MODUL AJAR A. IDENTITAS DAN INFORMASI UMUM Penyusun : Ratna Permatasari , S.Pd Debby Surya Kalpita, S.Pd Devi Sutini Martha, S.Pd Rita P Khotimah,S.Si., M.Si, Ph.D Jenjang Sekolah : SMP Fase/Kelas : D / IX Mata Pelajaran : Matematika Elemen dan Capaian Pembelajara n : Elemen CP Analisis data dan Peluang Pada fase D, peserta didik dapat menentukan dan menafsirkan rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk menyelesaikan masalah (termasuk membandingkan suatu data terhadap kelompoknya, membandingkan dua kelompok data, memprediksi, membuat keputusan); menyelidiki kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat perubahan data. Kompetensi Awal : a. Peserta didik mampu menghitung dalam operasi hitung bilangan bulat dan desimal (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian), karena hal ini merupakan fondasi dalam menghitung nilai rata-rata (mean). b. Peserta didik mampu membedakan penyajian data antara data tunggal dan data kelompok. Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit (2 JP) Dimensi Profil Lulusan : o Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: Menghayati nilai spiritual dan berakhlak mulia. o Kewargaan: Memiliki rasa cinta tanah air, peduli, serta taat aturan sosial. o Penalaran Kritis: Mampu menganalisis informasi, memecahkan masalah, dan berpikir logis. o Kreativitas: Mampu menghasilkan gagasan atau karya orisinal. o Kolaborasi: Kemampuan bekerja sama dengan orang lain secara efektif. o Kemandirian: Mampu mengelola diri, bertanggung jawab, dan memiliki inisiatif. Target Peserta Didik : Reguler/Tipikal Moda Pembelajara n : Tatap Muka/Luring
Pendekatan Pembelajara n : Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis STEM Science : Prinsip kerja roket air (tekanan udara, gaya dorong dan aksi-reaksi). Technology : Laptop, Hp, LCD/Proyektor, Internet, dll. Engineering : Desain simulasi peluncuran roket air dengan media pembelajaran interaktif gemini canvas. Mathematics : Statistika : Mean, median, modus. Model Pembelajara n yang Digunakan : Problem-Based Learning (PBL) Sintaks: 1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah 2. Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar 3. Membimbing Penyelidikan Individual maupun Kelompok 4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya 5. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah Metode Pembelajara n : Ceramah, diskusi, penugasan, dan presentasi. Sarana dan Prasarana : Prasarana: Ruang kelas Sarana: Media Pembelajaran : PPT Canva, Gemini Canvas and YouTube. Alat : Laptop, smartphone/HP, LCD/Proyektor, Papan tulis dan alat tulis. Sumber Pembelajaran : Buku Sumber Belajar : Sumber Buku Teks : Tohir, M., As'ari, A. R., Anam, A. C., & Taufiq, I. (2022). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VIII. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Sumber Digital : Buku Elektronik : a. Ismatulm, F. (2021). E-Modul Statistika Kelas VIII (FANISA). FlipHTML5. https://fliphtml5.com/eqwmx/oqle/E- Modul_Statistika_Kelas_VIII_%28FANISA%29/ b. Pratiwi, B. E. (2024). Buku digital statistika kelas VIII SMP/MTs. FlipHTML5. https://fliphtml5.com/dgrda/jsrf/Buku_Digital_Statistika_Kelas_VIII_SM PMTs/ Media Pembelajara n : Digital: PPT, Video Pembelajaran, Simulasi Peluncurab roket air. Konkret: -
A. HASIL PEMETAAN ASESMEN AWAL PESERTA DIDIK Jenis Asesmen Awal : Tes diagnostik kognitif Instrumen : Terlampir Hasil Pemetaan : Kategori Jumlah Peserta Didik Persentase Tinggi .... siswa .... % Sedang .... siswa .... % Rendah .... siswa .... % B. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN: (TP berdasarakan CP) Peserta didik dapat memahami mean, median dan modus dari suatu data. TUJUAN PEMBELAJARAN HARIAN: 1. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat membedakan (C4) karakteristik mean, median dan modus pada suatu data (B) dengan tepat (D). 2. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat memeriksa (C5) kebenaran hasil perhitungan mean, median dan modus (B) dengan tepat (D). 3. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat merumuskan (C6) penyelesaian masalah dengan menggunakan konsep mean, median dan modus (B) dengan tepat (D). PEMAHAMAN BERMAKNA: Peserta didik mampu memecahkan masalah kontekstual terkait statistika (mean, median dan modus) dalam kehidupan sehari-hari. PERTANYAAN PEMANTIK: a. Jika hasil peluncuran roket air berbeda-beda, jarak manakah yang paling sering muncul? b. Jika ada satu hasil peluncuran roket yang terlalu jauh berbeda, bagaimana cara menentukan hasil yang paling mewakili seluruh percobaan? c. Jika satu kelompok memperoleh hasil peluncuran yang kadang jauh dan kadang dekat, bagaimana cara mengetahui kemampuan sebenarnya dari roket tersebut? RENCANA ASESMEN: Tujuan Pembelajaran Ranah Bentuk Instrumen Instrumen Teknik 1. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat membedakan (C4) karakteristik mean, median dan modus pada suatu data (B) dengan tepat (D). kognitif Formatif Soal tes Tes 2. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat memeriksa (C5) kebenaran hasil afektif Formatif Lembar Pengamatan Sikap Non Tes (Pengamatan sikap)
perhitungan mean, median dan modus (B) dengan tepat (D). 3. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat merumuskan (C6) penyelesaian masalah dengan menggunakan konsep mean, median dan modus (B) dengan tepat (D). Psikomotorik Formatif Lembar Pengamatan Unjuk Kerja Non Tes (Pengamatan unjuk kerja) Instrumen terlampir. C. URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP KEGIATAN MUATAN INOVATIF (STEM, Dimensi Profil Lulusan, Deep learning*) ESTIMASI WAKTU Pendahuluan 1. Guru Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa Bersama, serta pembiasaan pagi sebagai motivasi untuk mengunggah semangat siswa. Beriman dan Bertakwa kepada tuhan yang maha Esa dan berakhlak mulia. 10 Menit 2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran peserta didik. Communication; Berkesadaran (Mindful Learning) 3. Guru Mengondisikan siswa untuk siap menerima Pelajaran dengan melakukan aperesipsi berupa mengigat pembelajaran/materi sebelumnya dan dikaitkan dengan materi hari ini. Communication; Bernalar Kritis 4. Guru Menyampaikan materi dan tujuan pemberlajaran hari ini. STEM Science, Technology, Engeneering, Mathematics
TAHAP KEGIATAN MUATAN INOVATIF (STEM, Dimensi Profil Lulusan, Deep learning*) ESTIMASI WAKTU Bermakna (Meaningful Learning) 5. Guru memberikan pertanyaan pemantik a. Jika hasil peluncuran roket air berbeda- beda, jarak manakah yang paling sering muncul? b. Jika ada satu hasil peluncuran roket yang terlalu jauh berbeda, bagaimana cara menentukan hasil yang paling mewakili seluruh percobaan? c. Jika satu kelompok memperoleh hasil peluncuran yang kadang jauh dan kadang dekat, bagaimana cara mengetahui kemampuan sebenarnya dari roket tersebut? STEM Science, Technology, Engeneering, Mathematics, Bernalar Kritis; Deep Learning (Meaningful Learning) Kegiatan Inti Sintaks 1: Orientasi Peserta Didik pada Masalah STEM Science, Technology, Literasi Digital 60 Menit 6. Guru Menampilkan Video Simulasi peluncuran Roket Air dari youtube. Berikut link video peluncuran: https://youtu.be/6mFhWgisd0k?si=EzVRCj56 IuKRIpJ4 7. Guru memberikan pertanyaan Mengenai Simulasi Peluncuran roket air. STEM Science, Technology, Engeneering, Mathematics Bernalar Kritis; Communication 8. Guru memberikan media ajar simulasi rekayasa di Gemini Canvas yang berkaitan dengan permasalahan statistika yang dikaitkan dengan benda konkret. STEM Technology, Engeneering, Mathematics Kreativitas Sintaks 2. Organisasi Peserta didik 9. Peserta didik dibentuk menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkatan rendah,sedang,dan tinggi. Kolaborasi; Gotong Royong 10. Guru mengorganisasi peserta didik secara mandiri. Setelah itu guru memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam setiap kelompok untuk menyelesaikan permasalahan STEM Science, Technology,
TAHAP KEGIATAN MUATAN INOVATIF (STEM, Dimensi Profil Lulusan, Deep learning*) ESTIMASI WAKTU peluncuran roket air yang berkaitan dengan materi statistika sesuai dengan berdasarkan tingkatan rendah,sedang, tinggi. Engeneering, Mathematics Diferensiasi Pembelajaran; Mandiri 11. Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas untuk mengidentifikasi, menyusun dan mengembangkan cara untuk menyelesaikan masalah dalam PBL dan peserta didik dapat mencari informasi dari berbagai sumber. 8 Dimensi Profil Lulusan (penalaran kritis,kolaboras i Kreatif) Sintaks 3: Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok 12. Peserta didik berdiskusi kelompok dan bekerja sama menyelesaikan permasalahan yang terdapat di dalam LKPD. 8 Dimensi Profil Lulusan (penalaran kritis,kolaboras i) STEM Technology, Engeneering, Mathematics 13. Guru memantau dan membimbing peserta didik dalam proses menyelesaikan pemecahan masalah yang terdapat di dalam LKPD. STEM Science, Technology, Engeneering, Mathematics Deep Learning (Berkesadaran dan Bermakna) Sintaks 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya 14. Peserta didik dalam kelompok menyusun hasil diskusi penyelesaian masalah yang diberikan terkait materi statistika mean , median, modus. STEM Mathematics Kreativitas 15. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. 8 Dimensi Profil Lulusan (Communicatio
TAHAP KEGIATAN MUATAN INOVATIF (STEM, Dimensi Profil Lulusan, Deep learning*) ESTIMASI WAKTU n; Kolaborasi; Percaya Diri) Sintaks 5: Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah 16. Guru membimbing dan menganalisis evaluasi pada presentasi dari setiap masing-masing kelompok. STEM Science, Technology, Engeneering, Mathematics Bernalar Kritis; Communication Penutup 17. Guru bersama peserta didik menarik kesimpulan berdasarkan hasil diskusi pada LKPD dengan pendekatan STEM setiap masing-masing kelompok. STEM Science, Technology, Engeneering, Mathematics Deep Learning (Meaningful Learning) 10 Menit 18. Guru memberikan soal tes formatif kepada peserta didik. Literasi Numerasi; Bernalar Kritis 19. Guru melakukan refleksi terhadap peserta didik melalui tanya jawab a. Bagaimana pembelajaran hari ini? b. Kegiatan mana yang paling menyenangkan? c. Kegiatan apa yang paling menarik? Communication; Deep Learning (Reflektif) 20. Guru memberikan penjelasan terkait aktivitas pembelajaran tugas lanjut /PR. Communication; Mandiri 21. Guru menyampaikan materi selanjutnya. Bermakna; Communication 22. Guru memberi salam dan menutup pembelajaran Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia
D. REFLEKSI, PENGAYAAN, KOMPONEN LAIN, REMEDIAL, DAN REFERENSI REFLEKSI GURU 1. Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan apa yang saya rencanakan? 2. Kendala apa yang saya alami saat proses pembelajaran? 3. Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi hal tersebut? 4. Berapa persen siswa yang berhasil mencapai tujuan pembelajaran? 5. Apa kesulitan yang dialami oleh siswa yang belum mencapai tujuan pembelajaran? 6. Apa yang akan saya lakukan untuk membantu mereka? REFLEKSI PESERTA DIDIK 1. Bagaimana perasaan ananda setelah belajar materi hari ini? 2. Pada bagian mana dari materi hari ini yang dirasa kurang dipahami? 3. Apa yang menyebabkan kamu kurang paham pada materi hari ini? 4. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini? RENCANA PENGAYAAN DAN REMEDIAL Pengayaan Materi dan soal pengayaan diberikan kepada peserta didik yang nilainya tuntas dan diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM). Materi yang akan diberikan adalah materi pembelajaran yang membutukan pengembangan yang lebih luas. Soal yang diberikan pada pembelajaran pengayaan memiliki tingkat kesulitan soal yang tinggi. Remidial Pembelajaran remidial dilakukan bagi peserta didik yang capaian pembelajarannya belum tuntas. Tahapan pembelajaran remidial dilaksanakan melalui remideal teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes/non tes. KOMPONEN LAMPIRAN 1. Lampiran LKPD 2. Lampiran Assesmen Penilaian 3. Lampiran Bahan Bacaan 4. Lampiran Media Pembelajaran 5. Lampiran Pengayaan dan Remidial 6. Lampiran Journal Refleksi Guru 7. Lampiran Lembar Survai kepada Guru GLOSARIUM Statistika Ilmu yang mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasi data. Data Kumpulan fakta atau informasi yang dikumpulkan untuk tujuan tertentu. Mean Ukuran pemusatan data berupa nilai rata-rata (jumlah data dibagi banyaknya data). Median Nilai tengah dari sekumpulan data yang telah diurutkan dari nilai terkecil ke terbesar. Modus Nilai yang paling sering muncul (memiliki frekuensi tertinggi) dalam sekumpulan data. Frekuensi Banyaknya suatu nilai muncul dalam sekumpulan data. Data Tunggal Data yang disajikan satu per satu (belum dikelompokkan). Nilai Ekstrem Nilai yang jauh berbeda dari nilai-nilai data lainnya (terlalu besar atau terlalu kecil). STEM Pendekatan pembelajaran terintegrasi yang mencakup Science, Technology, Engineering, dan Mathematics.
