KOMIK FIX (1)

View KOMIK FIX (1) flipbook.

WAH, pantainya indah sekali ya!Ayo, kita nikmati liburan ini!Yah, mengapa banyak sampah disini?Sampah ini membuat pantai terlihat kotorSayang sekali, padahal pantainya terlihat indah.Nana, Bimo, dan Sisi berlibur bersama keluarga ke pantai. Mereka merasa senang melihat laut biru dan hamparan pasir yang luas. Saat berjalan menyusuri pantai, mereka melihat sampah bungkus makanan, botol plastik, dan sedotan berserakan di pasir.

Kalau cuma satu bungkus, tidak apa apa kan?Ya Ampun Bimo! Kalau semua orang berpikir begitu, sampahnya bisa menumpuk!Lebih baik kita simpan sampai menemukan tempat sampahKalau terbawa air, sampah ini bisa sampai ke lautBerarti hewan laut juga bisa terkena dampaknya?Iya. Sampah plastik bisa membahayakan hewan lautSetelah memakan camilan, Bimo hampir meninggalkan bungkusnya di pasir karena menganggap hanya satu bungkus kecil. Mereka melihat sampah di dekat air. Nana menjelaskan bahwa sampah yang terbawa air dapat terbawa hingga ke laut.

Lihat, aduh, penyu itu terlilit plastik!Kasihan! Apa yang harus kita lakukan?Kita panggil petugas yang ahli, ya. Jangan menarik plastiknya sendiri!Penyu membutuhkan pantai yang sesuai untuk bertelurJadi, pantai yang bersih juga penting bagi penyu?Betul. Kita harus menjaga pantai dan tidak mengganggu sarangnyaBerarti pantai bersih juga penting untuk anak-anak penyuMereka melihat seekor penyu yang kepalanya terlilit plastik. Anak-anak terkejut dan segera meminta bantuan sang Ayah untuk menghubungi petugas penyelamat satwa. Setelah mendapat penjelasan dari petugas, mereka mengetahui bahwa beberapa jenis penyu naik ke pantai untuk bertelur. Sampah dan gangguan di area bersarang dapat menjadi ancaman bagi penyu dan anak-anak penyu.

Tadi aku hampir meninggalkan bungkus makanan di pasir. Untung Nana mengingatkanku.Sekarang kita sudah tahu mengapa sampah harus dibuang dengan benar.Betul, bukan cuma soal kebersihan tetapi juga ada makhluk lain yang harus kita selamatkanBagaimana kalau kita ikut membantu menjaga pantai?Umm..Aku juga mau membantu. Tapi kita harus melakukannya dengan aman.Aku setuju! Tak lama, Bimo, Sisi dan Nana pergi melipir untuk berbicara. Bimo teringat ketika ia hampir membuang bungkus camilan sembarangan. Ia mulai memahami bahwa tindakan kecil dapat menimbulkan dampak yang lebih besar. Kemudian, datanglah dua petugas menghampiri mereka bertiga. Dan mendengar percakapan mereka, ketiga anak sepakat untuk tidak menambah sampah dan ingin mengetahui bagaimana cara membantu membersihkan pantai dengan aman.

Lihat, ada relawan yang bekerja sama membersihkan lingkungan!WAW itu Pandawara Group mereka dikenal lewat aksi bersih- bersih sampahKalau mereka bisa bergerak bersama, kita juga bisa mulai dari lingkungan kita!Ternyata kita bisa ikut menjaga pantai!Aku senang bisa melakukan sesuatu untuk laut!Saat berjalan bersama petugas, Nana, Bimo, dan Sisi melihat sekelompok pemuda sedang membersihkan pantai. Mereka mengetahui bahwa kelompok tersebut adalah Pandawara Group. Anak-anak mendekat bersama petugas dan mengamati kegiatan mereka. Nana, Bimo, dan Sisi meminta izin untuk ikut membantu. Dengan arahan Pandawara Group, mereka mengumpulkan sampah yang aman serta menempatkannya di wadah yang sesuai.

Selain membersihkan sampah, kita juga perlu mengurangi sampah yang kita hasilkan.Umm.. Kalau begitu aku akan membawa botol minum sendiri!Aku akan membawa kotak makan yang bisa dipakai kembali.Aku juga akan membawa tas yang bisa dipakai ulang!Setelah kegiatan selesai, anggota Pandawara mengingatkan mereka bahwa menjaga pantai tidak cukup hanya dengan memungut sampah. Mengurangi sampah sejak awal juga penting. Ketiga anak tersebut berencana membawa perlengkapan yang dapat digunakan kembali saat berlibur.

Lihat ada sampah tetapi tempat sampahnya jauh. Apa aku tinggalkan saja? Umm..Tidak! Aku tidak mau menambah sampah di pantai.Bagus, Bimo! Kita bisa membawa sampah sampai menemukan tempat sampah yang sesuai.Nana BenarPantainya terlihat lebih bersih sekarang!Karena kita bekerja sama.Tapi kita harus terus menjaga kebersihan nya, bukan hanya hari ini.Ketika hendak meninggalkan pantai, Bimo melihat sebuah bungkus makanan di depan mereka. Sedangkan, tempat sampah berada agak jauh. Ia sempat ragu, tetapi kemudian teringat pada penyu yang terlilit plastik dan memutuskan untuk menyimpan sampah tersebut dengan aman sampai menemukan tempat sampah. Setelah membantu membersihkan area pantai, ketiga anak melihat area tersebut menjadi lebih bersih. Mereka sadar bahwa satu kegiatan belum menyelesaikan seluruh masalah sampah, sehingga kebiasaan menjaga lingkungan harus terus dilakukan.

Ayo, kita periksa tempat kita tadi!Dan pastikan tidak ada barang dan sampah yang tertinggalSiap! Liburan menyenangkan, pantai tetap kita jaga!Aku akan membawa botol minum sendiri selama tujuh hari!Aku akan memastikan sampahku selalu dibuang dengan benar!Aku akan membawa tas pakai ulang saat berbelanjaAyo, kita catat setiap hari supaya tahu apakah kita konsisten?Sebelum pulang, Nana, Bimo, dan Sisi memeriksa tempat mereka beristirahat. Mereka memastikan barang- barang sudah dibawa dan sampah dibuang ke tempat sampah. Setelah kembali ke penginapan dekat pantai, ketiga anak membuat tantangan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Masing-masing memilih satu kebiasaan untuk mengurangi sampah dan mencatat pelaksanaannya setiap hari.

Teman-teman, kalian juga bisa menjadi Sahabat Laut!Yuk, jadi sahabat laut!Jangan cuma berjanji. Ayo, lakukan mulai hari ini!Setelah menjalankan tantangan, Nana, Bimo, dan Sisi mengajak teman-teman pembaca untuk melakukan aksi serupa. Mereka menegaskan bahwa menjaga laut dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari.