Buku cerita anak tentang Bimo, burung Murai Batu yang tinggal di hutan jati. Ia memiliki bulu hitam mengilap kebiruan dan dada jingga kecoklatan. Ekor panjangnya yang indah selalu ia kibaskan saat bersuara. Setiap pagi Bimo menjadi penyiar pertama di hutan dengan kicauan merdu yang menirukan suara air sungai dan burung lain. Warga desa sering mendengarkan konser gratisnya dari beranda rumah.
Buku cerita anak ini berkisah tentang Bimo, seekor burung Murai Batu yang tinggal di hutan jati. Cerita ditujukan untuk anak-anak yang menyukai kisah tentang hewan dan alam.
Bagian awal memperkenalkan penampilan fisik Bimo: bulu hitam pekat mengilap kebiruan, dada jingga kecoklatan, dan ekor panjang yang indah. Ekornya selalu ia kibaskan saat hendak bersuara.
Setiap pagi sebelum matahari naik, Bimo menjadi penyiar pertama di hutan. Kicauannya merdu dan bervariasi, mampu menirukan suara gemericik air sungai hingga siulan burung lain.
Warga desa di dekat hutan sering duduk di beranda rumah hanya untuk mendengarkan konser gratis dari Bimo. Cerita menggambarkan hubungan harmonis antara burung dan manusia.