Surakarta, 15 Juni 2026 Penyusun Ratna Permatasari , S.Pd Debby Surya Kalphita, S.Pd Devi Sutini Martha, S.Pd Rita P Khotimah,S.Si., M.Si, Ph.D
Lampiran 1: LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Lampiran 2: ASESMEN PENILAIAN A. Asesmen Awal Pembelajaran 1. Jenis Asesmen : Kognitif/Non Kognitif/Keduanya*) 2. Instrumen : No Indikator Soal Kunci Jawaban 1 Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan bilangan bulat. Hitung hasil dari 125 + 278 = ... 403 2 Peserta didik dapat melakukan operasi pengurangan bilangan bulat. Hitung hasil dari 560 − 245 = ... 315 3 Peserta didik dapat melakukan operasi perkalian bilangan bulat. Hitung hasil dari 24 × 15 = ... 360 4 Peserta didik dapat melakukan operasi pembagian bilangan bulat. Hitung hasil dari 144 ÷ 12 = ... 12 5 Peserta didik dapat menyelesaikan operasi campuran. Hitung hasil dari 25 + 8 × 4 = ... 57 6 Peserta didik dapat menyelesaikan operasi campuran menggunakan tanda kurung. Hitung hasil dari (36 − 12) ÷ 6 = ... 4 7 Peserta didik dapat menghitung kuadrat suatu bilangan. Hitung hasil dari 18² = ... 324 8 Peserta didik dapat menghitung operasi bilangan desimal. Hitung hasil dari 12,5 + 7,25 = ... 19,75 9 Peserta didik dapat menghitung operasi pecahan sederhana. Hitung hasil dari 1/2 + 1/4 = ... 3/4 10 Peserta didik dapat menyelesaikan masalah operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari. Ibu membeli 5 kg gula. Setiap kilogram seharga Rp14.000,00. Berapa total harga yang harus dibayar? Rp70.000,00 11 Peserta didik dapat mengelompokkan data berdasarkan jenisnya. Perhatikan data berikut: apel, mangga, apel, jeruk, mangga, apel. Kelompokkan data berdasarkan jenis buahnya. Apel = 3, Mangga = 2, Jeruk = 1 12 Peserta didik dapat menentukan banyak data dari suatu kelompok. Data warna mobil di parkiran: merah, hitam, putih, hitam, putih, putih, merah. Tentukan banyak masing-masing warna mobil. Merah = 2, Hitam = 2, Putih = 3 13 Peserta didik dapat menyusun data ke dalam tabel sederhana. Data hobi siswa: membaca, olahraga, membaca, menyanyi, olahraga, membaca. Susun data dalam tabel frekuensi sederhana. Membaca = 3, Olahraga = 2, Menyanyi = 1 14 Peserta didik dapat mengurutkan data dari terkecil ke terbesar. Urutkan data berikut dari yang terkecil ke terbesar: 18, 10, 25, 14, 12. 10, 12, 14, 18, 25 15 Peserta didik dapat mengelompokkan data numerik sederhana. Data tinggi badan siswa: 145 cm, 150 cm, 145 cm, 152 cm, 150 cm, 148 cm. Kelompokkan data berdasarkan tinggi badan yang sama. 145 cm = 2 siswa, 148 cm = 1 siswa, 150 cm = 2 siswa, 152 cm = 1 siswa
3. Hasil Asesmen Awal : Belum dilaksanakan jadi belum ada hasil assesmen awal 4. Analisis Hasil Asesmen Awal : Berdasarkan hasil asesmen, peserta didik dapat dibagi menjadi tiga kategori kemampuan. Peserta didik dengan kemampuan tinggi mampu menyelesaikan seluruh soal dengan tepat dan sistematis. Peserta didik dengan kemampuan sedang masih melakukan kesalahan pada langkah perhitungan dan pengelompokan data. Peserta didik dengan kemampuan rendah masih belum memahami konsep dasar operasi hitung dan pengelompokan data sehingga memerlukan pendampingan lebih lanjut. Hasil Pemetaan Awal : Kategori Karakteristik Peserta Didik Tindak Lanjut Tinggi Mampu memahami operasi hitung dan pengelompokan data dengan tepat Diberikan pengayaan dan soal menantang Sedang Memahami konsep dasar tetapi kurang teliti dalam perhitungan Diberikan latihan tambahan dan bimbingan Rendah Belum memahami konsep operasi hitung dan pengelompokan data dengan baik Diberikan pendampingan khusus dan latihan bertahap 5. Tabel Hasil Pengelompokan Tes Diagnostik Kognitif Kelompok Tinggi Kelompok Sedang Kelompok Rendah B. Asesmen Formatif (Penilaian Kognitif) a. Kisi-Kisi Instrumen No TPH Indikator Soal Jenis Instrumen Butir Soal 1. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab, peserta didik dapat membedakan (C4) karakteristik mean, median, dan modus pada suatu data dengan tepat Peserta didik dapat membedakan karakteristik mean, median, dan modus pada suatu data. Uraian 1, 2 2. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab, peserta didik dapat memeriksa (C5) kebenaran hasil perhitungan mean, median, dan modus dengan tepat. Peserta didik dapat memeriksa kebenaran hasil perhitungan mean, median, dan modus dengan tepat. Uraian 3, 4 3. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab, peserta didik dapat merumuskan (C6) permasalahan dan cara penyelesaian menggunakan konsep mean, median, dan modus dengan tepat. Peserta didik dapat merumuskan permasalahan dan cara penyelesaian menggunakan konsep mean, median, dan modus dengan tepat. Uraian 5
b. Instrumen dan Rubrik/Kunci Jawaban PETUNJUK UMUM 1. Scan barcode yang telah disediakan untuk membuka soal asesmen awal. 2. Bacalah setiap soal dengan cermat sebelum menjawab. 3. Tuliskan nama dan nomor absen pada lembar jawaban yang telah disediakan. 4. Tuliskan seluruh jawaban pada lembar jawaban yang telah disediakan, bukan pada perangkat yang digunakan untuk memindai barcode. 5. Kerjakan soal secara mandiri, jujur, dan sesuai dengan kemampuan Anda. 6. Periksalah kembali seluruh jawaban sebelum dikumpulkan kepada guru. No Indikator Soal Kunci Jawaban 1 Peserta didik dapat membedakan karakteristik mean, median, dan modus pada suatu data. Perhatikan data nilai ulangan berikut: 70, 75, 75, 80, 85. Tentukan mean, median, dan modus dari data tersebut, kemudian jelaskan perbedaan karakteristik ketiganya. Mean = (70 + 75 + 75 + 80 + 85) ÷ 5 = 77. Median = 75 karena berada di tengah data yang telah diurutkan. Modus = 75 karena paling sering muncul. Mean digunakan untuk mengetahui rata-rata seluruh data, median menunjukkan nilai tengah data, sedangkan modus menunjukkan nilai yang paling sering muncul. 2 Peserta didik dapat membedakan karakteristik mean, median, dan modus pada suatu data. Data tinggi tanaman cabai di kebun sekolah adalah 12 cm, 14 cm, 14 cm, 15 cm, dan 30 cm. Jelaskan ukuran pemusatan data yang paling tepat digunakan untuk mewakili data tersebut beserta alasannya. Ukuran pemusatan yang paling tepat adalah median, yaitu 14 cm. Hal ini karena terdapat data ekstrem 30 cm yang membuat mean menjadi terlalu besar sehingga kurang mewakili sebagian besar data. Median lebih stabil terhadap data pencilan. 3 Peserta didik dapat memeriksa kebenaran hasil perhitungan mean, median, dan modus. Seorang siswa menghitung mean data 10, 12, 14, 16, 18 menjadi 15. Periksalah apakah hasil perhitungan tersebut benar dan jelaskan langkah penyelesaiannya. Pernyataan benar. Mean = (10 + 12 + 14 + 16 + 18) ÷ 5 = 70 ÷ 5 = 14. Jadi hasil yang benar adalah 14, bukan 15. Kesalahan siswa terletak pada pembagian atau penjumlahan data. 4 Peserta didik dapat memeriksa kebenaran hasil perhitungan mean, median, dan modus. Diketahui data hasil panen melon adalah 20 kg, 22 kg, 22 kg, 24 kg, 26 kg. Seorang siswa menyatakan median data tersebut adalah 24 kg dan modusnya 26 kg. Periksalah kebenaran pernyataan tersebut disertai alasan. Pernyataan siswa salah. Median data adalah 22 kg karena nilai tengah dari data yang telah diurutkan adalah 22. Modus data juga 22 kg karena nilai tersebut muncul paling banyak, yaitu dua kali. Nilai 26 hanya muncul satu kali sehingga bukan modus. 5 Peserta didik dapat merumuskan permasalahan dan cara penyelesaian menggunakan konsep mean, median, dan modus. Dalam uji coba peluncuran roket air, sebuah tim memperoleh data jarak peluncuran: 14 m, 15 m, 15 m, 16 m, 17 m, dan 40 m. Tim diminta menyusun laporan evaluasi untuk menentukan hasil peluncuran yang paling mewakili performa roket sebenarnya. Rumuskan strategi Strategi analisis dilakukan dengan menghitung mean, median, dan modus. Mean = (14 + 15 + 15 + 16 + 17 + 40) ÷ 6 = 19,5 m. Median = (15 + 16) ÷ 2 = 15,5 m. Modus = 15 m. Data 40 m merupakan data pencilan sehingga mean menjadi terlalu besar. Median dan
analisis data yang akan digunakan menggunakan konsep mean, median, dan modus beserta alasan pemilihannya. modus lebih tepat digunakan untuk mewakili performa roket karena lebih mencerminkan sebagian besar hasil peluncuran. c. Pedoman penskoran Skor Kriteria Penilaian 4 Jawaban lengkap, langkah penyelesaian benar, dan hasil akhir tepat 3 Langkah penyelesaian benar, tetapi terdapat kesalahan kecil pada hasil akhir 2 Sebagian langkah benar, tetapi konsep belum tepat 1 Jawaban kurang tepat dan tidak menunjukkan langkah penyelesaian yang benar 0 Tidak menjawab Skor Maksimal Jumlah soal: 10 Skor maksimal tiap soal: 4 Skor maksimal keseluruhan: 40 Rumus Nilai Nilai =𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ 40 𝑥100 d. Penentuan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Interval Nilai Kriteria Deskripsi 86 – 100 Sangat Tercapai Peserta didik mampu memahami, menghitung, mengevaluasi, dan menyelesaikan masalah mean, median, dan modus dengan sangat baik 76 – 85 Tercapai Peserta didik mampu memahami dan menyelesaikan sebagian besar soal mean, median, dan modus dengan baik 61 – 75 Cukup Tercapai Peserta didik cukup memahami konsep, tetapi masih terdapat kesalahan dalam perhitungan atau penafsiran ≤ 60 Belum Tercapai Peserta didik belum mampu memahami dan menyelesaikan soal mean, median, dan modus dengan tepat Indikator Ketuntasan Peserta didik dinyatakan tuntas apabila memperoleh nilai minimal 76. Peserta didik yang belum tuntas mengikuti kegiatan remedial. Peserta didik yang tuntas diberikan kegiatan pengayaan berbasis analisis data eksperimen roket air. e. Link asesmen : https://gemini.google.com/share/a35bddb44149
Soal 1 Soal 2 Soal 3
Soal 4 Soal 5 C. Lembar Pengamatan Sikap dan Ketercapaian 8 Dimensi Profil Lulusan Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Semester : IX / 2 Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran I. Petunjuk Penilaian 1. Penilai (Guru) melakukan pengamatan selama proses pembelajaran PBL berlangsung (mulai dari orientasi masalah hingga presentasi hasil).
