Buku Panduan Karya Inovasi Lintung

View Buku Panduan Karya Inovasi Lintung flipbook.

SEMINAR PENDIDIKAN PROFESI GURU KARYA INOVASI : SMART FLEXI PVC BOX Disusun Oleh: Lintang Sari, S.Pd (26530278) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI GURU PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI SEMARANG 2026

KATA PENGHANTAR Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya sehingga buku panduan Smart Flexi PVC Box dapat disusun. Buku ini menjadi pedoman bagi guru dan peserta didik dalam menggunakan alat ukur kelentukan melalui tes Sit and Reach pada pembelajaran PJOK. Smart Flexi PVC Box merupakan alat ukur berbahan PVC yang praktis, ekonomis, mudah dipindahkan, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Alat ini dilengkapi slider untuk membaca hasil pengukuran serta QR Code yang berisi video latihan. Buku panduan ini memuat pengenalan alat, fungsi bagian-bagian, petunjuk penggunaan, prosedur tes, dan interpretasi hasil pengukuran. Diharapkan panduan ini membantu pelaksanaan asesmen serta pemantauan perkembangan kelentukan peserta didik secara berkala. Penulis menyadari buku ini masih memiliki kekurangan. Kritik dan saran yang membangun diharapkan untuk penyempurnaan selanjutnya. Semoga buku panduan ini bermanfaat dalam mendukung pembelajaran PJOK yang efektif dan inovatif. Semarang, 15 Oktober 2026 Penulis

DAFTAR ISI BAB I Pendahuluan A. Latar Belakang B. Tujuan C. Manfaat BAB II Karya Inovasi Smart Flexi PVC Box A. Pengertian B. Kebaruan dan Keunggulan BAB III Pelaksanaan A. Petunjuk dan Prosedur Tes Sit and Reach B. Petunjuk Penggunaan Smart Flexi PVC Box C. Skala dan Norma Sit and Reach TKPN D. Bagian dan Fungsi Smart Flexi PVC Box BAB IV Penutup DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tidak hanya bertujuan mengembangkan keterampilan gerak, tetapi juga meningkatkan komponen kebugaran jasmani peserta didik. Salah satu komponen penting adalah kelentukan (flexibility) yang berperan dalam memperluas ruang gerak sendi, meningkatkan efisiensi gerakan, mengurangi risiko cedera, dan menunjang performa aktivitas fisik. Hasil observasi selama PPL Mandiri di SMP Negeri 2 Semarang menunjukkan bahwa pembelajaran kebugaran jasmani komponen kelentukan masih menghadapi beberapa kendala. Sekolah belum memiliki alat ukur Sit and Reach Box yang memadai sehingga guru masih menggunakan alat sederhana seperti penggaris atau meteran. Kondisi tersebut menyebabkan proses pengukuran kurang praktis, kurang menarik, dan hasil pengukuran belum optimal. Hasil observasi langsung terhadap pelaksanaan seleksi atlet di KONI Kabupaten Lombok Timur dan KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan bahwa alat Sit and Reach yang digunakan masih sangat konvensional, yaitu berupa meteran yang direkatkan pada isolatif di lantai. Praktik pengukuran ini menimbulkan berbagai permasalahan operasional: pertama, alat sulit dipindahkan karena tester harus membuka dan menempelkan kembali isolatif setiap kali berganti lokasi;

kedua, hasil pengukuran seringkali tidak valid karena tester cenderung menarik tangan ke arah yang tidak sesuai saat mencapai posisi maksimal (Hariadi et al., 2026) Di sisi lain, implementasi Kurikulum Nasional mendorong guru untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, inovatif, aman, dan memanfaatkan media yang mudah dibuat sesuai kondisi sekolah. Berdasarkan kondisi tersebut dikembangkan media Smart Flexi PVC Box, yaitu alat modifikasi berbahan pralon PVC yang ringan, ekonomis, mudah dibuat, mudah dipindahkan, aman digunakan, serta dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran maupun alat asesmen komponen kelentukan. B. Tujuan Tujuan pengembangan SMART FLEXI PVC BOX adalah: 1) Menghasilkan media pembelajaran dan asesmen kelentukan yang praktis, ekonomis, dan mudah digunakan dalam pembelajaran PJOK. 2) Memudahkan guru melaksanakan tes Sit and Reach serta membaca dan mencatat hasil pengukuran peserta didik. 3) Menyediakan panduan latihan berbasis QR Code agar siswa dapat memahami teknik gerakan dengan lebih mudah. 4) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing. 5) Membantu guru dan siswa memantau perkembangan hasil latihan kelentukan secara berkala. 6) Meningkatkan keterlibatan, motivasi, kemandirian, dan kesadaran siswa dalam menjaga kebugaran jasmani. C. Manfaat

