Majalah aktualisasi.pptx (1)

“B3 Smart Corner”, Aksi ASN Lingkungan Hidup dalam Edukasi Penanganan Limbah B3 di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI PAPUA BARAT DAYA TAHUN 2026 PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III Tiur Maida Lumban Gaol, SKM Pengendali Kedaruratan Pengelolaan Limbah B3, DLHKP Papua Barat Daya

LEMBAR PERSETUJUAN LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PNS (BerAKHLAK) PESERTA PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN II TAHUN 2026 “B3 Smart Corner”, Aksi ASN dalam Edukasi Penanangan Limbah B3 di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong Nama : Tiur Maida Lumban Gaol, S.K.M NIP : 199609222025042004 Jabatan : Pengendali Kedaruratan Pengelolaan Limbah B3 Instansi : Dinas Lingkungan Hidup kehutanan & Pertanahan, Provinsi Papua Barat Daya Telah disetujui untuk disampaikan secara pada Seminar Hasil Aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan II Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara tahun 2026. Sorong, 30 Juli 2026 02 Menyetujui Mentor, Martafina Isir, S.T NIP. 197208272002122004 Menyetujui Coach, Erman Fachruddin, S.Si, M. AP NIP. 1977101622005011001 Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026

03Erman Fachruddin, S.Si, M.APLaporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026Coach : Mentor : Martafina Isir, S.T

KATA Pengantar Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia- Nya, sehingga Laporan Aktualisasi berjudul B3 Smart Corner”, Aksi ASN dalam Edukasi Penanangan Limbah B3 di RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong” ini dapat terselesaikan dengan baik. Laporan aktualisasi ini disusun sebagai sarana untuk dapat mengimplementasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif (BerAKHLAK). Selain itu juga untuk dapat memahami kedudukan dan peran ASN dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai pembuat dan pelaksana kebijakan, pelayanan publik dan perekat NKRI. Penulis menyadari pengerjaan laporan aktualisasi ini tidak luput dari keterbatasan dan kekurangan. Oleh karena itu dengan kerendahan hati penulis mohon kesediaan pembaca dalam memberikan masukan baik berupa saran maupun kritik yang bersifat membangun guna perbaikan penyusunan laporan mendatang. Sorong, 30 Juli 2026 Tiur M. Lumban Gaol, SKM 04 Ucapan Terima Kasih kepada : Coach : Erman Fachruddin, Ssi, M.AP Mentor : Martafina Isir, S.T Keluarga: Suami, Anak dan Orangtua Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026

05 Daftar Isi Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 6 PENDAHULUAN Latar Belakang Manfaat Aktualisasi Tujuan Aktualisasi10 GAMBARAN UMUM ORGANISASI Deskripsi Organisasi Visi Organisasi Misi Organisasi Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi 14 RANCANGAN AKTUALISASI Identifikasi Isu Teknik Penapisan Isu Deskripsi Isu Utama Analisis Penyebab Isu Utama Gagasan Kreatif Pemecahan Isu 21 PELAKSANAAN AKTUALISASI Kegiatan 1 Kegiatan 2 Kegiatan 3 Kegiatan 4 Capaian Penyelesiaan Isu Rencana Tindak Lanjut 41 PENUTUP Kesimpulan dan Rekomendasi

06 BAB I Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 PENDAHULUAN Latar Belakang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) merupakan tahapan wajib yang harus diikuti oleh setiap Calon Pegawai Negeri Sipil sebagai bagian dari proses pembentukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui Latsar CPNS, peserta dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai dasar BerAKHLAK, Manajemen ASN, dan Smart ASN yang kemudian diaktualisasikan dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing. Salah satu bentuk implementasi pembelajaran tersebut adalah penyusunan rancangan aktualisasi yang bertujuan menghasilkan solusi inovatif terhadap isu aktual di lingkungan kerja sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja organisasi.

07Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Sebagai Pengendali Kedaruratan Pengelolaan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, penulis memiliki tugas dalam mendukung upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Berdasarkan hasil identifikasi di lingkungan kerja, diperoleh isu utama berupa kurang maksimalnya aksi sosialisasi aparatur lingkungan hidup terhadap tenaga Kesehatan dalam penanganan Limbah medis, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat, serta mengurangi efektivitas pengelolaan limbah B3 sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan suatu inovasi yang mampu meningkatkan efektivitas edukasi dan sosialisasi pengelolaan limbah B3 secara berkelanjutan. Oleh karena itu, penulis mengangkat gagasan kreatif B3 SMART CORNER sebagai media edukasi yang menyediakan banner alur pengelolaan limbah B3, poster jenis-jenis limbah B3, contoh wadah pemilahan, serta SOP pengelolaan limbah B3 yang mudah dipahami oleh tenaga kesehatan. Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, dan kesadaran seluruh pihak dalam pengelolaan limbah B3 sehingga mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang ramah lingkungan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Papua Barat Daya..

08Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Manfaat Aktualisasi 1.Mengembangkan kompetensi profesional jabatan di satuan kerja 2.Meningkatkan nilai-nilai PNS BerAKHLAK dan SMART ASN 3.Meningkatkan kemampuan problem solving dan peka terhadap lingkungan di satuan kerja BAGI PESERTA 1.Mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan fungsi pembinaan, edukasi, dan koordinasi antar lintas sektor. 2.Mendorong tercapainya visi dan misi Papua Barat daya 3.Mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur pengelolaan limbah B3 BAGI INSTANSI 1.Memberikan pelayanan kesehatan yang profesional 2.berorientasi pada keselamatan pasien 3.Meningkatkan rasa aman dan kepercayaan pasien terhadap rumah sakit BAGI MASYARAKAT

09Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Tujuan Aktualisasi Mengimplementasikan nilai nailai dasar PNS BerAKHLAK dalam melaksanakan tugas di satuan kerja Melaksanakan rancangan aktualisasi dengan mengidentifikasi isu yang ada di satuan kerja dan menentukan gagasan kreatif yang dapat diterapkan Memenuhi syarat kelulusan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS sebagai bentuk TUJUAN KHUSUS Menjadi ASN yang profesional dan berkarakter dengan menerapkan nilai – nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) TUJUAN UMUM

10Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 BAB II GAMBARAN ORGANISASI Profil Dinas LHKP Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Barat Daya merupakan perangkat daerah yang dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur Papua Barat Daya Nomor 8 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan. DLHKP mempunyai tugas membantu Gubernur dalam melaksanakan urusan pemerintahan di bidang lingkungan hidup, kehutanan, dan pertanahan sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah. Dalam menjalankan tugasnya, DLHKP menyelenggarakan fungsi perumusan kebijakan, koordinasi, pembinaan, pengendalian, pengawasan, evaluasi, serta pelayanan administrasi di bidang lingkungan hidup, kehutanan, dan pertanahan. Melalui pelaksanaan tugas tersebut, DLHKP berperan dalam mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan, menjaga kelestarian sumber daya alam, serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

11 “Masyarakat Papua Barat Daya yang Maju, Mandiri dan Sejahtera Berbasis Pertumbuhan Ekonomi Lokal sebagai Upaya Pembangunan Berkesinambungan dan Berkelanjutan.” Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Organisasi Visi

12 1 2 3 5 4 Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Misi Organisasi Mewujudkan SDM yang berkualitas dan inovatif berbasi Modal Sosial Mewujudkan Tata Kelola pemerintahan dan kelembagaan berbasis e-government Mewujudkan Pembangunan konsep kota cluster dalam provinsi berbasis wisata industry-UMKM. Mewujudkan Pembangunan melalui jalur konektivitas wilayah sebagai basis pertumbuhan ekonomi Meningkatkan pengembangan ekonomi kreatif melalui Kerjasama antar daerah-negara

13Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Mewujudkan Urusan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya yang Berkeadilan dan Berkelanjutan. Tugas Pokok Fungsi Meningkatkan kualitas dan keberlanjutan lingkungan hidup melalui kebijakan, progam dan kegiatan yang mendukung pelestarian sumber daya alam dan pengelolaan limbah yag efektf Melaksanakan pengelolaan dan pemantauan SDA secara terpadu Meningkatkan kesadaran Masyarakat dalam perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup Menjelaskan system informasi geospasial yang efisien Menjamin kepastian hukum dan keadilan penguasaan dan pemanfaatan tanah melalui administrasi yang transparan dan sesuai dengan UU yang berlaku. Berdasarkan Visi dan Misi Dinas Lingkungan Hidup, Kehutaan dan pertanahan Provinsi papua Barat Daya Tugas dan Fungsi Organisasi

14Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 BAB III RANCANGAN AKTUALISASI