2. Berikan skor pada masing-masing indikator berdasarkan rubrik berikut: II. Lembar Pengamatan Sikap (Matriks Penilaian) No Nama Siswa D1 D2 D3 D4 D5 D6 Total Skor 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
III. RUBRIK PENILAIAN SIKAP: PROJEK ROKET AIR (STEM-PBL) Dimensi Skor 1 (Perlu Bimbingan) Skor 2 (Cukup) Skor 3 (Baik) Skor 4 (Sangat Baik) D1: Beriman, Bertakwa, & Berakhlak Mulia Memanipulasi atau merekayasa data hasil peluncuran roket air agar terlihat "sukses" atau sesuai ekspektasi teori. Kurang teliti dalam mencatat data, namun jujur mengakui kesalahan jika data peluncuran roket tidak akurat. Mencatat dan melaporkan data hasil uji coba roket air apa adanya, meskipun roket gagal meluncur atau datanya menyimpang. Sangat menjunjung tinggi kejujuran akademik; mencatat data eror secara objektif dan menghargai proses sains sebagai bentuk syukur atas ilmu pengetahuan. D2: Kewargaan Memaksakan kehendak desain roketnya sendiri dan tidak menghargai masukan anggota kelompok lain saat roket gagal. Menerima masukan dari anggota kelompok lain, tetapi memperlihatkan sikap enggan atau defensif. Menghargai perbedaan pendapat saat berdiskusi menentukan strategi sudut peluncuran atau rasio air-udara terbaik. Secara aktif merangkul perspektif yang berbeda dalam kelompok untuk merancang solusi teknik terbaik, menciptakan atmosfer diskusi yang inklusif. D3: Penalaran Kritis Tidak mampu menghubungkan data uji coba dengan performa roket; bingung membedakan variabel (air, udara, sudut). Mampu membaca grafik/data statistik roket air, namun kesulitan menjelaskan mengapa roket meluncur dekat/jauh. Mampu menganalisis data statistik uji coba untuk menemukan volume air atau tekanan udara optimal bagi peluncuran roket. Kritis mengevaluasi data statistika untuk pada peluncuran roket. D4: Kreativitas Hanya meniru persis desain roket air milik kelompok lain atau contoh di internet tanpa Mencoba memodifikasi desain roket (sayap/nosel), namun kurang memperhitungkan aspek Mengembangkan desain roket air yang unik (misal: bentuk sayap baru atau sistem rilis otomatis) untuk Menghasilkan inovasi desain roket air yang orisinal, estetik, dan efisien berdasarkan hasil
modifikasi apa pun. aerodinamika atau estetika. meningkatkan stabilitas. uji coba statistik sebelumnya. D5: Kolaborasi Sering meninggalkan kelompok, tidak menyelesaikan tugas merakit atau mengolah data yang menjadi tanggung jawabnya. Menyelesaikan tugas kelompok yang diberikan, tetapi membutuhkan pengawasan dan instruksi berulang kali dari guru. Bertanggung jawab penuh terhadap tugasnya (misal: memastikan semua data peluncuran tercatat dengan lengkap tanpa disuruh). Menunjukkan inisiatif tinggi; mampu mengatur waktu pembuatan roket dan pengolahan data statistik secara mandiri dan tepat waktu. D6: Kemandirian Mampu mengumpulkan dan mengolah data statistika secara mandiri. Dapat menggunakan software (scan barcode) handphone untuk mendeteksi scan barcode gemini canvas untuk melihat simulasi roket air dan tren performa roket. Memanfaatkan teknologi secara optimal (misal: menggunakan aplikasi tracker video untuk analisis kecepatan roket dan menyajikannya secara mandiri. Petunjuk Penggunaan Rubrik: Skor 4 (Sangat Baik) : Indikator dilakukan secara konsisten, mandiri, dan membawa dampak positif bagi kelompok. Skor 3 (Baik) : Indikator dilakukan dengan konsisten atas kesadaran sendiri, namun kadang perlu diingatkan dalam situasi tertentu. Skor 2 (Cukup) : Indikator dilakukan jika diingatkan oleh guru atau teman sejawat. Skor 1 (Perlu Bimbingan) : Indikator belum terlihat meskipun sudah diberikan motivasi dan peringatan. Nilai Akhir Penilaian :𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑃𝑒𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖𝑎𝑛 24 𝑥 100
D. Lembar Pengamatan Psikomotorik No Aspek yang Dinilai 1 2 3 4 1 Mengoperasikan simulasi roket air sesuai petunjuk. 2 Mengamati data hasil simulasi dengan teliti. 3 Mencatat data hasil simulasi secara lengkap dan rapi. 4 Menyajikan data dalam tabel 5 Mengomunikasikan hasil analisis data. Rubrik Penilaian 4 = Sangat Baik: Melaksanakan keterampilan secara mandiri, tepat, dan tanpa kesalahan. 3 = Baik: Melaksanakan keterampilan dengan baik, terdapat sedikit kesalahan. 2 = Cukup: Melaksanakan keterampilan dengan bantuan atau masih terdapat beberapa kesalahan. 1 = Perlu Bimbingan: Belum mampu melaksanakan keterampilan sesuai petunjuk. Nilai Akhir = (Jumlah Skor yang Diperoleh ÷ 20) × 100
