FLIPBOOK DIGITAL KOLEKSI MUSEUM JUANG 45 SURABAYA DHD 45 Jawa Timur koleksi Lukisan Nov 25, 2025Search01/10 Surabaya sebagai Kota Pahlawan memiliki Museum Juang 45 yang berlokasi di Jl. Mayjend Sungkono No. 106. Diresmikan Presiden Soeharto pada 17 April 1993, museum ini menyimpan jejak perjuangan rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan, dari Proklamasi 17 Agustus hingga Pertempuran 10 November 1945. Melalui dokumentasi, koleksi, dan karya seni, flipbook ini mengangkat kembali perjuangan Arek-Arek Suroboyo dan semangat kepahlawanan Surabaya. Jejak Perjuangan Arek-Arek Suroboyo
DHD 45 JAWA TIMUR Koleksi Lukisan Lukisan ini menggambarkan peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato, Surabaya, pada 19 September 1945. Sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonial yang mengibarkan bendera belanda, yang menjadi penyebab konflik antara WVC Ploegman dan arek-arek Suroboyo. Pertempuran tentara sekutu dengan batalyon mayangkara Lukisan ini merekam heroisme pertempuran asimetris antara pejuang Batalyon Mayangkara pimpinan Mayor Djarot Soebiantoro melawan kekuatan militer Sekutu pada masa Revolusi Fisik. Meski hanya berbekal senjata seadanya untuk melawan persenjataan dan kendaraan taktis modern, laskar pejuang secara tangguh mampu mempertahankan front wilayah Surabaya, Sidoarjo, hingga Mojokerto lukisan Perobekan Bendera Merah Putih Biru Menjadi Merah Putih di Hotel Yamato 19 September 1945 (Karya S.TOPO) (Karya M. Soehieb)
PERTEMPURAN DI DEPAN GEDUNG WHITEAWAY (TOKO SIOLA) Lukisan ini menggambarkan pertempuran sengit di depan Gedung Whiteaway (kini Toko Siola), Jalan Tunjungan, Surabaya, pada Pertempuran 10 November 1945. Gedung yang dahulu dikenal sebagai Whiteaway Laidlaw menjadi salah satu titik strategis perlawanan rakyat Surabaya bersama laskar dan TKR dalam menghadapi pasukan Sekutu yang didukung NICA. DHD 45 JATIMBiography Documentation Contact UsTEWASNYA BRIGADIR JENDERAL A.W.S. MALLABY DI GEDUNG INTERNATIO, JEMBATAN MERAH, SURABAYA Pada 30 Oktober 1945, Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby berkeliling Surabaya untuk menyampaikan kesepakatan gencatan senjata antara Indonesia dan Sekutu, hingga rombongannya tiba di sekitar Gedung Internatio, Jembatan Merah. Ketegangan kembali terjadi ketika Gedung Internatio yang diduduki pasukan Inggris dikepung oleh pejuang Indonesia dan kemudian terjadi baku tembak. Dalam peristiwa tersebut, mobil Mallaby terbakar akibat ledakan granat dan Mallaby tewas. Kematian Mallaby menjadi salah satu pemicu meningkatnya konflik Indonesia-Sekutu yang kemudian berkembang menuju Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. Lukisan ini menggambarkan pertempuran di kawasan Jembatan Merah, Surabaya, saat pejuang Indonesia menghadapi tentara Sekutu yang bertahan di Gedung Internatio pada 27–30 Oktober 1945. Suasana pertempuran tampak melalui para pejuang, kendaraan militer, kobaran api, dan kepulan asap yang menggambarkan sengitnya perjuangan mempertahankan kemerdekaan. pertahanan BKR Laut di kawasan Gapura Surya Agung Pada 25 Oktober 1945, pasukan Sekutu mendarat di Tanjung Perak, Surabaya, dan BKR Laut menghadapi tuntutan agar bendera Merah Putih diturunkan dari Gedung Modderlust serta kawasan tersebut dikosongkan. Tuntutan itu ditolak oleh BKR Laut di bawah pimpinan Umar Said, meskipun kapal-kapal Sekutu telah mengarahkan meriam ke posisi mereka. Peristiwa ini menunjukkan BKR Laut dalam mempertahankan kedaulatan RI di tengah meningkatnya ketegangan dengan pasukan Sekutu. PERTEMPURAN DI JEMBATAN MERAH PELUKIS: M. SOEHIEB
