Majalah TUMBUH edisi khusus ini membahas kesehatan reproduksi remaja Indonesia dengan bahasa santai namun berbasis ilmiah. Disusun oleh mahasiswa keperawatan sebagai tugas UAS Bahasa Indonesia, edisi ini menyasar remaja usia 10-19 tahun yang ingin memahami perubahan tubuh dan kesehatan reproduksi. Edisi ini dimulai dengan rubrik dasar yang menjelaskan definisi remaja menurut WHO dan BKKBN, tanda…
Majalah TUMBUH Edisi Khusus Kesehatan Reproduksi Remaja adalah publikasi edukatif berbahasa Indonesia yang ditujukan untuk remaja Indonesia. Disusun oleh Anisya Nurul Musliha, mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Widya Nusantara, sebagai tugas UAS Bahasa Indonesia. Edisi ini menyajikan informasi ilmiah tentang kesehatan reproduksi dengan gaya bahasa santai dan mudah dipahami.
Rubrik dasar menjelaskan definisi remaja menurut WHO (10-19 tahun) dan BKKBN (10-24 tahun belum menikah), tanda pubertas pada laki-laki dan perempuan, serta konsep Triad KRR yang mencakup tiga isu utama: seksualitas, penyalahgunaan NAPZA, dan HIV/AIDS/IMS. Prinsip hak remaja atas informasi akurat dan layanan ramah ditegaskan berdasarkan rekomendasi WHO 2018.
Laporan utama menyajikan data dari Kemenkes, BPS, dan WHO. Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat 19,6% kehamilan tidak diinginkan pada remaja 14-19 tahun. WHO memperkirakan 21 juta remaja perempuan di negara berkembang hamil setiap tahun. Perkawinan anak menurun dari 10,35% (2020) menjadi 6,92% (2023) setelah UU No. 16/2019 menaikkan batas usia minimal menikah menjadi 19 tahun.
Rubrik Mitos vs Fakta meluruskan enam anggapan keliru: haid itu 'kotor', hubungan seksual sekali tidak menyebabkan kehamilan, mimpi basah tanda penyakit, bertanya soal seksualitas berarti ingin coba-coba, IMS selalu bergejala, dan nyeri haid harus ditahan. Rubrik Suara Perawat menguraikan lima peran perawat: edukator, konselor, pemberi asuhan, advokat, dan kolaborator.
Bagian praktis mencakup kebiasaan menjaga kebersihan organ reproduksi, tips saat haid, gaya hidup sehat, dan tanda-tanda yang memerlukan pemeriksaan ke puskesmas. Edisi ditutup dengan kuis benar-salah enam soal, kunci jawaban, dan daftar layanan: PKPR, UKS/guru BK, Halo Kemenkes 1500-567, dan SAPA 129 untuk pengaduan kekerasan.