15 Identifikasi Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Isu Belum optimalnya pemilahan sampah domestic di kantor dinas LHKP02 Masih ditemukan sampah organik dan anorganik yang tercampur dalam satu tempat sampah antara lain karena belum terdapat pemisahan sampah berdasarkan kategori yang memudahkan proses pengelolaan lanjutan. Sampah yang masih memiliki nilai daur ulang, seperti botol plastik dan kemasan plastik, belum dipilah secara terpisah. Pengelolaan sampah di lingkungan kantor belum sepenuhnya menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) . Kurangnya kesadaran ASN dalam praktik pembakaran sampah yang berkontribusi terhadap perubahan iklim 03 Pembakaran sampah secara terbuka (open burning) di lingkungan sekitar kantor masih sering dilakukan. Sampah yang dibakar terdiri dari campuran sampah plastik, kertas, kemasan makanan, dan sampah lainnya yang menghasilkan asap cukup tebal. Kondisi ini menunjukkan bahwa praktik pengelolaan sampah di lingkungan kerja masih belum sepenuhnya menerapkan prinsip pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah yang ramah lingkungan. Kurang maksimalnya aksi ASN Lingkungan Hidup dalam menyelesaikan penanganan limbah B301 Diperoleh informasi di salah satu rumah sakit ada obat-obatan kadaluarsa sebanyak 526 kg, dimana obat-obatan tersebut juga merupakan bagian dari limbah B3. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani, maka berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain meningkatnya risiko pencemaran tanah, air, dan udara, munculnya gangguan kesehatan masyarakat, serta menurunnya kualitas lingkungan hidup di Kota Sorong.

16Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Teknik Penapisan Isu 1 2 3 4 AKTUAL PROBLEMATIK KEKHALAYAKAN LAYAK Aktual, artinya isu atau pokok persoalan sedang terjadi atau akan terjadi dan sedang menjadi pembicaraan orang banyak. Problematik, artinya isu yang menyimpang dari kondisi yang seharusnya dan standar ketentuan yang menimbulkan kegelisahan yang perlu dicari penyebab dan pemecahannya. Kekhalayakan, artinya isu yang secara langsung menyangkut hajat hidup orang banyak. Kelayakan, artinya isu logis dan patut dibahas sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. Metode Penapisan Isu Ketiga isu tersebut kemudian dilakukan penapisan untuk menentukan isu utama metode APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan dan Kelayakan) untuk diselesaikan permasalahannya

17Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 score Kriteria Penilaian Metode APKL Metode APKL merupakan metode yang menjabarkan mengenai Aktual yang menjelaskan isu tersebut benar-benar terjadi dan masih dibicarakan atau belum terselesaikan hingga saat ini, Problematika menjelaskan isu tersebut menimbulkan masalah yang perlu segera dipecahkan karena menyimpang dari harapan standar atau ketentuan yang berlaku, Kekhalayakan menjelaskan isu tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak, bukan hanya kepentingan individu atau kelompok kecil, dan Layak menjelaskan isu tersebut logis, pantas, realistis, dan dapat dibahas sesuai dengan tugas, hak, wewenang, dan tanggung jawab. Metode APKL digunakan untuk menetukan kualitas atau kelayakan isu yang telah diidentifikasi dengan memberikan skor 1-5 berdasarkan kriteria Score 1 – 5 Score 1 Sangat tidak actual/problematic/khalayak/layak Score 2 Kurang actual/problematic/khalayak/layak Score 3 Actual/problematic/khalayak/layak Score 4 Cukup actual/problematic/khalayak/layak Score 5 Sangat actual/problematic/khalayak/layak

18 N o Isu A P K L Tot al Peringk at 1 Kurang maksimalnya aksi ASN Lingkungan Hidup dalam menyelesaikan penanganan limbah B3 4 5 5 5 19 I 2 Belum optimalnya pemilahan sampah domestic di kantor dinas LHKP 5 4 4 5 18 II 3 Kurangnya kesadaran ASN dalam praktik pembakaran sampah yang berkontribusi terhadap b h ikli 5 4 4 4 17 III 1 2 3 Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Penentuan Isu Utama Penentuan isu utama diambil dengan memilih isu dengan nilai total skor APKL tertinggi. Hasil penapisan isu dengan menggunakan metode APKL dapat dilihat pada table berikut : PERINGKAT Isu No. 1 PERINGKAT Isu No. 2 PERINGKAT Isu No. 3 Berdasarkan hasil penapisan isu dengan metode APLK seperti apa yang termuat dalam table di atas, dapat ditarik Kesimpulan bahwa isu utama yang perlu segera dicari Solusi permasalahannya Adalah isu ke pertama yaitu : “Kurang maksimalnya aksi ASN Lingkungan Hidup dalam menyelesaikan penanganan limbah B3” dengan total skor 19.

19Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Analisis Core Isu MindMappingPenulis menggunakan Teknik analisis Mind Mapping untuk mencari penyebab isu, memudahkan identifikasi, mendalami, dan menampilkan beberapa kemungkinan penyebab masalah secara runtut serta memberikan Solusi dan rekomendasi tindak lanjut yang mungkin bisa dilakukan.

20Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 “B3 Smart Corner” / Pojok B3 Gagasan Kreatif Gagasan Pemecahan Isu Sebagai upaya untuk mengatasi akar penyebab tersebut, dirumuskan sebuah gagasan kreatif berupa "B3 SMART CORNER (B3 Safety Management and Awareness Resource & Training Corner)", yaitu sebuah pojok edukasi limbah B3 yang dirancang sebagai media informasi, pembelajaran, dan pengingat bagi seluruh petugas rumah sakit. B3 SMART CORNER dilengkapi dengan banner alur pengelolaan limbah B3, poster jenis dan simbol limbah B3, contoh wadah pemilahan limbah sesuai standar, serta SOP pengelolaan limbah B3 yang mudah dipahami.

21Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 BAB IV KEGIATAN AKTUALISASI

22Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Rencana Kegiatan Aktualisasi Matrik Rancangan Aktualisasi 01 Kegiatan : Koordinasi dan Persiapan Pembentukan B3 Corner. 02Kegiatan : Penyusunan dan Penyediaan Media Edukasi B3 Corner 03Kegiatan : Implementasi dan Penataan B3 Corner 04 Kegiatan : Sosialisasi, Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan B3 Corner Unit Kerja Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan PBD Identifikasi Isu 1. Kurang maksimalnya Aksi Sosialsiasi Aparatur Lingkungan Hidup dalam menyelesaikan penanganan Limbah B3 2.. Belum optimalnya pemilahan sampah domestik di kantor lingkungan hidup 3. Kurangnya kesadaran ASN terhadap praktik pembakaran sampah yang berkontribusi pada perubahan iklim Isu yang diangkat Kurang maksimalnya Aksi Sosialsiasi Aparatur Lingkungan Hidup dalam menyelesaikan penanganan Limbah B3 Penyebab isu Belum tersedianya media edukasi yang inovatif, menarik, dan mudah diakses sebagai sarana sosialisasi pengelolaan Limbah B3 sehingga pelaksanaan aksi sosialisasi Aparatur Lingkungan Hidup belum berjalan secara maksimal. Gagasan pemecahan Isu Menyediakan pojok edukasi B3 atau B3 Smart Corner yang berfungsi sebagai media pembelajaran yang mudah diakses oleh tenaga kesehatan, ASN, maupun pengunjung rumah sakit sehingga dapat meningkatkan pemahaman mengenai identifikasi, pemilahan, penyimpanan, dan penanganan Limbah B3 secara benar.

23 Kegiatan 1 Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 1 Juli -4 Juli 2026Koordinasi dan Persiapan Pembentukan B3 CornerTahapan 1Manajemen ASN dan Smart ASN (berkontribusi terhadap Visi dan Misi ke 2 organisasi) Melakukan koordinasi dengan pimpinan DLH dan pihak RS Sele Be Solu mengenai rencana pembentukan B3 Corner Kegiatan diawali dengan melakukan koordinasi bersama pimpinan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta pihak RS Sele Be Solu Kota Sorong untuk menyampaikan rencana pembentukan B3 SMART CORNER sebagai media edukasi penanganan Limbah B3. Koordinasi dilakukan melalui pertemuan yang membahas latar belakang pembentukan B3 SMART CORNER, tujuan kegiatan, manfaat yang diharapkan, serta bentuk dukungan yang diperlukan dari masing-masing pihak. Kemudian koordinasi juga dilakukan dengan pihak rumah sakit sebagai pemberitahuan untuk melakukan kegiatan aktualisasi di RSUD Sele Be Solu. Pelaksanaan Aktualisasi

24Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Berorientasi PelayananPenulis melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas LHKP secara santun dan responsif untuk memperoleh dukungan dalam pembentukan B3 SMART CORNER sebagai media edukasi LoyalMelaksanakan koordinasi sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan organisasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Limbah B3 HarmonisMenghargai setiap pendapat, menjaga komunikasi yang santun, dan menciptakan suasana koordinasi yang kondusif. KolaboratifMembangun komunikasi yang baik, menghargai pendapat pimpinan DLH dan pihak rumah sakit selama proses diskusi Output dari kegiatan ini Adalah Terselenggaranya rapat koordinasi dan diperolehnya persetujuan pelaksanaan kegiatan Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai-nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, Loyal, Harmonis dan Kolaboratif

25Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Tahapan 2 Menetapkan lokasi strategis , kebutuhan sarana edukasi dan materi informasi yang akan ditampilkan Setelah memperoleh persetujuan melalui proses koordinasi, tahapan selanjutnya adalah menetapkan lokasi strategis, mengidentifikasi kebutuhan sarana edukasi, serta menentukan materi informasi yang akan ditampilkan pada B3 SMART CORNER. Penetapan lokasi dilakukan melalui observasi bersama untuk memilih area yang mudah dijangkau, memiliki tingkat mobilitas tinggi, serta memungkinkan tenaga kesehatan, ASN, dan pengunjung rumah sakit memperoleh informasi mengenai pengelolaan Limbah B3 secara optimal. Berorientasi PelayananMenentukan lokasi yang mudah diakses sehingga media edukasi dapat dimanfaatkan secara optimal. Adaptif Pada tahap ini, nilai Adaptif diwujudkan dengan menyesuaikan pemilihan lokasi, sarana edukasi, dan materi informasi berdasarkan kondisi serta kebutuhan RS Sele Be Solu. Penyesuaian dilakukan melalui observasi lapangan dan masukan dari pihak rumah sakit sehingga B3 SMART CORNER dapat ditempatkan pada lokasi yang tepat dan memberikan manfaat secara optimal. Kompeten Nilai Kompeten diterapkan dengan menentukan kebutuhan sarana edukasi berdasarkan standar dan ketentuan pengelolaan Limbah B3 yang berlaku. Output dari kegiatan ini yaitu tersedianya lokasi yang akan dijadikan tempat pojok edukasi B3 Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai- nilai dasar BerAkhlak), yaitu Adaptif, Kompeten, Berorientasi Pelayanan

26Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Tahapan 3 Menyusun desain B3 Corner beserta jadwal implementasi dan pembagian tugas pelaksana. Setelah lokasi, sarana edukasi, dan materi informasi ditetapkan, tahapan selanjutnya adalah menyusun desain B3 SMART CORNER beserta jadwal implementasi dan pembagian tugas pelaksana. Penyusunan desain dilakukan dengan merancang tata letak media edukasi agar informasi mengenai pengelolaan Limbah B3 dapat ditampilkan secara sistematis, menarik, dan mudah dipahami oleh tenaga kesehatan, ASN, maupun pengunjung RS Sele Be Solu. Selanjutnya disusun jadwal implementasi sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan. Selain itu, dilakukan pembagian tugas pelaksana berdasarkan peran, tanggung jawab, dan kompetensi masing-masing anggota yang terlibat. Pembagian tugas yang jelas bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, efektivitas pelaksanaan, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai dengan rencana. KolaboratifNilai Kompeten diwujudkan dengan menyusun desain B3 SMART CORNER secara sistematis berdasarkan kebutuhan edukasi yang jelas, terukur, dan berkualitas agar setiap tahapan implementasi dapat terlaksana secara efektif serta menghasilkan media edukasi yang informatif, menarik, dan mudah dipahami oleh seluruh pengguna. Akuntabel saya melakukan diskusi bersama penanggung jawab program di RS untuk pembagian tugas secara jelas dan memberikan arahan tentang tim yang akan membantu saya selama kegiatan aktualisasi. Kompeten Output dari kegiatan ini yaitu tersedianya file dokumen desain media untuk B3 Corner. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai-nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.Dalam menyusun desain B3 Corner, saya berdiskusi dengan rekan kerja untuk menambah referensi tentang pembuatan desain media edukasi seperti Spanduk dan poster alur penanganan Limbah B3.

27 Output dari kegiatan ini Tersedianya bahan dan materi edukasi yang valid. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai-nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Kegiatan 2 Penyusunan dan Penyediaan Media Edukasi B3 CornerManajemen ASN dan Smart ASN (Berkontribusi terhadap Misi ke1 dan ke 2 organisasi) Mengumpulkan referensi mengenai pengelolaan limbah B3 sesuai peraturan yang berlaku.Tahapan1Tahapan pertama dimulai dengan menyusun desain media edukasi dalam bentuk infografis . Pada tahap ini, informasi yang relevan dipilih dan disusun secara sistematis agar alur penyampaian materi menjadi logis dan mudah diikuti. Selain itu, dilakukan penyesuaian bahasa agar lebih komunikatif dan sesuai dengan target audiens, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik. AkuntabelProses penyusunan dan pengumpulan referensi mengenai pengelolaan limbah B3 dibuat sesuai dengan alur dan SOP yang berlaku. Kompeten AdaptifNilai Kompeten diwujudkan dengan terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai pengelolaan Limbah B3 melalui pembelajaran dari berbagai sumber, seperti peraturan perundang- undangan, pedoman teknis, dan literatur yang relevan, sehingga materi edukasi yang disusun akurat dan berkualitas. 6 Juli-10 Juli 2026Dalam tahap menerapkan inovasi dan kreativitas dalam menyusun media edukasi Limbah B3 agar informasi yang disampaikan lebih menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

