keindahan." (HR. Muslim)16
Hadis Ke 47 Tentang Bersyukur َ سﺎ ﻨﻟا ُ ﺮُﻜْﺸَﻳ َ ﻻ ْ ﻦَﻣ َ ﻪ ﻠﻟا ُ ﺮُﻜْﺸَﻳ َ ﻻ "Tidak dikatakan bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada manusia." (HR. Abu Dawud) Hadis Ke 48 Tentang Berhemat dan Larangan Boros ِ ﺮْﻴَﻏ ﻲِﻓ اﻮُﺴَﺒْﻟاَو اﻮُﻗ ﺪَﺼَﺗَو اﻮُﺑَﺮْﺷاَو اﻮُﻠُﻛٍ فَﺮَﺳ َ ﻻَو ٍ ﺔَﻠَﻴْﺨَﻣ "Makanlah, minumlah, bersedekahlah, dan berpakaianlah dengan tanpa berlebihan dan tidak sombong." (HR. An-Nasa'i) Hadis Ke 49 Tentang Berbakti Menghapus Dosa ِ ﺔ ﻨَﺠْﻟا ِ باَﻮْﺑ ا ُ ﻂَﺳْو ا ُ ﺪِﻟاَﻮْﻟا "Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah." (HR. Tirmidzi)17
Hadis Ke 50 Tentang Menutup Aurat َ ﻚِﺘَﺟْوَز ْ ﻦِﻣ ﻻ ا َ ﻚَﺗَرْﻮَﻋ ْ ﻆَﻔْﺣا َ ﻚُﻨﻴِﻤَﻳ ْ ﺖَﻜَﻠَﻣ ﺎَﻣ ْ و ا "Jagalah auratmu kecuali dari istrimu atau budak perempuan yang kamu miliki." (HR. Tirmidzi) Hadis Ke 51 Tentang Meminta Izin Sebelum Masuk Rumah ْ ﻊِﺟْرﺎَﻓ ﻻ اَو َ ﻚَﻟ َ نِذ ا ْ ن ﺎَﻓ ٌ ثَﻼَﺛ ُ ناَﺬْﺌِﺘْﺳِﻻا "Meminta izin itu tiga kali. Jika diizinkan untukmu (maka masuklah), jika tidak maka pulanglah." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis Ke 52 Tentang Zikir Pagi dan Petang ُ ﻪ ﺑَر ُ ﺮُﻛْﺬَﻳ َ ﻻ يِﺬ ﻟاَو ُ ﻪ ﺑَر ُ ﺮُﻛْﺬَﻳ يِﺬ ﻟا ُ ﻞَﺜَﻣ ِ ﺖ ﻴَﻤْﻟاَو ﻲَﺤْﻟا ُ ﻞَﺜَﻣ "Perumpamaan orang yang berzikir mengingat Tuhannya dan orang yang tidak berzikir adalah seperti orang hidup dan orang mati." (HR. Bukhari)18
Hadis Ke 53 Tentang Berbuat Baik pada Saudara Kandung َ كﺎَﺧ اَو َ ﻚَﺘْﺧ اَو َ كﺎَﺑ اَو َ ﻚ ﻣ ا ﺮِﺑ "Berbaktilah kepada ibumu, ayahmu, saudara perempuanmu, dan saudara lakilakimu." (HR. Abu Dawud) Hadis Ke 54 Tentang Menyayangi Hewan Peliharaan ٌ ﺮْﺟ ا ٍ ﺔَﺒْﻃَر ٍ ﺪِﺒَﻛ ﻞُﻛ ﻲِﻓ "Menolong setiap makhluk bernyawa (seperti memberi makan/minum hewan) beroleh pahala." (HR. Bukhari) Hadis Ke 55 Tentang Mematikan Lampu Saat Tidur ْ ﻢُﺗْﺪَﻗَر اَذ ا ِ ﻞْﻴ ﻠﻟﺎِﺑ َ ﺢﻴِﺑﺎَﺼَﻤْﻟا اﻮُﺌِﻔْﻃ ا "Matikanlah lampu-lampu di malam hari ketika kalian hendak tidur." (HR. Bukhari)19
Hadis Ke 56 Tentang Menjaga Salat Sunah Rawatib ً ﺔَﻌْﻛَر َ ةَﺮْﺸَﻋ ْ ﻲَﺘْﻨِﺛ ٍ ﺔَﻠْﻴَﻟَو ٍ مْﻮَﻳ ﻲِﻓ ﻰ ﻠَﺻ ْ ﻦَﻣ ِ ﺔ ﻨَﺠْﻟا ﻲِﻓ ٌ ﺖْﻴَﺑ ُ ﻪَﻟ َ ﻲِﻨُﺑ "Siapa yang shalat sunah dua belas rakaat dalam sehari semalam, akan dibangunkan baginya sebuah rumah di surga." (HR. Muslim) Hadis Ke 57 Tentang Semua Urusan Orang Mukmin Baik ٌ ﺮْﻴَﺧ ُ ﻪ ﻠُﻛ ُ هَﺮْﻣ ا ن ا ِ ﻦِﻣْﺆُﻤْﻟا ِ ﺮْﻣ ﻻ ﺎًﺒَﺠَﻋ "Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya adalah baik." (HR. Muslim) Hadis Ke 58 Keutamaan Membaca Surah Al-Baqarah di Rumah َ ﻦِﻣ ُ ﺮِﻔْﻨَﻳ َ نﺎَ ﻄْﻴ ﺸﻟا ن ا َ ﺮِ ﺑﺎَﻘَ ﻣ ْ ﻢُ ﻜَﺗﻮُﻴُﺑ اﻮُﻠَﻌْ ﺠَﺗ َ ﻻِ ةَ ﺮَ ﻘَ ﺒْﻟا ُ ةَرﻮُﺳ ِ ﻪﻴﻓِ اَ ﺮْﻘُ ﺗ يِﺬ ﻟا ِ ﺖْﻴَ ﺒْﻟا "Jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah." (HR. Muslim)20
Hadis ke 59 Tentang Membaca Bismillah Saat Masuk Rumah ِ ﻪِﻟﻮُﺧُد َ ﺪْﻨِﻋ َ ﻪ ﻠﻟا َ ﺮَﻛَﺬَﻓ ُ ﻪَﺘْﻴَﺑ ُ ﻞُﺟ ﺮﻟا َ ﻞَﺧَد اَذ اْ ﻢُﻜَﻟ َ ﺖﻴِﺒَﻣ َ ﻻ ُ نﺎَﻄْﻴ ﺸﻟا َ لﺎَﻗ ِ ﻪِﻣﺎَﻌَﻃ َ ﺪْﻨِﻋَو "Jika seseorang masuk rumahnya lalu berzikir kepada Allah saat masuk dan saat makan, setan berkata: 'Tidak ada tempat menginap bagi kalian'." (HR. Muslim) Hadis Ke 60 Tentang Bersedekah kepada Keluarga ٌ ﺔَﻗَﺪَﺻ ِ ﻦﻴِﻜْﺴِﻤْﻟا ﻰَﻠَﻋ ُ ﺔَﻗَﺪ ﺼﻟا ٌ ﺔَﻠِﺻَو ٌ ﺔَﻗَﺪَﺻ :ِنﺎَﺘْﻨِﺛ ِ ﻢِﺣ ﺮﻟي اِذ ﻰَﻠَﻋ َ ﻲِﻫَو "Sedekah kepada orang miskin beroleh satu pahala, sedangkan kepada kerabat beroleh dua pahala: pahala sedekah dan silaturahmi." (HR. Tirmidzi)21
Bagian IV Hadis 61–80
Hadis 61 Tentang Mengaji Setelah Maghrib ِ نآْﺮُﻘْﻟا ِ ةَءاَﺮِﻗَو ِ ةَﻼ ﺼﻟﺎِﺑ ْ ﻢُﻜَﺗﻮُﻴُﺑ واُر ﻮَﻧ "Sinari rumah-rumah kalian dengan shalat (sunah) dan membaca Al-Qur'an." (HR. Al-Baihaqi, dinilai sahih oleh As-Suyuthi) Hadis 62 Tentang Menolong Pekerjaan Rumah ِ ﻪِﻠْﻫ ا ِ ﺔَﻨْﻬِﻣ ﻲِﻓ ُ نﻮُﻜَﻳ َ نﺎَﻛ "Nabi SAW senantiasa membantu pekerjaan keluarganya." (HR. Bukhari) Hadis 63 Tentang Memberi Nama yang Baik ْ ﻢُﻜِﺋﺎَﻤْﺳ ﺎِﺑ ِ ﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟا َ مْﻮَﻳ َ نْﻮَﻋْﺪُﺗ ْ ﻢُﻜ ﻧ اْ ﻢُﻛَءﺎَﻤْﺳ ا اﻮُﻨِﺴْﺣ ﺎَﻓ ْ ﻢُﻜِﺋﺎَﺑآ ِ ءﺎَﻤْﺳ اَو "Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama kalian dan nama ayah kalian, maka perbaguslah nama kalian." (HR. Abu Dawud)22
