10. Aku Menemukan Potensiku ABICHANDRA i ketut feriawan

View 10. Aku Menemukan Potensiku ABICHANDRA i ketut feriawan flipbook.

‘Aku Menemukan Potensiku’ By I Putu Abichandra Nayotama Nama saya I Putu Abichandra Nayotama sekarang saya berumur 10 tahun. Saya bersekolah di SD Taman Tirta kelas 4 SD, saya inggin menceritakan pengalaman terbaik saya. Saya sangat menyukai seni megambel apa lagi orang tua saya sering mengajak saya sembahyang ke pura saat odalan, di sana banyak tari Bali yang ditarikan contohnya tari pendet selain itu ada gambelan seperti Gong gede ,Gong kebyar. Saya sangat tertarik dengan gambelan, saya sempat les gender di Banjar Lebah Sari Gulingan selama 6 bulan. Setelah itu saya tidak tertarik dengan Seni megambel lalu saya berpindah minat ke olahraga yang saya gemari adalah olahraga voly. Semenjak saya suka olahraga saya terus berlatih, saya ikut bergabung dalam TEAM PRAJA YOWANA anak-anak Desa Gulingan. Latihan voly diadakan setiap hari Rabu jam 5 sore sampai jam 7 malam. Pulang sekolah saya beristirahat sampai Sore setelah itu saya memakai sepatu untuk Latihan voly di lapangan PRAJA YOWANA yang tempatnya di Gulingan Mengwi. Saya berangkat diantar ibu saya, sesampainya di sana saya di suruh pemanasan terlebih dahulu agar tidak cedera. Setelah itu saya disuruh baris satu barisan isi 5 orang lalu saya jalan di tempat, selanjutnya sprint menyentuh garis lapangan yang ditengah lalu berbaris lagi. Lalu lari 15 putaran mengelilingi lapangan setelah lari jalan jinjit memutari lapangan sebanyak 2 kali, setelah itu permainan di mulai. Selanjutnya saya mencari tim bebas, lalu pelatih saya menentukan siapa mendapatkan bola dan tempat ternyata tim saya mendapattkan bola dan tim musuh mendapatkan tempat. Lalu teman saya service bolanya masuk dan tidak bisa di jangkau. Teman saya Kadek melakukan service, tim lawan menggunakan passing bawah dan mengumpan lawan. Lawan menipu saya dan saya mengamankan bola menggunakan passing bawah dan teman saya menipu balik dan menyentuh garis samping. Tangan wasit mengarah ke tim saya itu tandanya saya mendapatkan point, tim saya menang dan saya bergembira kesenangan. Saya meminum air banyak karena saya haus saat pertandingan berlangsung dan saya pulang, hari sudah gelap pukul sudah menunjukan pukul 19.10 Wita. Saya di jemput oleh ibuk, sesampainya di rumah saya mandi dan belajar lalu tidur jam 21.00 Wita dan tidak lupa saya berdoa sebelum tidur. Pada hari minggu saya bangun jam 04.00 pagi saya mengajak

teman saya lari pagi, saya mencuci muka dan gosok gigi saya pun mengambil sepatu saya membuka gerbang dan izin kepada orang tua untuk lari bersama teman. Saya mencari teman saya, rumah teman saya tidak jauh dari rumah saya. Jaraknya tingal berjalan beberapa meter saja sudah sampai lalu saya memanggil nama nya “ Agus Agus “ dan dia berlari keluar “ oiii abi jadi lari kan aku udah memakai sepatu ini ayo jalan “ saya pun jalan terlebih dahulu lama kelamaan saya lari ke Taman ayun lalu saya menyebrang ke pasar Mengwi. Saya banyak melihat dagangan sayur dan ayam saya melewati pasar Mengwi saya pun memutari Gor Mengwi sebanyak 1 kali dan melewati jalan pintas yang tembusnya di Ujung Mengwi. Saya memutari Ujung sebanyak 2 kali lalu saya balik melewati jalan pintas lagi sampai tembus di pertigaan Gor Mengwi. Setelah itu saya ke timur kearah pasar lalu menyebrang ke Taman ayun, saya berhenti di Indomaret saya membeli air di sana setelah membeli air saya duduk beristirahat selama 5 menit. Lalu saya jalan sedikit lalu lari ke timur lagi sampai di perempatan Gulingan lalu saya belok kiri lalu lurus sampai di pohon beringin saya lurus lagi sampai di belokan rumah saya lalu saya belok kiri ke gang lalu sampai di rumah saya. Sampai di rumah saya sampai di rumah jam setengah 09.00 lalu saya makan, setelah makan saya bermain sepeda di depan rumah saya lalu saya bermain bulu tangkis di depan rumah. Saya memanggil Agus untuk mengajak dia bermain bulu tangkis, saya membawa raket untuk bermain denganya lalu Agus keluar rumah dan bermain bulu tangkis setelah bermain bulu tangkis ternyata sudah jam 12 siang, saya pulang lalu saya makan siang, setelah makan siang saya tidur, saya cuci kaki lalu tidur. Setelah tidur saya pergi ke lapangan voly di Pakuaji, saya menyiram lapangan dan menyapu setelah menyapu saya pemanasan terlebih dahulu agar tidak sakit -sakit. Setelah pemanasan saya mengambil bola dan mengajak teman saya untuk passing setelah pasing saya main voly saya ber tim dengan Komang Agus, saya service pertama saya melakukan service bawah dan lawan menggunakan passing atas dan menipu dan saya lari mencari bola dan saya mengarahkan bola ke tempat kosong lalu lawan menjangkaunya lalu dia smash bola tetapi saya bisa mencarinya saya mengunakan passing bawah dan mang agus mengumpan saya smash dan bola masuk di garis belakang Mang Agus service dan bola masuk di depan net dan lawan mengira bola tidak masuk dan Mang Agus service dan lagi masuk di depan net lalu mang agus service dan masuk di garis belakang dan masuk. Begitulah cerita tentang pengalaman saya dalam bermain voly, jadi bermain voly sangat menyenangkan. Selain tubuh menjadi sehat, bermain voly jg merupakan permainan yg memakai strategi dan kerja tim yang harus kompak dan bagus.