28 Loyal Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Mendesain infografis, dan SOP singkat penanganan Limbah B3 Tahapan 2 Tahapan kedua adalah mendesain tampilan media agar menarik, jelas, dan mudah dipahami. Proses ini meliputi pemilihan warna, jenis huruf, tata letak, serta penggunaan gambar atau ilustrasi yang mendukung isi materi. Proses desain ini dilakukan di percetakan. Nilai Loyal diwujudkan dengan menyusun SOP penanganan Limbah B3 yang mengacu pada peraturan perundang-undangan dan pedoman teknis yang berlaku. Hal ini mencerminkan komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan Limbah B3 yang aman, tertib, dan sesuai regulasi. Adaptif Nilai Adaptif diwujudkan dengan berinovasi dan mengembangkan kreativitas dalam merancang infografis serta SOP singkat penanganan Limbah B3 agar informasi disajikan secara menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan tenaga kesehatan, ASN, maupun pengunjung RS Sele Be Solu. Kompeten Nilai Kompeten diterapkan dengan menyusun infografis dan SOP secara cermat serta berkualitas berdasarkan standar pengelolaan Limbah B3 yang berlaku. Materi disusun secara sistematis, informatif, dan mudah dipahami sehingga dapat menjadi media edukasi yang efektif Output dari kegiatan ini Adalah terbentuknya desain media edukasi B3 SMART CORNER. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai-nilai dasar BerAkhlak), yaitu Loyal, Akuntabel, Kompeten

29Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Melakukan validasi materi bersama mentor atau pejabat teknis sebelum dicetak dan dipasang pada B3 Corner. Tahapan 3 Tahapan ketiga yaitu melakukan konsultasi dengan mentor terkait dan pihak pendamping di rumah sakit atas media sosialisasi yang telah dibuat. Pada tahap ini, media edukasi yang sudah didesain ditunjukkan untuk mendapatkan masukan, saran, serta evaluasi. Hasil konsultasi ini digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan, sehingga media sosialisasi yang dihasilkan menjadi lebih efektif dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Loyal Loyal : Memegang teguh ideologi dan pemerintahan yang sah, dengan membuat SOP sesuai regulasi yang berlaku. Akuntabel Memastikan seluruh materi telah diverifikasi sebelum digunakan sehingga informasi yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan Kolaboratif Diwujudkan dengan melibatkan mentor dan pejabat teknis dalam proses validasi materi. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antar pihak dalam menghasilkan media edukasi yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tujuan peningkatan sosialisasi pengelolaan Limbah B3 dapat tercapai secara optimal Output dari kegiatan ini Adalah Media edukasi yang telah disetujui dan siap digunakan. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai- nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten

30 Tahapan 1 Menyiapkan area dan fasilitas yang akan digunakan sebagai B3 SMART CORNER Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 13 Juli-15 Juli Kegiatan 3 Implementasi dan Penataan B3 Smart CornerManajemen ASN dan Smart ASN (berkontribusi terhadap Visi dan Misi ke 1 organisasi) Tahapan pertama diawali dengan mempersiapkan lokasi yang akan dijadikan sebagai pojok B3. Pada tahap ini dilakukan pengecekan kembali lokasi, media edukasi yag akan dipasang, serta petugas yang membantu dalam proses pemasangan . Persiaoan ini dilakukan agar pemasangan media edukasi dapat berfungsi secara optimal .

31 Kolaboratif Akuntabel Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026Menggunakan sarana dan prasarana secara efektif dan bertanggung jawab. Berorientasi PelayananMemahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menyiapkan lokasi yang dapat diakses oleh petugas kesehatan ataupun pihak ketiga terkait alur penanganan limbah yang sesuai dengan SOP dan regulasi yang berlaku Output dari kegiatan ini Adalah Area B3 SMART CORNER siap digunakan. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai-nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel dan Kolaboratif.Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah. Dalam halini bekerja samadengan pihak rumah sakit dan rekan kerja dalam menentukan lokasi, tata letak, dan fasilitas yang diperlukan agar kegiatan berjalan efektif

32Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Tahapan 2 Memasang banner, poster penanganan limbah B3 sesuai standar Tahapan kedua adalah melakukan pemasangan spanduk sebagai media edukasi dan informasi. Pemasangan banner, poster penanganan limbah B3 dilaksanakan secara kolaboratif bersama tim tenaga kesehatan dan petugas sanitasi RS Sele Be Solu. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh media edukasi dan sarana pemilahan limbah B3 dipasang sesuai standar sehingga mudah dipahami dan digunakan sebagai sarana edukasi bagi tenaga kesehatan, petugas, maupun pengunjung rumah sakit Output dari kegiatan ini Adalah Media edukasi dan sarana pendukung terpasang dengan baik. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai- nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten.

33KompetenHarmonisKolaboratifLaporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026Dengan mengimplementasikan nilai harmonis, saya menerima pendapat dan saran serta masukan dari tim yang mendampingi, terkait tata letak pemasangan media edukasi.Nilai Kolaboratif diwujudkan dengan kerjasama saya dengan pihak rumah sakit yang mendampingi saya, untuk memasang spanduk dan poster dpada lokasi yang sudah ditentutkan dan memastikan bahwa media edukasi sudah terpasang dengan baikNila kompeten diwujudkan dengan Memasang media sesuai standar sehingga mudah dipahami pengguna.

34 Tahapan 3 Melakukan pengecekan dan penyempurnaan tata letak media agar mudah dibaca dan diakses. Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Pengecekan dan penyempurnaan tata letak media dilakukan untuk memastikan banner, poster penanganan limbah B3 tersusun secara rapi, mudah dibaca, serta mudah diakses oleh tenaga kesehatan, petugas sanitasi, dan pengunjung. Langkah ini bertujuan meningkatkan efektivitas B3 SMART CORNER sebagai media edukasi pengelolaan limbah B3. KompetenNilai ini diwujudkan melalui pengecekan yang cermat, bertanggung jawab, dan berintegritas terhadap setiap media yang dipasang. Output dari kegiatan ini Adalah B3 SMART CORNER berfungsi optimal sebagai sarana edukasi. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai- nilai dasar BerAkhlak), yaitu Akuntabel, Kompeten dan AdaptifPada tahap ini nilai Kompeten diterapkan dengan memastikan seluruh media edukasi berfungsi dan tersusun dengan baik. Akuntabel AdaptifAdaptif diterapkan dengan melakukan penyempurnaan tata letak berdasarkan hasil evaluasi di lapangan agar media lebih mudah dibaca, diakses, dan efektif sebagai sarana edukasi limbah B3.

35 Kegiatan 4Sosialisasi pengelolaan limbah B3 dilaksanakan kepada tenaga kesehatan sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai pemilahan, penyimpanan, dan penanganan limbah B3 sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini memanfaatkan B3 SMART CORNER sebagai media edukasi sehingga materi dapat dipahami dengan lebih mudah dan mendorong penerapan pengelolaan limbah B3 yang aman dan sesuai prosedur. Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Sosialisasi, Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan B3 SMART CORNER Manajemen ASN dan Smart ASN (Berkontribusi terhadap Misi ke 1 organisasi) Melaksanakan sosialisasi kepada tenaga kesehatan. Tahapan 1Berorientasi PelayananPenulis Memberikan edukasi melalui sosialisasi sesuai tentang fungsi dan pemanfaat B3 Smart CornerMenghargai pertanyaan, pendapat, dan pengalaman ptenaga kesehatan selama diskusi. KompetenMembantu orang lain belajar dan memahami alur dan tata cara penanganan Limbah B3 medis, dan sosialisasi ini juga membantu penulis dalam Meningkatkan kompetensi diri Output dari kegiatan ini Adalah tenaga kesehatan memahami fungsi dan manfaat B3 SMART CORNER. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai-nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal 20 Juli-23 Juli 2026 Harmonis

36Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Melakukan observasi dan monitoring . Tahapan 2 Penulis melakukan observasi, monitoring, dan evaluasi terhadap pemanfaatan B3 SMART CORNER untuk mengetahui efektivitas media edukasi dalam meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai pengelolaan limbah B3. Kegiatan ini dilakukan terhadap petugas sanitas i serta direktur rumah sakit serta mengidentifikasi masukan sebagai dasar perbaikan dan pengembangan media edukasi agar lebih optimal. Adaptif Penulis menunjukkan sikap adaptif dengan menindaklanjuti hasil monitoring melalui perbaikan dan penyempurnaan B3 SMART CORNER agar lebih efektif sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan Akuntabel Kompeten Penulis melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi secara cermat dan profesional untuk memastikan B3 SMART CORNER berfungsi optimal sebagai media edukasi pengelolaan limbah B3. Output dari kegiatan ini Adalah Diperolehnya data dan saran terhadap kegiatan. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai- nilai dasar BerAkhlak), yaitu Adaptif, Akuntabel, dan Kompeten Penulis menerapkan nilai akuntabel dengan mendokumentasikan seluruh hasil monitoring dan evaluasi secara objektif, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bahan tindak lanjut.