Hadis 64 Tentang Memuliakan Tetangga ِ ﺮِﺧﻵا ِ مْﻮَﻴْﻟاَو ِ ﻪ ﻠﻟﺎِﺑ ُ ﻦِﻣْﺆُﻳ َ نﺎَﻛ ْ ﻦَﻣ ُ هَرﺎَﺟ ْ مِﺮْﻜُﻴْﻠَﻓ "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 65 Tentang Menyingkirkan Duri di Jalan ٌ ﺔَﻗَﺪَﺻ ِ ﻖﻳِﺮ ﻄﻟا ِ ﻦَﻋ ىَذ ﻻا ُ ﻂﻴِﻤُﺗَو "Menyingkirkan gangguan (seperti duri/paku) dari jalan adalah sedekah." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 66 Tentang Tangan di Atas (Suka Memberi) ﻰَﻠْﻔ ﺴﻟا ِ ﺪَﻴْﻟا َ ﻦِﻣ ٌ ﺮْﻴَﺧ ﺎَﻴْﻠُﻌْﻟا ُ ﺪَﻴْﻟا "Tangan yang di atas (memberi) lebih baik daripada tangan yang di bawah (meminta)." (HR. Bukhari & Muslim)23
Hadis 67 Tentang Larangan Marah ُ ﺔ ﻨَﺠْﻟا َ ﻚَﻟَو ْ ﺐَﻀْﻐَﺗ َ ﻻ "Janganlah kamu marah, maka bagimu surga." (HR. Thabrani, dinilai sahih oleh Al-Albani) Hadis 68 Tentang Mengasihi yang Muda ﺎَﻧَﺮﻴِﻐَﺻ ْ ﻢَﺣْﺮَﻳ ْ ﻢَﻟ ْ ﻦَﻣ ﺎ ﻨِﻣ َ ﺲْﻴَﻟ ﺎَﻧَﺮﻴِﺒَﻛ َ فَﺮَﺷ ْ فِﺮْﻌَﻳَو "Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang lebih muda dan tidak mengetahui kemuliaan yang lebih tua." (HR. Tirmidzi) Hadis 69 Tentang Larangan Menakut-nakuti Orang Lain ﺎًﻤِﻠْﺴُﻣ َ ع وَﺮُﻳ ْ ن ا ٍ ﻢِﻠْﺴُﻤِﻟ ﻞِﺤَﻳ َ ﻻ "Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain." (HR. Abu Dawud)24
Hadis 70 Tentang Keutamaan Shalat Berjamaah ٍ ﻊْﺒَﺴِﺑ ﺬَﻔْﻟا َ ةَﻼَﺻ ُ ﻞُﻀْﻔَﺗ ِ ﺔَﻋﺎَﻤَﺠْﻟا ُ ةَﻼَﺻ ً ﺔَﺟَرَد َ ﻦﻳِﺮْﺸِﻋَو "Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 71 Tentang Berjalan Menuju Masjid ِ ةَﻼ ﺼﻟا ﻲِﻓ اًﺮْﺟ ا ِ سﺎ ﻨﻟا ُ ﻢَﻈْﻋ ا ﻰًﺸْﻤَﻣ ْ ﻢُﻫُﺪَﻌْﺑ ﺎَﻓ ْ ﻢُﻫُﺪَﻌْﺑ ا "Orang yang paling besar pahalanya dalam shalat adalah yang paling jauh jarak berjalannya ke masjid." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 72 Tentang Adab Masuk Masjid ﻲِﻟ ْ ﺢَﺘْﻓا ﻢُﻬ ﻠﻟ: اِﻞُﻘَﻴْﻠَﻓ َ ﺪِﺠْﺴَﻤْﻟا ُ ﻢُﻛُﺪَﺣ ا َ ﻞَﺧَد اَذ اَ ﻚِﺘَﻤْﺣَر َ باَﻮْﺑ ا "Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, bacalah: Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu." (HR. Muslim)25
Hadis 73 Tentang Shalat Tahiyyatul Masjid ْ ﺲِﻠْﺠَﻳ َ ﻼَﻓ َ ﺪِﺠْﺴَﻤْﻟا ُ ﻢُﻛُﺪَﺣ ا َ ﻞَﺧَد اَذ ا ِ ﻦْﻴَﺘَﻌْﻛَر َ ﻲ ﻠَﺼُﻳ ﻰ ﺘَﺣ "Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, janganlah ia duduk sampai ia shalat dua rakaat." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 74 Tentang Menjawab Adzan ُ ن ذَﺆُﻤْﻟا ُ لﻮُﻘَﻳ ﺎَﻣ َ ﻞْﺜِﻣ اﻮُﻟﻮُﻘَﻓ َ ءاَﺪ ﻨﻟا ُ ﻢُﺘْﻌِﻤَﺳ اَذ ا "Jika kalian mendengar adzan, ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 75 tentang Menjaga Kelestarian Lingkungan ُ ﻪْﻨِﻣ َ ﻞِﻛ ا ﺎَﻣ َ نﺎَﻛ ﻻ ا ﺎًﺳْﺮَﻏ ُ سِﺮْﻐَﻳ ٍ ﻢِﻠْﺴُﻣ ْ ﻦِﻣ ﺎَﻣً ﺔَﻗَﺪَﺻ ُ ﻪَﻟ "Tidaklah seorang muslim menanam tanaman, kecuali apa yang dimakan dari tanaman itu menjadi sedekah baginya." (HR. Muslim)26
Hadis 76 Tentang Berbuat Baik pada Anak Yatim اَﺬَﻜَﻫ ِ ﺔ ﻨَﺠْﻟا ﻲِﻓ ِ ﻢﻴِﺘَﻴْﻟا ُ ﻞِﻓﺎَﻛَو ﺎَﻧ ا "Aku dan orang yang mengasuh anak yatim di surga seperti ini (seraya mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah)." (HR. Bukhari) Hadis 77 Tentang Akhlak Mulia ﺎًﻗَﻼْﺧ ا ْ ﻢُﻜَﻨَﺴْﺣ ا ْ ﻢُﻛِرﺎَﻴِﺧ ْ ﻦِﻣ ن ا "Sesungguhnya orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik akhlaknya." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 78 Tentang Larangan Saling Mendengki واُﺪَﺳﺎَﺤَﺗ َ ﻻَو اﻮُﻀَﻏﺎَﺒَﺗ َ ﻻ "Janganlah kalian saling membenci dan janganlah kalian saling mendengki." (HR. Bukhari & Muslim)27
Hadis 79 Tentang Saling Memaafkan ا ﺰِﻋ ﻻ ا ٍ ﻮْﻔَﻌِﺑ اًﺪْﺒَﻋ ُ ﻪ ﻠﻟا َ داَز ﺎَﻣَو "Tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba karena sifat pemaafnya melainkan kemuliaan." (HR. Muslim) Hadis 80 Tentang Bertakwa di Mana Saja َ ﺖْﻨُﻛ ﺎَﻤُﺜْﻴَﺣ َ ﻪ ﻠﻟا ِ ﻖ ﺗا "Bertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada." (HR. Tirmidzi)28
Bagian V Hadis 81–99
Hadis 81 Tentang Mengiringi Keburukan dengan Kebaikan ﺎَﻬُﺤْﻤَﺗ َ ﺔَﻨَﺴَﺤْﻟا َ ﺔَﺌ ﻴ ﺴﻟا ِ ﻊِﺒْﺗ اَو "Dan iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya." (HR. Tirmidzi) Hadis 82 Tentang Mengunjungi Orang Sakit َ ﺾﻳِﺮَﻤْﻟوا اُدﻮُﻋ "Jenguklah orang yang sedang sakit." (HR. Bukhari) Hadis 83 Tentang Menghormati Tamu ِ ﺮِﺧﻵا ِ مْﻮَﻴْﻟاَو ِ ﻪ ﻠﻟﺎِﺑ ُ ﻦِﻣْﺆُﻳ َ نﺎَﻛ ْ ﻦَﻣ ُ ﻪَﻔْﻴَﺿ ْ مِﺮْﻜُﻴْﻠَﻓ "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya." (HR. Bukhari & Muslim)29
