View Draf Pirolisis 2026 pdf flipbook.
Draf Pirolisis 1.1 Spesifikasi Alat No. Komponen Spesifikasi Kondisi 1. Reactor MS 3 mm, D 300 mm, T 300 mm, V 21.205 mm³ 2. Kondensasi SS 201 2 mm, D 2 in, l 1800 mm 3. Pemanas Kompor berbahan bakar oli bekas 4. Penutup M12 25x4 5. Penampung Hasil Gelas Ukur 6. Pengukur Suhu Termokopel Tipe K 7. Pengukur Tekanan Pressure Gauge 8. Pelepas Tekanan Pressure Relief Valve ¼ in 9. Tungku - 10. Pompa Yamato WP 105, 65 Watt, 3000 L/h, T 3 m, 220-240 V 1.2 Pemeriksaan sebelum alat beroperasi Pemeriksaan berikut harus diselesaikan oleh operator atau teknisi yang kompeten atau paham dengan alat tersebut: 1. Memeriksa kondisi tabung, dasar, tutup, sambungan las, dudukan baut, dan gasket. 2. Memastikan kesesuaian empat baut pengikat tutup. 3. Menetapkan batas suhu, tekanan, dan kebutuhan aliran air pendingin. 4. Menyediakan pengukuran tekanan serta perangkat perlindungan tekanan yang sesuai. 5. Memverifikasi kelayakan kondensor, penampung cairan, dan deteksi gas. 6. Melaksanakan pemeriksaan kebocoran serta fungsi pengaman menggunakan prosedur pengujian yang disetujui. Batas operasi harus ditetapkan sebelum penggunaan, dan perangkat pengaman hanya boleh disetel atau diubah oleh pihak yang telah ditunjuk. 1.3 Prosedur Pengoperasian Alat No. Tahapan Tindakan 1. Persiapan Pastikan operator paham terkait kerja alatnya, APD sesuai penilaian risiko tersedia, area aman, dan sarana tanggap darurat siap. 2. Pemeriksaan Awal Periksa reaktor, penutup, baut, gasket, pipa, kondensor, penampung, alat ukur, dan perangkat pengaman. Jangan gunakan alat bila ada kerusakan atau penyumbatan.
3. Pengisisan Bahan Pastikan reaktor dingin dan tidak bertekanan. Gunakan hanya bahan atau tipe plastik serta massa pengisian yang sudah disetujui. 4. Penutupan Pasang gasket dan kencangkan baut mengikuti urutan serta torsi yang ditentukan, jangan menentukan kekencangan hanya berdasarkan perkiraan. 5. Persiapan Kondensasi Siapkan aliran air pendingin, penanganan gas, dan pompa air 6. Pemanasan Nyalakan kompor hanya setelah seluruh pemeriksaan dinyatakan lolos atau tidak ada kebocoran. Ikuti batas suhu dan tekanan yang telah disahkan atau disepakati. 7. Pemantauan Catat suhu, tekanan, kondisi air pendingin, aliran hasil, dan keadaan penampung. Jangan meninggalkan alat tanpa pengawasan. 8. Penghentian Normal Hentikan suplai bahan bakar sesuai prosedur kompor. Pertahankan pendinginan dan penanganan gas selama masih diperlukan. 9. Pembukaan dan pembersihan Buka hanya setelah suhu, tekanan, dan kondisi atmosfer telah diverifikasi aman. Kumpulkan produk dan residu, lalu bersihkan serta periksa alat. Note : Seluruh tahapan perlu mengendalikan risiko gas yang mudah terbakar, karbon monoksida, dan permukaan panas. 1.4 Kondisi Penghentian Darurat Hentikan proses apabila terjadi : 1. Suhu atau tekanan melewati batas yang sudah ditentukan. 2. Aliran air pendingin berhenti. 3. Kebocoran, atau api diluar ruang pembakaran. 4. Dugaan penyumbatan jalur keluaran. 5. Kerusakan alat ukur atau perangkat pengaman. Aktifkan penghentian darurat, kemudian hentikan suplai bahan bakar bila aman dilakukan, jauhkan orang dari area. Jangan membuka tutup, mengendurkan baut, atau membongkar pipa saat alat panas atau bertekanan. Pendinginan serta penanganan gas tetap mengikuti prosedur darurat karena penghentian pemanas tidak langsung menghentikan pembentukan gas.