37 Berorientasi Pelayanan Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Melakukan evaluasi serta rekomendasi perbaikan B3 Corner. Tahapan 3 Berdasarkan hasil evaluasi, Direktur RS Sele Be Solu memberikan masukan agar seluruh banner dan spanduk yang dipasang dilengkapi dengan cap instansi dan tanda tangan peserta sebagai bentuk pengesahan serta meningkatkan keabsahan media edukasi yang digunakan. Selanjutnya, rekomendasi tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan penyempurnaan pada media yang telah dibuat.Berdasarkan saran dan masukan pihak rumah sakit, maka penulis melakukan perbaikan berkelanjutan. AkuntabelPenulis menerapkan nilai Akuntabel dengan menyusun laporan hasil evaluasi secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab, serta mendokumentasikan rekomendasi perbaikan sebagai dasar penyempurnaan B3 SMART CORNER. Output dari kegiatan ini Adalah terlaksananya evaluasi. Tahapan kegiatan ini memiliki keterkaitan dengan substansi Mata Pelatihan Agenda II (Nilai-nilai dasar BerAkhlak), yaitu Berorientasi Pelayanan, dan Akuntabel

38 CapaianMelalui pelaksanaan aktualisasi B3 SMART CORNER di RS Sele Be Solu, isu "Kurang maksimalnya aksi ASN dalam sosialisasi penanganan limbah B3" dapat ditangani melalui penyediaan media edukasi yang informatif, mudah diakses, dan berkelanjutan. B3 SMART CORNER telah dilengkapi dengan banner, poster, SOP penanganan limbah B3, serta contoh wadah pemilahan limbah B3 sesuai standar. Selain itu, telah dilaksanakan sosialisasi kepada tenaga kesehatan sehingga meningkatkan pemahaman mengenai pemilahan, penyimpanan, dan penanganan limbah B3 yang benar. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa B3 SMART CORNER dimanfaatkan sebagai sarana edukasi di lingkungan rumah sakit. Dengan demikian, pelaksanaan B3 SMART CORNER memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efektivitas sosialisasi pengelolaan limbah B3, memperkuat kesadaran tenaga kesehatan, serta mendukung terwujudnya pengelolaan limbah B3 yang lebih tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 SebelumTidak ada alur atau SOP yang tegas dalam proses pengelolaan dan penanganan Limbah Medis B3 di rumah SakitSudah tersedia alur dan SOP yang jelas, tentang pengelolaan dan penangana limbah Medis B3 Rumah sakit. Sesudah Penyelesaian Isu

39Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Rencana Tindak Lanjut Untuk memastikan keberlanjutan manfaat B3 SMART CORNER, diperlukan beberapa langkah tindak lanjut sebagai berikut: Kegiatan Melakukan pemeliharaan dan pembaruan media edukasiOutput Informasi yang tersedia tetap sesuai dengan regulasi terbaru Kegiatan Melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala Output Meningkatnya kualitas dan keberlanjutan pemanfaatan B3 SMART CORNER

40LLaporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi

41Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 BAB IV PENUTUP

42 Kegiatan aktualisasi telah terlaksana dengan baik sesuai tahapan yang direncanakan Kegiatan ini menghasilkan media edukasi yang mudah diakses dan dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian informasi mengenai pengelolaan limbah B3 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Upaya sosialisasi pengelolaan limbah B3 menjadi lebih efektif sehingga mendukung peningkatan pengetahuan dan kesadaran tenaga kesehatan dalam melakukan pemilahan, penyimpanan, dan penanganan limbah B3 secara benar Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Kesimpulan

43Laporan Aktualisasi CPNS Angkatan II Gelombang I Tahun 2026 Rekomendasi a. Mempertahankan dan mengoptimalkan B3 SMART CORNER b. Melakukan pembaruan media edukasi secara berkala Bagi Organisasi ( DLHKP) a. Melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkala b. Memperkuat koordinasi dan kolaborasi c.Mendorong inovasi edukasi lingkungan yang berkelanjutan Bagi RSUD Sele Be Solu)

Follow Mayda Lumban Gaol Tiur Maida Lumban Gaol, S.K.M Pengendali Kedaruratan Pengelolaan Limbah Bahan Nrbahaya beracun