Hadis 84 Tentang Larangan Berprasangka Buruk ِ ﺚﻳِﺪَﺤْﻟا ُ بَﺬْﻛ ا ﻦ ﻈﻟا ن ﺎَﻓ ﻦ ﻈﻟاَو ْ ﻢُﻛﺎ ﻳ ا "Jauhilah oleh kalian prasangka buruk, karena prasangka buruk itu adalah sebohong-bohongnya perkataan." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 85 Tentang Larangan Menggunjing (Ghibah) ُ هَﺮْﻜَﻳ ﺎَﻤِﺑ َ كﺎَﺧ ا َ كُﺮْﻛِذ ُ ﺔَﺒﻴِﻐْﻟا "Ghibah adalah kamu membicarakan saudaramu tentang apa yang tidak ia sukai." (HR. Muslim) Hadis 86 Tentang Manusia yang Bermanfaat ِ سﺎ ﻨﻠِﻟ ْ ﻢُﻬُﻌَﻔْﻧ ا ِ سﺎ ﻨﻟا ُ ﺮْﻴَﺧ "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ath-Thabrani, dinilai sahih oleh Al-Albani)30
Hadis 87 Tentang Saling Menjaga Kehormatan ُ ﻪُﻣَد ٌ ماَﺮَﺣ ِ ﻢِﻠْﺴُﻤْﻟا ﻰَﻠَﻋ ِ ﻢِﻠْﺴُﻤْﻟا ﻞُﻛ ُ ﻪُﺿْﺮِﻋَو ُ ﻪُﻟﺎَﻣَو "Setiap muslim atas muslim lainnya adalah haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya." (HR. Muslim) Hadis 88 Tentang Menolak Kemungkaran ِ هِﺪَﻴِﺑ ُ هْﺮ ﻴَﻐُﻴْﻠَﻓ اًﺮَﻜْﻨُﻣ ْ ﻢُﻜْﻨِﻣ ى اَر ْ ﻦَﻣ "Siapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya." (HR. Muslim) Hadis 89 Tentang Rasa Lapar Tetangga ٌ ﻊِﺋﺎَﺟ ُ هُرﺎَﺟَو ُ ﻊَﺒْﺸَﻳ يِﺬ ﻟا ُ ﻦِﻣْﺆُﻤْﻟا َ ﺲْﻴَﻟ "Bukanlah seorang mukmin, orang yang kenyang sedangkan tetangga di sebelahnya kelaparan." (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad)31
Hadis 90 Tentang Merasa Cukup (Qana'ah) ِ ضَﺮَﻌْﻟا ِ ةَﺮْﺜَﻛ ْ ﻦَﻋ ﻰَﻨِﻐْﻟا َ ﺲْﻴَﻟ ِ ﺲْﻔ ﻨﻟا ﻰَﻨِﻏ ﻰَﻨِﻐْﻟا ﻦِﻜَﻟَو "Kekayaan itu bukanlah karena banyak harta, melainkan kekayaan yang hakiki adalah kekayaan jiwa (hati yang merasa cukup)." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 91 Tentang Larangan Mengambil Hak Orang Lain ِ ﻪِﻨﻴِﻤَﻴِﺑ ٍ ﻢِﻠْﺴُﻣ ٍ ئِﺮْﻣا ﻖَﺣ َ ﻊَﻄَﺘْﻗا ِ ﻦَﻣ َ رﺎ ﻨﻟا ُ ﻪَﻟ ُ ﻪ ﻠﻟا َ ﺐَﺟْو ا ْ ﺪَﻘَﻓ "Siapa yang mengambil hak seorang muslim dengan sumpah palsunya, maka Allah mewajibkan neraka baginya." (HR. Muslim) Hadis 92 Tentang Larangan Memata-matai اﻮُﺴ ﺴَﺠَﺗ َ ﻻَو "Dan janganlah kalian saling memata-matai (mencari kesalahan orang lain)." (HR. Bukhari & Muslim)32