Ingoude CompanyBiography Documentation Contact Us Koleksi Foto Lorem ipsum dolor sit amet conadi elit sed deiusmod tempor inmagna enim minim veniam quis nostrud exercit laboris nisi aliqu comm duisi tempor ulab dolo magn aliqua enim adminim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui commodo consequ 01. Project Lorem ipsum dolor sit amet cons elit sed deiusmod tempor inci labor edolo magna enim minim veniam quis nost exercit laboris nisi aliqu duisirure tempor incididu ulabore dolore magn aliqua eminim veniam quis nostrud exer ullam labor aliq commo consequ autirure dolor enim minim veniam quis nost exercit laboris nisi aliqu dolore magn 02. Project Lorem ipsum dolor sit amet cons elit sed deiusmod tempor inci labor edolo magna enim minim veniam quis nost exercit laboris nisi aliqu duisirure tempor incididu ulabore dolore magn aliqua eminim veniam quis nostrud exer ullam labor aliq commo consequ autirure dolor enim minim veniam quis nost exercit laboris nisi aliqu dolore magn
Ingoude CompanyBiography Documentation Contact Us Koleksi Foto Lorem ipsum dolor sit amet, conseadi elit sed deiusmod tempor inmagna enim minim veniam quis nostrud ex laboris nisi aliqu comm duisi tempor ulabore dolo magn aliqua enim adminim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui commodo Hannah Morales Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor imagna enim minim veniam quis nostrud exercit laboris nisi aliqu comduisi tempor ulabo aliqua enim minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui commodo Jamie Chastain Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor imagna enim minim veniam quis nostrud exercit laboris nisi aliqu comduisi tempor ulabo aliqua enim minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui commodoMeja dan Kursi Panglima Sudirman Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor inmagna enim minim veniam quis nostrud exercit laboris nisi aliqu comm duisi tempor ulabore dolo magn aliqua enim ad minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui commodo conseq aute irure dolorLearn More
Ingoude CompanyBiography Documentation Contact Us Koleksi Patung Mayjend Sungkono Mayjen Sungkono (ejaan lama: Soengkono) pria kelahiran 1 Januari 1911, di Purbalingga merupakan seorang pahlawan nasional dan tokoh militer Indonesia yang pernah menjadi pimpinan Komandan Pertahanan Kota Surabaya saat Pertempuran 10 November 1945. Ia memimpin langsung seluruh pasukan pemuda, Badan Keamanan Rakyat (BKR), dan arek-arek Suroboyo untuk bertahan melawan gempuran tentara Sekutu dan Inggris. Mayjend suPIMPINAN BKR Setelah Proklamasi Kemerdekaan, ia bergerak cepat menyatukan mantan tentara PETA, Heiho, dan unsur pemuda ke dalam Badan Keamanan Rakyat (BKR) Surabaya. Ia memimpin negosiasi dan aksi perebutan senjata dari tangan tentara Jepang yang menyerah kalah, sehingga modal persenjataan pejuang Surabaya menjadi sangat kuat. KOMANDAM PERTEMPURAN SURABAYA Ketika tentara Sekutu (Inggris) mengeluarkan ultimatum sepihak pada 9 November 1945 yang memerintahkan rakyat Surabaya untuk menyerahkan senjata tanpa syarat, Mayjen Sungkono dengan tegas menolak perintah tersebut dan memilih untuk angkat senjata bersama seluruh kekuatan pemuda. Sebagai otak militer di lapangan, ia tidak hanya membakar semangat juang anak buahnya melalui sumpah setia untuk mempertahankan kota hingga titik darah penghabisan pada malam sebelum pertempuran, melainkan juga menyusun strategi taktis yang genius dengan membagi wilayah Surabaya ke dalam beberapa sektor pertahanan gerilya kota yang terorganisir, sehingga mampu menahan gempuran masif dari pasukan infantri, artileri, dan tank-tank canggih milik Inggris.
