Kenali HPV DNA, Cegah Kanker Serviks

Buku saku ini diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai media edukasi kesehatan masyarakat. Ditujukan bagi masyarakat umum dan pihak yang berkepentingan dalam upaya eliminasi kanker serviks. Bagian pertama menjelaskan hubungan antara infeksi Human Papillomavirus (HPV) dan kanker serviks. Disampaikan bahwa kanker serviks dapat dicegah dan diobati jika ditemukan sejak dini,…

Buku saku ini diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai media edukasi kesehatan masyarakat. Ditujukan bagi masyarakat umum dan pihak yang berkepentingan dalam upaya eliminasi kanker serviks.

Bagian pertama menjelaskan hubungan antara infeksi Human Papillomavirus (HPV) dan kanker serviks. Disampaikan bahwa kanker serviks dapat dicegah dan diobati jika ditemukan sejak dini, serta pentingnya vaksinasi HPV, skrining, pencegahan, dan penanganan yang tepat.

Buku ini kemudian memperkenalkan HPV sebagai virus yang menginfeksi kulit dan selaput lendir. Infeksi HPV risiko tinggi yang menetap dapat menyebabkan perubahan sel dan meningkatkan risiko kanker serviks.

Disajikan data estimasi Globocan 2024 mengenai jumlah kasus baru kanker serviks di beberapa negara. Indonesia menempati urutan kedua setelah India dengan 41.112 kasus baru.

Bagian selanjutnya menjelaskan tentang tes HPV DNA sebagai pemeriksaan untuk mendeteksi HPV risiko tinggi pada leher rahim. Tes ini digunakan sebagai metode skrining dan intervensi utama dalam eliminasi kanker serviks di Indonesia.

Buku ini juga memuat informasi tentang gejala infeksi HPV, alur skrining HPV DNA, langkah-langkah tes, serta tindak lanjut yang diperlukan seperti konsultasi dengan tenaga kesehatan dan pemeriksaan lanjutan sesuai hasil.