Hadis 93 Tentang Berkata yang Baik Termasuk Sedekah ٌ ﺔَﻗَﺪَﺻ ُ ﺔَﺒ ﻴ ﻄﻟا ُ ﺔَﻤِﻠَﻜْﻟاَو "Perkataan yang baik itu adalah sedekah." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 94 Tentang Larangan Saling Mengasingkan (Mendiamkan Teman) َ قْﻮَﻓ ُ هﺎَﺧ ا َ ﺮُﺠْﻬَﻳ ْ ن ا ٍ ﻞُﺟَﺮِﻟ ﻞِﺤَﻳ َ ﻻ ٍ لﺎَﻴَﻟ ِ ثَﻼَﺛ "Tidak halal bagi seseorang mendiamkan (memusuhi) saudaranya lebih dari tiga malam." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 95 Tentang Keutamaan Memberi Makan َ مﺎَﻌ ﻄﻟا اﻮُﻤِﻌْﻃ اَو َ مَﻼ ﺴﻟا اﻮُﺸْﻓ ا ٍ مَﻼَﺴِﺑ َ ﺔ ﻨَﺠْﻟا اﻮُﻠُﺧْﺪَﺗ "Sebarkanlah salam dan berilah makan, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat." (HR. Tirmidzi)33
Hadis 96 Tentang Orang Kuat yang Sebenarnya ُ ﻚِﻠْﻤَﻳ يِﺬ ﻟا ُ ﺪﻳِﺪ ﺸﻟا ﺎَﻤ ﻧ ا ِ ﺔَﻋَﺮ ﺼﻟﺎِﺑ ُ ﺪﻳِﺪ ﺸﻟا َ ﺲْﻴَﻟِ ﺐَﻀَﻐْﻟا َ ﺪْﻨِﻋ ُ ﻪَﺴْﻔَﻧ "Orang kuat itu bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 97 Tentang Larangan Mengejek (Mencela) ٌ ﺮْﻔُﻛ ُ ﻪُﻟﺎَﺘِﻗَو ٌ قﻮُﺴُﻓ ِ ﻢِﻠْﺴُﻤْﻟا ُ بﺎَﺒِﺳ "Mencela seorang muslim adalah kefasikan dan memeranginya adalah kekufuran." (HR. Bukhari & Muslim) Hadis 98 Tentang Menutup Aib Orang Lain ﺎَﻴْﻧ ﺪﻟا ﻲِﻓ ُ ﻪ ﻠﻟا ُ هَﺮَﺘَﺳ ﺎًﻤِﻠْﺴُﻣ َ ﺮَﺘَﺳ ْ ﻦَﻣِ ةَﺮِﺧﻵاَو "Siapa yang menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat." (HR. Muslim)34
Hadis Ke 99 Tentang Larangan Meniup Makanan Panas ِ ﻪﻴِﻓ َ ﺦَﻔْﻨُﻳ ْ و ا ِ ءﺎَﻧ ﻻا ﻲِﻓ َ ﺲ ﻔَﻨَﺘُﻳ ْ ن ا ﻰَﻬَﻧ "Nabi SAW melarang bernapas di dalam wadah atau meniup isi wadah tersebut (makanan/minuman)." (HR. Abu Dawud & Tirmidzi)35
Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Al-Jami' al- Musnad al-Shahih al-Mukhtashar min Umur Rasuli Allah wa Sunanihi wa Ayyamihi (Shahih al-Bukhari). Beirut: Dar Thuq al-Najah. Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi. Shahih Muslim. Riyadh: Dar al-Mughni. Al-Tirmidzi, Muhammad bin Isa. Al-Jami' al-Kabir (Sunan al-Tirmidzi). Beirut: Dar al-Gharb al- Islami. Abu Dawud, Sulaiman bin al-Asy'ats. Sunan Abi Dawud. Saida: Al-Maktabah al-Ashriyyah. An-Nasa'i, Ahmad bin Syu'aib. Al-Sunan al- Sughra (Sunan an-Nasa'i). Aleppo: Maktab al- Matbu'at al-Islamiyyah. Ibnu Majah, Muhammad bin Yazid. Sunan Ibni Majah. Beirut: Dar al-Ihya al-Kutub al-Arabiyyah. Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Al-Adab al- Mufrad. Beirut: Dar al-Basya'ir al-Islamiyyah. Al-Asqalani, Al-Hafiz Ibnu Hajar. (2016). Terjemah Lengkap Bulughul Maram. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Daftar Pustaka36
An-Nawawi, Imam. (2019). Riyadhus Shalihin (Taman Orang-Orang Shalih) Jilid 1 & 2. Terjemahan: Akhmad Sunarto. Jakarta: Pustaka Amani. An-Nawawi, Imam. (2021). Terjemah Hadits Arba'in An-Nawawiyah. Jakarta: Darul Haq. Al-Qahthani, Said bin Ali bin Wahf. (2018). Hisnul Muslim: Kumpulan Doa dan Dzikir dari Al-Quran dan As-Sunnah. Jakarta: Pustaka Arafah. Kementerian Agama RI. (2015). Hadis-Hadis Akhlak dan Karakter Bangsa. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI Pramono, Budi. (2020). Kumpulan Hadits Pendek Pilihan untuk Anak Sholeh. Jakarta: Elex Media Computindo. Tim Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. (2022). Modul Bina Pribadi Islami (BPI) Tingkat Sekolah Dasar. Jakarta: JSIT Pusat.37
GG OO LL DD TTAARRGGEETT G O L D TARGETRencana Target Capaian Lulusan38
Buku 99 Hadis Ringkas untuk Dihafal hadir sebagai sahabat belajar anak untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ملسو هيلع هللا ىلص sejak dini. Disusun dengan pendekatan yang sederhana dan praktis, buku ini dapat digunakan dalam pembelajaran diSD Islam, TPQ, kegiatan keluarga, maupun komunitas pendidikan Islam. Melalui hadis-hadis pilihan, anak diajak untuk tidak sekadar menghafal, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang jujur, santun, disiplin, peduli, dan berakhlak mulia. Satu hadis untuk dihafal. Satu makna untuk dipahami. Satu kebaikan untuk diamalkan. Mari tumbuhkan generasi yang mencintai Rasulullah Saw , mengenal ajarannya, dan berusaha meneladani akhlaknya. Hafalkan Hadisnya, Pahami Maknanya, Amalkan Pesannya.3737