Ingoude CompanyBiography Documentation Contact Us Monumen Perjuangan 45 Lorem ipsum dolor sit amet, conseadi elit sed deiusmod tempor inmagna enim minim veniam quis nostrud ex laboris nisi aliqu comm duisi tempor ulabore dolo magn aliqua enim adminim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui commodo elit sed deiusmod 01. Vision Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor imagna enim minim veniam quis nostrud exe laboris nisi aliqu comm duisir tempor ulaaliqua enim minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui com consequ aute irure dolor volupt velit dolore fugiat 02. Vision Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor imagna enim minim veniam quis nostrud exe laboris nisi aliqu comm duisir tempor ulaaliqua enim minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui com consequ aute irure dolor volupt velit dolore fugiat 03. Vision Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor imagna enim minim veniam quis nostrud exe laboris nisi aliqu comm duisir tempor ulaaliqua enim minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui com consequ aute irure dolor volupt velit dolore fugiat 04. Vision Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor imagna enim minim veniam quis nostrud exe laboris nisi aliqu comm duisir tempor ulaaliqua enim minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui com consequ aute irure dolor volupt velit dolore fugiat
Koleksi Lukisan 02 di Museum 45 Surabaya History Gerbang Maut Pada 23 November 1947, sekitar 100 tahanan dan pejuang rakyat dari Bondowoso dipindahkan menuju Surabaya menggunakan tiga gerbong barang. Perjalanan berlangsung selama 16 jam dalam kondisi yang sangat terbatas, tanpa cukup air dan udara Setibanya di Stasiun Wonokromo, banyak tahanan dalam keadaan lemas, sakit, bahkan meninggal dunia. Tragisnya, 38 orang yang berada di gerbong ketiga GR 10152 meninggal seluruhnya karena gerbong tersebut tertutup rapat dan tidak memiliki ventilasi yang memadai. Peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Gerbong Maut Bondowoso. DHD 45 JATIM Terdapat tiga rangkaian gerbong kereta api barang yang dijadikan monumen dan merupakan gerbong asli dari masa tersebut. Satu gerbong berada di Museum Brawijaya, Kota Malang, satu di Alun- Alun Bondowoso, dan satu lainnya berada di Gedung Juang DHD 45, Kota Surabaya. Hingga saat ini, gerbong maut tersebut masih terjaga keberadaannya. Gerbong Maut menjadi saksi bisu meninggalnya pejuang. Gerbong 38 Maut adalah salah satu dari tiga rangkaian gerbong kereta pengangkut pejuang kita yang ditawan Belanda.
Ingoude CompanyBiography Documentation Contact Us Our Portfolio Lorem ipsum dolor sit amet, consectea elit, sdeiusmod tempor incidi labor edolo magna enim minim veniam quis nost exercit laboris nisaliqu duisirure tempor incididu ulabore dolore magn aliqua minim labor edolo mini veniam quis nost exercit laboris nisi aliqu duisirure laboris nisaliqu duisirure tempor incididu ulabore dolore magn aliqua minim labor edolo mini veniam quis nost exercit laboris nisi aliqu duisirure exercit laboris nisaliqu
Ingoude CompanyBiography Documentation Contact Us See You Next Time Lorem ipsum dolor sit amet, consecte adi elit sed deiusmod tempor inmagn enim minim veniam quis nostrud exercit laboris nisi aliqu comm duisi tempor ulabore domagn aliqua minim veniam quis nostrud exer ullam labor aliqui commod consequ aute irure dolor volupt velit dolore fugiat nulla pari Excepteu socca tempor labo edoloreTHANK YOUhello@reallygreatsite.com