White Neutral Modern Fashion Magazine

PANCASILA DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH PANCASILA DALAM LINGKUNGAN SEKOLAHXII-9 || Kelompok 1Agustus 2026SMA Negeri 3 SemarangPotret Penerapan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Potret Penerapan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari Suara SiswaSuara Siswa Pancasila dalam Keseharian Pancasila dalam Keseharian SMAGA MONTHLYSMAGA MONTHLY Sudahkah Kita Mengamalkan Pancasila? Sudahkah Kita Mengamalkan Pancasila? Langkah Membangun Budaya Sekolah Langkah Membangun Budaya Sekolah Dari Nilai Menjadi Aksi Dari Nilai Menjadi Aksi Detik detik menuju menit penerapanDetik detik menuju menit penerapanDetik detik menuju menit penerapanDetik detik menuju menit penerapan PANCASILAPANCASILAPANCASILAPANCASILA di Sekolah !di Sekolah !di Sekolah !di Sekolah !

B r i l i a n t B r a m a n t y a B i n t a n g R . ( 1 1 ) C a e s a r i a L a k s i t a A z Z a h r a ( 1 2 ) B i m a A d i t i a ( 1 0 ) F a r a h Z a i n Q o w y A z i z a h M . ( 1 5 )R o s s e l i n e K u s u m a P u s p a s a r i ( 2 8) Z a h r a A u r y n P u r n o m o ( 3 4 ) SMAGA MonthlySuara Siswa 01 KKKEEE LLLOOOMMM PPPOOO KKK 111

02 SEBAGAI PANDANGAN HIDUP Pancasila sebagai pandangan hidup adalah pedoman, pegangan, dan petunjuk arah bagi bangsa Indonesia dalam mengatur sikap, perilaku, serta cara hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. SEBAGAI DASAR NEGARAPancasila sebagai dasar negara berarti Pancasila adalah fondasi utama, sumber dari segala sumber hukum, serta landasan moral dan pedoman dalam mengatur penyelenggaraan pemerintahan serta seluruh kehidupan bernegara Republik Indonesia. PancasilaPancasilaPancasila 02

Budaya gotong royong aktif (Sila ke-3 & ke-5): Kegiatan kerja bakti membersihkan kelas atau lingkungan sekolah yang diikuti secara kompak oleh seluruh siswa. Toleransi beragama yang tinggi (Sila ke-1 & ke-3): Adanya fasilitas ibadah yang bersih dan kesempatan beribadah yang sama bagi seluruh warga sekolah tanpa diskriminasi. Musyawarah dalam pengambilan keputusan (Sila ke-4): Pemilihan ketua OSIS atau ketua kelas dilakukan secara demokratis melalui pemungutan suara atau diskusi mufakat. Kurangnya kepedulian terhadap keadilan sosial (Sila ke-5): Masih sering terjadi kasus perundungan (bullying) verbal atau pengelompokkan teman (circle) yang mengisolasi siswa tertentu. 03 Pelanggaran kedisiplinan dan hak orang lain (Sila ke-2 & ke-5): Kebiasaan membuang sampah sembarangan dan menyontek saat ujian yang merugikan nilai kejujuran. Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan dan Kekurangan Kelebihan dan Kekurangan 3 Kelebihan (Hal Positif yang Sudah Berjalan) 3 Kekurangan (Hal yang Perlu Diperbaiki) Kurangnya sopan santun kepada warga sekolah (Sila ke-2): Sebagian siswa mulai mengabaikan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) kepada petugas kebersihan, penjaga kantin, atau sesama teman Suara Siswa SMAGA Monthly

Sahabat Pancasila SMAGA MonthlySuara Siswa 04Membentuk agen anti-perundungan di setiap kelas untuk merangkul semua siswa tanpa membeda-bedakan. RekomendasiMenerapkan sanksi sosial yang mendidik bagi siswa yang menyontek atau membuang sampah sembarangan. Kampanye Kejujuran & Kebersihan:Membuat poster pengingat dan memberikan penghargaan (reward) bulanan bagi siswa paling ramah dan sopan. Revitalisasi Gerakan 5S:

Suara Siswa SMAGA Monthly05 Edukatif ketelitian Melatih Memakan waktu Membingungkan Membosankan Carilah kata tersebut dengan di garis!