Membantu guru melakukan assesmen, mempermudah siswa memahami latihan, dan mendukung sekolah menyediakan media pembelajaran dengan alat dan bahan yang mudah dijangkau. BAB II KARYA INOVASI SMART FLEXI PVC BOX A. Pengertian Smart Flexi PVC Box merupakan alat bantu pengukuran kelentukan tubuh yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan tes Sit and Reach dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Alat ini menggunakan rangka berbahan pipa PVC yang relatif ringan dan mudah dipindahkan, dengan bagian pengukur yang dapat digeser maju atau mundur untuk menyesuaikan kebutuhan penggunaan. Alat ini dilengkapi skala pengukuran dan slider untuk membantu menunjukkan posisi jangkauan peserta saat melakukan tes. Selain itu, QR Code dapat digunakan untuk mengakses video latihan kelentukan sebagai pendukung pembelajaran. Smart Flexi PVC Box dikembangkan sebagai alternatif media pengukuran yang praktis, ekonomis, dan mudah digunakan di lingkungan sekolah. Penggunaannya diharapkan membantu guru melaksanakan pengukuran kelentukan, mencatat hasil, serta memantau perkembangan peserta didik secara berkala. Tes Sit and Reach adalah tes kebugaran jasmani yang digunakan untuk memperkirakan kelentukan, terutama pada otot punggung bawah dan hamstring (bagian belakang paha). Tes ini dilakukan dengan posisi

duduk, kedua kaki lurus ke depan, kemudian peserta menjulurkan kedua tangan sejauh mungkin ke arah depan tanpa menekuk lutut. B. Kebaruan Karya Inovasi dan Keunggulan 1. Menggabungkan alat ukur kelentukan rangka berbahan PVC. 2. Terdapat pengunci pada bagian pengukur, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa atau pengukur dapat dimajukan dan dimundurkan. 3. Slider dapat digeser untuk melihat hasil capaian siswa. 4. QR Code video latihan.

Gambar 2.1 Karya Inovasi BAB III PELAKSANAAN A. Petunjuk dan Prosedur Tes Sit and Reach Tes sit and reach dilaksanakan sesuai standar Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) Kemenpora RI 2022. 1. Sikap Awal: Peserta didik duduk selonjor di atas permukaan lantai yang rata tanpa menggunakan alas kaki, pandangan lurus ke depan, serta punggung tegak. 2. Posisi Kaki: Kedua tumit ditempelkan tepat pada garis pembatas (titik 0 cm tepat pada angka 10 cm, karena dihitung sejajar dengan tumit) dengan lutut tetap lurus dan kaki dibuka selebar bahu membentuk huruf V sekitar 30 cm). 3. Pelaksanaan Jangkauan: Tarik atau bungkukkan badan ke depan perlahan, julurkan kedua lengan lurus ke depan dengan kedua telapak tangan bertumpuk, lalu dorong slider sejauh mungkin tanpa ada gerakan lain. 4. Pencatatan Hasil: Tahan posisi jangkauan selama 3 hingga 5 detik. Catat angka terjauh yang dicapai dalam satuan sentimeter (cm). Lakukan percobaab sebanyak 2 sampai 3 kali. 5. Sikap Akhir: Setelah pengukuran selesai, tangan ditarik kembali secara perlahan. Badan kembali ke posisi duduk tegak, kaki tetap lurus.

Ketentuan Keabsahan Tes: Selama pengujian, lutut peserta didik harus tetap menempel lurus pada lantai (tidak boleh ditekuk atau terangkat). Apabila lutut ditekuk atau jangkauan dilakukan dengan gerakan menghentak, hasil percobaan dianggap tidak sah. Gambar 3.1 Sit and Reach B. Petunjuk Penggunaan Smart Flexi PVC Box 1. Letakkan alat: Tempatkan Smart Flexi PVC Box pada permukaan lantai yang rata dan tidak licin. 2. Periksa kondisi alat: Pastikan rangka PVC, alas kaki, pengunci, dan slider terpasang dengan baik serta alat stabil saat digunakan. 3. Sesuaikan bagian pengukur: Geser bagian pengukur maju atau mundur sesuai kebutuhan, kemudian pastikan pengunci terpasang kuat. 4. Posisikan peserta didik: Arahkan peserta didik duduk di depan alat dengan posisi kaki sesuai petunjuk pelaksanaan tes sit and reach. 5. Gunakan Slider: Pastikan slider dapat di dorong untuk menunjukkan hasil jangkauan peserta didik. 6. Basa dan catat hasil: Setelah tes selesai, perhatikan posisi slider pada skala pengukuran, kemudian catat hasilnya dalam satuan sentimeter (cm).