1.5 Penghentian darurat akibat tekanan berlebih a. Kondisi Pemicu Aktifkan prosedur darurat apabila: 1. Tekanan mencapai batas penghentian yang disahkan atau alarm tekanan aktif. 2. Diduga terjadi penyumbatan jalur keluaran. 3. Terjadi kebocoran, perubahan bentuk, atau gangguan lain yang mengancam keselamatan. 4. Pengukur tekanan atau perangkat pengaman gagal berfungsi. Batas pemicu dan tindakan pengamanan harus ditetapkan sebelumnya; operator tidak boleh menentukan batas tekanan berdasarkan suara atau derasnya hasil cair. b. Urutan Tindakan 1. Beri peringatan dan jauhkan orang dari sekitar alat. 2. Aktifkan penghentian darurat dari posisi aman. 3. Hentikan suplai bahan bakar kompor oli hanya jika dapat dilakukan tanpa mendekati reaktor yang berbahaya. Jika tidak aman, tinggalkan area. 4. Hubungi penanggung jawab dan petugas tanggap darurat apabila terdapat ancaman kebakaran, kebocoran gas, atau pecahnya reaktor. 5. Jangan membuka tutup, mengendurkan baut, melepas pipa, atau membersihkan sumbatan untuk membuang tekanan. 6. Biarkan perangkat pelepas tekanan yang telah dirancang bekerja; jangan menutup atau menghalangi jalurnya. 7. Jalankan pendinginan dan penanganan gas sesuai prosedur darurat yang disahkan, tanpa mengharuskan operator memasuki area berbahaya. 8. Jangan membuka atau mengoperasikan kembali alat sebelum diperiksa dan diizinkan oleh penanggung jawab teknis. 1.6 Pencatatan Operasi Catat nama yang mengoperasikan, jenis dan massa bahan, hasil pemeriksaan awal, waktu proses, suhu, tekanan, kondisi pendingin, jumlah produk, gangguan, dan kondisi akhir alat.
1.6 Lembar Pemeriksaan Sebelum Kegiatan No. Unsur yang diperiksa Status Temuan/tindakan perbaikan 1 Kondisi dinding, dasar, dan tutup reaktor ................ ................ 2 Kondisi sambungan las ................ ................ 3 Spesifikasi dan kondisi baut serta dudukannya ................ ................ 4 Kesesuaian gasket dan sistem penutupan ................ ................ 5 Kebersihan dan kondisi jalur keluaran ................ ................ 6 Fungsi termokopel dan pembaca suhu ................ ................ 7 Fungsi pengukur tekanan ................ ................ 8 Kesesuaian dan fungsi perangkat pelepas tekanan ................ ................ 9 Keamanan jalur pembuangan gas/pelepasan tekanan ................ ................ 10 Fungsi pendingin dan ketersediaan air ................ ................ 11 Kelayakan penampung hasil cair ................ ................ 12 Kondisi kompor dan penghentian suplai bahan bakar ................ ................ 13 Ventilasi dan deteksi gas ................ ................ 14 APD dan sarana tanggap darurat ................ ................ 15 Pemeriksaan kebocoran ................ ................ 16 SOP dan batas operasi telah ditetapkan ................ ................ Nama Pemeriksa : Tanggal dan Tanda Tangan :
1.7 Batas Operasi Ynag Disetujui Diisi oleh penanggung jawab teknis berdasarkan perhitungan, pemeriksaan, dan pengujian yang relevan. Parameter Nilai/batas yang disahkan Satuan/keterangan Jenis bahan baku yang diizinkan Plastik jenis PP, PE disarankan plastik cacah bersih Massa maksimum pengisian 2-3 kg Rentang suhu operasi 300-450 °C Batas suhu penghentian 500 °C Rentang tekanan operasi 0 – 0,1 bar(g) Batas tekanan penghentian >0,2 bar(g) Setelan perangkat pelepas tekanan 0,3 bar(g) Kapasitas perangkat pelepas tekanan 10-15 L/menit Laju pemanasan yang diizinkan 5-10 °C/menit Debit minimum air pendingin 2-4 L/menit Batas kondisi air pendingin lainnya Suhu air keluar <45 °C Kriteria akhir proses Suhu reaktor turun ke bawah 100°C / Tetesan minyak berhenti total Indikator proses pirolisis selesai Kriteria aman pembukaan reaktor <40 dan 0 °C dan bar(g) (wajib dingin dan bebas tekanan)
1.8 Lampiran Jenis Plastik Kode Energi Spesifik MJ/kg Polyethylene PE 43 - 46 Polypropylene PP 42 - 44 Polystyrene PS 40 - 42 Polyethylene Terephthalate PET 22 - 24 Polyvinyl Chloride PVC 18 - 20 Jenis Plastik Potensi Minyak % hasil dari 4 kg plastik kualitas minyak °C PP (polipropylene); gelas plastik, tutup botol 80-90 3,2-3,6 L cairan bening 135 LDPE/HDPE (low density poliethylene/ hight density poliethylene); kantong keresek, botol sampo 70-85 2,8-3,4 L Cairan agak kental 120 PS (polistyrene); styrofoam 85-95 3.4-3.8 sangat cair, aroma menyengat PET (polyethylene terephthalate); botol air minum <20 0.8 L 120 campuran (mix plastik) 40-60 1.6-2.4 L tergantung campuran 120-135
1.9 Lembar Pencatatan Selama Proses Jenis bahan: ........................................................ Massa awal: ................ kg Waktu mulai: ................ Interval pencatatan yang disetujui: ................ menit No. Menit Suhu reaktor (°C) Tekanan Debit air (L/menit) Suhu air masuk/keluar (°C) Kondisi penampung, alarm, dan catatan 1 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................ 2 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................ 3 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................ 4 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................ 5 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................ 6 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................ 7 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................ 8 ........ ........ ........ ........ ........ / ........ ........................