Lampiran 3: BAHAN BACAAN Mata Pelajaran : Matematika Kelas / Fase : IX / Fase D Topik : Statistika - Mean, Median, dan Modus Pendekatan : STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Konteks : Roket Air - Simulasi Peluncuran Alokasi Waktu : 2 JP (2 x 40 menit) KONTEKS PEMBELAJARAN: ROKET AIR Tim ilmuwan sedang menguji coba roket air di lapangan. Mereka melakukan 10 kali percobaan peluncuran dan mencatat jarak tempuh roket (dalam meter). Dari data tersebut, mereka perlu menganalisis hasil menggunakan statistika untuk mengambil keputusan yang tepat. Bagaimana kita bisa membantu mereka? A. CAPAIAN PEMBELAJARAN & TUJUAN Capaian Pembelajaran (CP): Pada fase D, peserta didik dapat menentukan dan menafsirkan rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk menyelesaikan masalah (termasuk membandingkan suatu data terhadap kelompoknya, membandingkan dua kelompok data, memprediksi, membuat keputusan); menyelidiki kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat perubahan data Tujuan Pembelajaran Harian: 1. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat membedakan (C4) karakteristik mean, median dan modus pada suatu data (B) dengan tepat (D). 2. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat memeriksa (C5) kebenaran hasil perhitungan mean, median dan modus (B) dengan tepat (D). 3. Melalui diskusi kelompok dan tanya jawab (C), peserta didik (A) dapat merumuskan (C6) penyelesaian masalah dengan menggunakan konsep mean, median dan modus (B) dengan tepat (D).
B. Tabel Materi Statistika MEAN (Rata-rata) MEDIAN (Nilai Tengah) MODUS (Nilai Terbanyak) Jumlah semua data dibagi banyak data Nilai yang berada di tengah setelah data diurutkan Nilai yang paling sering muncul dalam data C. MATERI POKOK 1. MEAN (Rata-rata / Rerata) Mean adalah ukuran pemusatan data yang diperoleh dengan menjumlahkan seluruh nilai data kemudian membaginya dengan banyaknya data. RUMUS MEAN Mean (x̅) = Σx 𝑛 Keterangan: Σx = jumlah seluruh data | n = banyaknya data Contoh Soal Kontekstual (Roket Air): Data jarak peluncuran roket air dalam 10 percobaan (dalam meter): 45, 50, 48, 52, 47, 55, 50, 49, 53, 51 Penyelesaian: 1. Jumlahkan semua data: 45 + 50 + 48 + 52 + 47 + 55 + 50 + 49 + 53 + 51 = 500 2. Hitung banyak data: n = 10 3. Hitung mean: x̅ = 500 10 = 50 Kesimpulan: Rata-rata jarak peluncuran roket air adalah 50 meter. Artinya, secara umum setiap peluncuran mampu menempuh jarak 50 meter. 2. MEDIAN (Nilai Tengah) Median adalah nilai yang berada di posisi tengah setelah data diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar (atau sebaliknya). n GANJIL n GENAP Median = data ke(n+1) 2 Median = rata-rata data ke-𝑛 2 dan data ke-𝑛 2+1
Contoh: n=9 → data ke-5 Contoh: n=10 → rata-rata data ke-5 dan ke-6 Contoh Soal Kontekstual (Roket Air): Data jarak (sudah diurutkan): 45, 47, 48, 49, 50, 50, 51, 52, 53, 55 Penyelesaian: 4. n = 10 (genap) 5. Data ke-5 = 50, Data ke-6 = 50 6. Median = 50+50 2 = 50 Kesimpulan: Nilai tengah (median) jarak peluncuran roket air adalah 50 meter. Ini berarti separuh percobaan menghasilkan jarak kurang dari 50 m dan separuhnya lebih dari 50 m. 3. MODUS (Nilai yang Paling Sering Muncul) Modus adalah nilai yang paling sering muncul dalam suatu kumpulan data. Suatu data bisa tidak memiliki modus, memiliki satu modus (unimodal), dua modus (bimodal), atau lebih dari dua modus (multimodal). CARA MENENTUKAN MODUS 1. Susun data secara berurutan 2. Hitung frekuensi (kemunculan) setiap nilai data 3. Nilai dengan frekuensi terbesar adalah MODUS Contoh Soal Kontekstual (Roket Air): Data jarak (sudah diurutkan): 45, 47, 48, 49, 50, 50, 51, 52, 53, 55 Penyelesaian: Nilai Data (meter) Frekuensi (Kemunculan) Keterangan 45 1 47 1 48 1 49 1 50 2 ★ MODUS
51 1 52 1 53 1 55 1 Kesimpulan: Modus jarak peluncuran roket air adalah 50 meter karena nilai 50 muncul paling banyak (2 kali). Ini adalah jarak yang paling sering dicapai roket. D. RANGKUMAN PERBANDINGAN Aspek Mean Median Modus Definisi Nilai rata-rata semua data Nilai tengah data terurut Nilai paling sering muncul Rumus Σx 𝑛 Data ke(n+1) 2 (n ganjil) / Rata-rata 2 data tengah (n genap) Nilai dengan frekuensi tertinggi Keunggulan Mempertimbangkan semua data Tidak terpengaruh nilai ekstrem Mudah dan cepat ditentukan Kelemahan Terpengaruh nilai ekstrem Tidak mempertimbangkan semua nilai Bisa tidak ada atau lebih dari satu Contoh Roket 50 meter 50 meter 50 meter E. SOAL LATIHAN MANDIRI Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri! Soal 1 Dalam kompetisi roket air antar sekolah, Tim A mencatat data jarak peluncuran (dalam meter) sebagai berikut: 62, 58, 65, 70, 58, 73, 65, 68, 65, 60. Tentukan mean, median, dan modus dari data tersebut! Soal 2