7. Manfaatkan Qr Code: Pindai Qr Code untuk mengakses video latihan kelentukan dengan smartphone, sebagai panduan latihan. Catatan: Pastikan alat tetap stabil selama penggunaan. Petunjuk ini menjelaskan penggunaan alat, sedangkan prosedur pelaksanaan tes Sit and Reach mengikuti langkah-langkah yang tercantum pada bagian tes dalam buku panduan. C. Skala dan Norma Sit and Reach TKPN SMP Berikut adalah skala normal tingkat kelentukan tubuh untuk jenjang SMP sebagai acuan Pedoman Pelaksanaan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (2022). kategori Rentang Skor (cm) Interpretasi & Rekomendasi Pembelajaran Kurang -2 s.d 4cm Fleksibilitas sangat terbatas. Perlu latihan peregangan statis dan dinamis rutin pada otot paha belakang dan pinggang. Cukup 5 s.d 8cm Fleksibilitas mencukupi. Disarankan meningkatkan frekuensi latihan kelentukan 2–3 kali seminggu. Sedang 9 s.d 12cm Tingkat kelentukan memadai untuk menunjang gerak olahraga harian secara aman. Baik 13 s.d 18cm Kelentukan tubuh sangat baik, mendukung performa teknik tinggi seperti seni bela diri dan senam. Baik Sekali >+18cm Mobilitas sendi dan kelenturan otot optimal. Pertahankan dengan porsi pemanasan dan pendinginan yang konsisten. 2.1 Tabel skala kategori sit and reach

D. Bagian dan Fungsi Smart Flexi PVC Box Rangka Smart Flexi PVC Box, memiliki panjang keseluruhan 45 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 35 cm. Gambar 3.2 Rangka Smart Flexi PVC Box Kebaruan karya inovasi ini dapat menyesuaikan kebutuhan siswa, karena alat ukurnya memiliki pengunci yang dapat digeser ke depan atau ke belakang. Sehingga siswa yang memiliki bentuk fisik kaki panjang atau badan yang kaku alat ini dapat menyesuaikan. Gambar 3.3 Pengunci Smart Flexi PVC Box

Karya ini dilengkapi alas kaki dengan lebar 30 cm untuk menumpu kaki peserta agar alat tidak geser waktu digunakan serta siswa saat menggunakan langsung dapat menyesuaikan kaki dibuka selebar 30 cm. Gambar 3.4 Alas Kaki Smart Flexi PVC Box Smart Flexi PVC Box Dilengkapi Slider pendorong dan Qr Code yang berisikan video latihan sit and reach agar siswa yang belum mengetahui materi ini dapat mempelajarinya. Gambar 3.5 Smart Flexi PVC Box

BAB IV PENUTUP Smart Flexi PVC Box merupakan media inovasi pembelajaran dan asesmen PJOK yang dikembangkan sebagai alternatif alat ukur kelentukan melalui tes Sit and Reach. Penggunaan bahan PVC yang ringan dan ekonomis, bagian pengukur yang dapat disesuaikan, slider untuk membaca hasil, serta QR Code video latihan diharapkan dapat membantu guru melaksanakan pengukuran kelentukan secara lebih praktis dan menarik. Melalui penggunaan alat ini, peserta didik diharapkan mampu memahami prosedur tes Sit and Reach, mengetahui tingkat kelentukan tubuhnya, dan meningkatkan kemampuan melalui latihan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Hasil pengukuran juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pemantauan perkembangan kelentukan secara berkala. Buku panduan ini diharapkan menjadi acuan dalam penggunaan Smart Flexi PVC Box agar pelaksanaan pembelajaran dan asesmen berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai prosedur. Pengembangan lebih lanjut tetap diperlukan agar alat dan panduan ini semakin baik serta dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pembelajaran PJOK.

Semoga karya inovasi Smart Flexi PVC Box dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran kebugaran jasmani di sekolah. DAFTAR PUSTAKA Hariadi, N., Arkanudin, Z., Nopiana, R., & Tamim, M. H. (2026). Pengembangan Alat Fleksibilitas (Sit and Reach Box) Berbasis Digital. Sporta Saintika, 11(1), 130–151. https://doi.org/10.24036/sporta.v11i1.493 Ayala, F., Sainz de Baranda, P., De Ste Croix, M., & Santonja, F. (2012). Reliability and validity of sit-and-reach tests: Systematic review. Revista Andaluza de Medicina del Deporte, 5(2), 57–66. https://doi.org/10.1016/S1888-7546(12)70010-2 Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pelaksanaan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Mayorga-Vega, D., Merino-Marban, R., & Viciana, J. (2014). Criterion- related validity of sit-and-reach tests for estimating hamstring and lumbar extensibility: A meta-analysis. Journal of Sports Science & Medicine, 13(1), 1–14. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC3918544/