Nilai ulangan matematika 9 siswa adalah: 75, 80, 85, 90, 80, 75, 95, 80, 70. Hitunglah mean, median, dan modus. Nilai manakah yang paling mewakili kemampuan rata-rata kelas? Soal 3 (HOTS - C5) Tim roket air memiliki data jarak 10 peluncuran: 40, 45, 48, 50, 50, 52, 54, 55, 58, 60. Jika satu percobaan tambahan dilakukan dan menghasilkan jarak 100 meter (nilai ekstrem), bagaimana pengaruhnya terhadap mean, median, dan modus? Ukuran manakah yang paling stabil? Jelaskan! F. GLOSARIUM Istilah Definisi Statistika Ilmu yang mempelajari cara mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasi data. Data Kumpulan fakta atau informasi yang dikumpulkan untuk tujuan tertentu. Mean Ukuran pemusatan data berupa nilai rata-rata (jumlah data dibagi banyaknya data). Median Nilai tengah dari sekumpulan data yang telah diurutkan dari nilai terkecil ke terbesar. Modus Nilai yang paling sering muncul (memiliki frekuensi tertinggi) dalam sekumpulan data. Frekuensi Banyaknya suatu nilai muncul dalam sekumpulan data. Data Tunggal Data yang disajikan satu per satu (belum dikelompokkan). Nilai Ekstrem Nilai yang jauh berbeda dari nilai-nilai data lainnya (terlalu besar atau terlalu kecil). STEM Pendekatan pembelajaran terintegrasi yang mencakup Science, Technology, Engineering, dan Mathematics.
Lampiran 4: MEDIA PEMBELAJARAN Kelas/ Semester : IX / I Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat memahami mean, median dan modus dari suatu data. No Tujuan Pembelajaran Harian Jenis Media Deskripsi Media Fungsi Cara Penggunaan 1 Peserta didik dapat membedakan karakteristik mean, median, dan modus pada suatu data. PPT Canva (Digital) Presentasi interaktif berisi konsep, contoh, dan perbandingan mean, median, serta modus dalam konteks peluncuran roket air. Memfasilitasi pemahaman konsep dan apersepsi peserta didik. Guru menampilkan PPT melalui LCD dan memandu diskusi kelas. 2 Peserta didik dapat membedakan karakteristik mean, median, dan modus pada suatu data. Video YouTube (Digital) Video simulasi peluncuran roket air yang menampilkan variasi jarak hasil percobaan. Memberikan konteks nyata dan memunculkan masalah untuk dianalisis. Guru memutar video dan mengarahkan peserta didik menjawab pertanyaan pemantik. 3 Peserta didik dapat memeriksa kebenaran hasil perhitungan mean, median, dan modus. Gemini Canvas (Digital Interaktif) Simulasi data peluncuran roket air yang dapat dianalisis peserta didik menggunakan konsep statistika. Membantu peserta didik memverifikasi dan mengevaluasi hasil perhitungan. Peserta didik mengakses tautan atau QR Code Gemini Canvas melalui gawai masing-masing. 4 Peserta didik dapat merumuskan penyelesaian masalah menggunakan LKPD STEM (LKPD digital pengerjaan Diberikan link LKPD dan lembar kerja untuk menulis hasil peluncuran Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah Dikerjakan secara berkelompok sesuai sintaks PBL.
konsep mean, median, dan modus. Non Digital) roket air dan analisis data statistika. 5 Peserta didik dapat merumuskan penyelesaian masalah menggunakan konsep mean, median, dan modus. Data Hasil Simulasi Roket Air (Media Konkret) Tabel data jarak peluncuran roket air yang diperoleh dari simulasi. Menjadi objek analisis untuk menentukan mean, median, dan modus. Peserta didik mengolah data dalam LKPD dan mempresentasikan hasilnya. LAMPIRAN Media Pembelajaran 1. PPT Canva (Sumber bacaan) Materi Mean, Median, dan Modus berbasis STEM. Dilampirkan dalam bentuk file PPT/PDF. https://canva.link/40okeejy0b482oy 2. Video YouTube Simulasi Roket Air Barcode dan Link (Video Konsep Fisika Peluncuran Roket Air) https://youtu.be/6mFhWgisd0k?si=EzVRCj56IuKRIpJ4
3. Soal Assesmen Formatif (Gemini Canvas) https://gemini.google.com/share/a35bddb44149 4. LKPD STEM Statistika https://sites.google.com/student.ums.ac.id/lkpd- statistika-stem-ums/home 5. Data Simulasi Roket Air https://sites.google.com/student.ums.ac.id/simulasipelu ncuranroketair/home
6. Link asesmen : https://gemini.google.com/share/a35bddb44149
Lampiran 5: PENGAYAAN DAN REMEDIAL Identifikasi penyebab kesulitan membantu dalam merancang kegiatan yang tepat untukmengatasi masalah yang dihadapi siswa. menilai kegiatan remedial adalah langkah yang tidak kalah penting untuk menentukan keberhasilan kegiatan yang telah dilaksanakan(Magfiroh et al., 2024) Tabel Remedial (Skor Maksimal: 100) No Kegiatan / Soal Skor Maksimal Keterangan 1 Mengumpulkan data – Mencatat jarak tempuh roket air (6 data) 10 Data benar dan lengkap 2 Menghitung mean dari data: 8, 12, 10, 12, 15, 9 20 Jawaban benar: 11 m 3 Menentukan median (urutkan data, cari nilai tengah) 20 Jawaban benar: 11 m 4 Menentukan modus 20 Jawaban benar: 12 m 5 Latihan mandiri – Hitung mean, median, modus dari data: 14, 16, 14, 20, 16 30 Masing-masing 10 poin (mean=16, median=16, modus=14 & 16) Total 100 Kriteria Ketuntasan Remedial: Skor ≥ 70 → tuntas Skor < 70 → perlu bimbingan ulang
sedangkan pengayaan bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar tambahan bagi siswa yang sudah tuntas belajar agar dapat lebih berkembang. Kedua strategi ini saling melengkapi dan sama- sama penting sebagai tindak lanjut asesmen pembelajaran(Tazkirah et al., 2024) Tabel Pengayaan (Skor Maksimal: 100) No Kegiatan / Soal Skor Maksimal Keterangan 1 Perbandingan dua kelompok data – Hitung mean, median, modus Tim A (22,25,28) dan Tim B (20,27,28) serta analisis konsistensi 30 - Hitung benar masing-masing ukuran: 15 poin (masing-masing tim 7,5) - Analisis konsistensi dan rekomendasi: 15 poin 2 Identifikasi outlier – Data: 10,12,11,45,13,12,11,10 a. Hitung mean seluruh data b. Apakah 45 outlier? c. Mean tanpa outlier + mana lebih representative 30 - a: 10 poin (15,5) - b: 10 poin (ya, karena jauh dari mayoritas) - c: 10 poin (mean baru ≈ 11,3, lebih representatif) 3 Aplikasi strategi – Desain A (24,30,36) vs Desain B (28,28,34) Hitung mean, median, modus, lalu rekomendasikan desain dengan alasan menggunakan dua ukuran pemusatan berbeda 40 - Hitung benar: 20 poin (masing- masing desain 10) - Rekomendasi dan alasan: 20 poin (desain A lebih unggul median, atau desain B lebih konsisten) Total 100 Kriteria Ketuntasan Pengayaan: Skor ≥ 80 → sangat baik Skor 70–79 → baik Skor < 70 → perlu pendalaman konsep lebih lanjut Catatan: Skor dapat disesuaikan dengan bobot kesulitan di sekolah masing-masing. Untuk remedial, setiap langkah perhitungan (penjumlahan, pembagian, pengurutan) bisa diberikan skor parsial. Untuk pengayaan, analisis kritis seperti “mengapa median lebih tepat” dinilai berdasarkan kedalaman argumen.
DAFTAR PUSTAKA Tohir, M., As'ari, A. R., Anam, A. C., & Taufiq, I. (2022). Matematika untuk SMP/MTs Kelas VIII. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Ismatulm, F. (2021). E-Modul Statistika Kelas VIII (FANISA). FlipHTML5. https://fliphtml5.com/eqwmx/oqle/E-Modul_Statistika_Kelas_VIII_%28FANISA%29/ Pratiwi, B. E. (2024). Buku digital statistika kelas VIII SMP/MTs. FlipHTML5. https://fliphtml5.com/dgrda/jsrf/Buku_Digital_Statistika_Kelas_VIII_SMPMTs/ Magfiroh, S., Manfaat, B., & Persada, A. R. (2024). JURNAL PENDIDIKAN TEMATIK 9(1) 2024 JurnalPendidikanTematikDikdas, Volume. V(1), 32–44. Tazkirah, S., Purnama, R., & Subyanto, E. (2024). Strategi Remedial dan Pengayaan Sebagai Tindak Lanjut Assesmen Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Darul Furqan Kota Bima and Enrichment Strategies as a Follow-up to Learning Assessment to Improve the Learning Outcomes of Junior High School Students Darul Furqan Kota Bima. 76.
Lampiran 6: JURNAL REFLEKSI GURU Jurnal refleksi guru bervariasi, dokumen ini hanya salah satu saja Nama : Sekolah : Kelas : Tanggal : No Pertanyaan 1. Hal baru apa Kamu dapatkan dalam pembelajaran hari ini? …………………………………………………………………………………………… …………………………………… 2. Apakah ada kesulitan selama kegiatan pembelajaran berlangsung? …………………………………………………………………………………………… …………………………………………… 3. Apakah siswa tertarik dengan model pembelajaran yang diterapkan? …………………………………………………………………………………………… …………………………………… 4. Apakah siswa tertarik dengan media yang digunakan? …………………………………………………………………………………………… …………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………… 5. Kegiatan apa yang menarik dari pembelajaran hari ini? …………………………………………………………………………………………… …………………………………… 6. Apa yang aku harapkan selanjutnya setelah mempelajari pembelajaran hari ini? …………………………………………………………………………………………… …………………………
Lampiran 7: LEMBAR SURVEI KEPADA GURU Nama Siswa : ............................................................................. Kelas : ............................................................................. Hari/Tanggal : ............................................................................. Petunjuk! 1. Silahkan Ananda jawab survei berikut ini dengan soal dan pilihan karakter yang ada! 2. Silahkan lingkari jawaban survei sesuai dengan emoticon/karakter yang ada pada kolom! 3. Kerjakan dengan jujur karena survei ini tidak akan mengurangi dan berpengaruh pada nilai! No Pertanyaan Survei Bagaimana Perasaan Kamu (lingkari sesuai perasaanmu saat pembelajaran) 1. Bapak/Ibu Guru mengajar Kami dengan variasi pembelajaran yang menyenangkan! 2. Bapak/Ibu Guru menggunakan media dan peralatan belajar yang bermacam-macam! 3. Bapak/Ibu Guru menanyakan bagaimana Kami memahami materi yang diajarkan 4. Bapak/Ibu Guru memberi Kami kesempatan bertanya tentang pembelajaran dan hal lainnya! 5. Bapak/Ibu Guru mengubah cara serta media yang digunakan saat mengajar materi yang sulit dipahami? 6. Bapak/Ibu Guru tampil ceria, rapi, tenang, adil, obyektif, dan penuh perhatian kepada peserta didik! 7. Bapak/Ibu Guru memberikan fasilitas diskusi, tanyajawab, dan permainan dalam pembelajaran! 8. Bapak/Ibu Guru membaca buku-buku dan memiliki sumber belajar yang beragam! 9. Bapak/Ibu Guru membimbing, menasehati dan memberi teladan terkait karakter! 10. Bapak/Ibu Guru memberikan motivasi, apresiasi, dan semangat dalam kegiatan pembelajaran pembelajaran!